Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Pahami Imperative Sentences: Pengertian, Jenis, Contoh

imperative sentences

Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa internasional yang wajib kamu kuasai, baik dalam studi maupun karier. Agar semakin fasih, kamu bisa mengikuti Les Bahasa Inggris.

Sudahkah kamu mengenal jenis-jenis kalimat dalam bahasa Inggris? Jika ya, kamu pasti tahu imperative sentences.

Jenis kalimat ini penting kamu kuasai agar semakin terdengar seperti pembicara native bahasa Inggris. Simak selengkapnya.

Apa itu Imperative Sentences?

Ketika kamu mengajukan permintaan, menawarkan saran, dan memberi perintah atau instruksi, kamu menggunakan imperative mood. Kalimat yang menggunakan imperative mood disebut sebagai imperative sentences.

Lebih jelasnya, imperative sentence adalah kalimat yang memberitahu seseorang untuk melakukan sesuatu.

“Seseorang” yang dimaksud tidak harus selalu orang lain. Bisa jadi kamu memberi perintah kepada asisten virtual seperti Alexa atau Google Assistant.

Bisa juga ketika kamu memerintahkan anjing peliharaan untuk duduk, kamu menggunakan imperative sentences.

Jenis-Jenis Imperative Sentences

Imperative sentences dapat dibentuk menjadi dua jenis: affirmative dan negative.

Affirmative imperative sentences meminta pembaca atau pendengar untuk melakukan suatu tindakan secara spesifik. Berikut contohnya.

  • Put your plate in the sink. 
  • Ask the teacher about last night’s homework.
  • Call me!

Negative imperative sentences meminta pembaca atau pendengar untuk tidak melakukan sesuatu. Berikut contohnya.

  • Don’t touch the thermostat. 
  • Never judge someone before knowing their story. 
  • Stop making that noise. 

Sementara itu ada jenis ketiga, yakni conditional imperative sentences. Kalimat ini mengandung lebih dari satu klausa, termasuk conditional clause.

Conditional clause mengindikasikan hubungan sebab-akibat dari suatu tindakan. Berikut contoh conditional imperative sentence.

  • If you miss the bus, call an Uber.
  • When you hear your name, raise your hand

Struktur Imperative Sentences

Imperative sentences hampir selalu diawali imperative verbs (kata kerja imperatif). Kemudian diikuti objek kalimat.

Dalam contoh berikut, imperative verbs dicetak tebal.

  • Follow me. 
  • Go back to school.
  • Walk on the right side of the pathway.

Kata kerja biasanya mengawali imperative sentence. Namun tidak selalu demikian. Berikut contoh lainnya.

  • Make sure you understand why we do this exercise.
  • Please don’t spoil the movie.

Membuat Imperative Sentences Lebih Sopan

Mengucapkan imperative sentences bisa jadi terdengar kasar. Untuk membuatnya lebih halus dan sopan, kamu bisa melakukan dua hal ini.

Pertama, menambahkan kata please (tolong). Kedua, mengubah imperative sentence menjadi kalimat tanya. Simak contohnya berikut ini.

  • Please seat our party near the window.
  • Could you please seat our party near the window?