Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Osechi Ryori, Hidangan Tradisional Tahun Baru Jepang

makanan jepang

Ingin merasakan meriahnya tahun baru di Jepang? Jangan lupakan hidangan tradisional osechi ryori!

Makanan ini disiapkan secara khusus menjelang tahun baru di Jepang. Proses pembuatannya disertai doa-doa dan harapan baik.

Ingin tahu kisah osechi ryori yang khas disajikan untuk menyambut pergantian tahun di Jepang?

Osechi Ryori

Osechi ryori (御節料理, お節料理 atau おせち) adalah makanan tradisional khas masyarakat Jepang yang disajikan saat tahun baru. Osechi terdiri dari satu set yang disajikan dalam kotak bernama jubako (重箱) yang mirip dengan kotak bento.

Jubako dapat disusun bertingkat sebelum disajikan. Hal ini memiliki makna menumpuk kebahagiaan dan keberuntungan dalam tahun yang baru.

Sejarah

Osechi diambil dari kata o-sechi, artinya musim atau masa yang penting. Hari raya tahun baru adalah salah satu perayaan penting di Jepang.

Kekaisaran Jepang di Kyoto bahkan menetapkan festival tersendiri untuk menyambut tahun baru. Perayaan ini awalnya merupakan budaya China yang dibawa ke Jepang.

Menurut tradisi, selama tiga hari pertama tahun baru dilarang menggunakan tungku dan memasak, kecuali untuk membuat zoni, yakni sup berisi mochi. Osechi sendiri dipersiapkan beberapa hari sebelum tahun baru.

Awalnya osechi hanya terdiri dari nimono, yakni sayuran yang dimasak dengan kecap dan gula atau mirin. Seiring perkembangan zaman, variasi makanan lain mulai ditambahkan.

Osechi biasanya dibuat di rumah. Namun saat ini tak jarang toko yang menjual osechi siap saji.

Salah satu hidangan khas dalam osechi adalah toshi-koshi soba yang dihidangkan pada malam tahun baru. Toshi-koshi soba berarti “soba pergantian tahun”. Toshi-koshi soba yang tidak termakan pada malam tahun baru dianggap dapat membawa kesialan.

makanan jepang
Makanan Jepang

Kategori Osechi Ryori

Dalam menyajikan hidangan osechi ryori, sebaiknya meliputi lima kategori berikut.

  • Iwai zakana san-shu (祝い肴三種), tiga makanan keberuntungan
  • Kuchi tori (口取り), makanan pembuka
  • Yakimono (焼き物), makanan yang dipanggang
  • Sunomono (酢の物), makanan yang menggunakan cuka
  • Nimono (煮物), makanan yang direbus

Hidangan Osechi Ryori

Hidangan yang disajikan dalam osechi ryori bervariasi tergantung daerahnya, tetapi ada beberapa makanan yang paling umum.

  • Datemaki (伊達巻/telur dadar gulung manis). Melambangkan pengetahuan.
  • Kuri kinton (栗きんとん/ubi tumbuk). Melambangkan keberuntungan materi dan kemakmuran.
  • Tazukuri (田作り/teri). Melambangkan panen raya. Teri dulu digunakan sebagai pupuk berkualitas untuk mencapai panen melimpah.
  • Kuromame (黒豆/kacang hitam manis). Melambangkan kerja keras, karena warna hitam menjadi simbol kulit petani yang terbakar matahari saat giat bekerja sepanjang tahun. Memakan kuromame juga baik untuk kesehatan.
  • Kazunoko (数の子/telur ikan hering). Warna emas telur ikan hering melambangkan kemakmuran keluarga. Selain itu jumlahnya yang banyak membawa keberuntungan bagi mereka yang ingin punya momongan.
  • Namasu (紅白なます/acar lobak dan wortel). Warna merah dan putih melambangkan perayaan.
  • Tataki gobo (たたきごぼう/akar burdock tumbuk dengan saus wijen). Melambangkan keberuntungan.
  • Chikuzenni (筑前煮/tumis sayur dan ayam). Melambangkan kebahagiaan.
  • Salmon kombu (鮭の昆布巻き). Melambangkan usia muda dan umur panjang.
  • Kamaboko (かまぼこの飾り切り/bakso ikan). Warna merah merupakan jimat, warna putih melambangkan bersih.
  • Ozoni (お雑煮/sup tahun baru). Bahan dasarnya terdiri dari mochi, ayam, sayuran, dan komatsuna (bayam Jepang). Cara memasak dan bahan tambahan berbeda-beda tergantung wilayah.

Budaya Jepang memang sangat kaya dan menarik. Agar mempelajari budaya tersebut dengan lebih seru, kamu bisa mengikuti Kursus Bahasa Jepang sebagai bekal.