Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Pahami Kalimat Negatif Bahasa Korea: Pola dan Aturannya

kalimat negatif bahasa korea

Kursus Bahasa Korea di Lister – Setelah mengetahui caranya membentuk kalimat dalam bahasa Korea, perlu kamu ketahui cara membuatnya menjadi kalimat negatif. Hal ini penting kamu pelajari agar dapat melakukan percakapan sehari-hari dengan lancar.

Berikut penjelasan tentang kalimat negatif bahasa Korea.

Kalimat Negatif

Kalimat negatif disebut juga kalimat sangkal. Kalimat ini memberikan pernyataan negatif yang biasanya ditandai dengan kata “tidak” atau “bukan”.

Namun bagaimana membentuk kalimat negatif dalam bahasa Korea? Simak penjelasan berikut.

Pola Kalimat Negatif

Ada dua jenis pola kalimat negatif bahasa Korea yang dapat kamu gunakan.

1. 안 (an) + kata kerja atau kata sifat – 다 (da) + 아요/어요/여요 (ayo/eoyo/yeoyo)

안 (an) berarti “tidak”

2. Kata kerja atau kata sifat – 다 (da) + 지 않아요 (ji anh-ayo)

않다 (anhda) berarti “tidak melakukan”. Walaupun kata tersebut sendiri adalah kata kerja, tetapi bisa digunakan untuk kata kerja maupun kata sifat.

Baca juga: Website untuk Belajar Bahasa Korea Online Terpercaya

Contoh Kalimat Negatif

Pola 1

  • 저는 안 걸어요 (jeoneun an geol-eoyo) – Aku tidak berjalan.
  • 선생님은 학교에 안 가요 (seonsaengnim-eun haggyoe an gayo) – Guru tersebut tidak pergi ke sekolah.
  • 고양이는 음식을 안 먹어요 (goyang-ineun eumsig-eul an meog-eoyo) – Kucing tersebut tidak makan.
  • 이건 안 커요 (igeon an keoyo) – Ini tidak besar.

Perhatikan bagaimana 안 (an) ditempatkan sebelum kata kerja atau kata sifat yang dinegasikan. Dengan menambahkan konjugasi tersebut, kamu sudah menegasikan kata kerja atau kata sifat yang disebutkan.

Pola 2

  • 저는 걷지 않아요 (jeoneun geodji anh-ayo) – Aku tidak berjalan.
  • 선생님은 학교에 가지 않아요 (seonsaengnim-eun haggyoe gaji anh-ayo) – Guru tersebut tidak pergi ke sekolah.
  • 고양이는 음식을 먹지 않아요 (goyang-ineun eumsig-eul meogji anh-ayo) – Kucing tersebut tidak makan.
  • 이건 크지 않아요 (igeon keuji anh-ayo) – Ini tidak besar.

Dalam contoh di atas, -지 tidak memiliki arti. Partikel tersebut tidak mempunyai makna dan hanya digunakan untuk memenuhi tata bahasa.

Dari kedua pola di atas, tidak ada perbedaan. Artinya sama, sehingga kamu dapat memilih mau menggunakan pola yang mana.

Baca juga: Kenapa Belajar Hangul Korea Penting? Ini Alasannya

Pengecualian Kalimat Negatif

Walaupun begitu, ada beberapa kata kerja dan kata sifat yang tidak menggunakan pola di atas. Contohnya kata 있다 (issda) yang berarti “memiliki” atau “ada”.

  • 연필이 있어요 (yeonpil-i iss-eoyo) – Aku memiliki sebuah pensil.

Namun kalimat negasi 연필이 안 있어요 (yeonpil-i an iss-eoyo) – Aku tidak memiliki sebuah pensil, tidaklah tepat. Kamu harus menggunakan kata kerja 없다 (eobsda) – tidak ada.

Dengan begitu, kalimat sangkalnya menjadi seperti ini.

  • 연필이 없어요 (yeonpil-i eobs-eoyo) – Aku tidak memiliki sebuah pensil.

Sementara itu, kata sifat yang berakhiran 있다 (issda) menggunakan 없다 (eobsda) untuk menegasikannya. Berikut contohnya.

  • 한식은 맛없어요 (hansig-eun mas-eobs-eoyo) – Makanan Korea tidak enak.