Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Mencicipi Turkish Delight, Penganan Legit Khas Turki-Persia

turkish delight lokum

Tertarik dengan budaya Turki? Kamu bisa sekalian mempelajari bahasanya! Caranya mudah, kamu disarankan mengikuti Les Bahasa Turki.

Ingatkah kamu satu adegan di The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe di mana Edmund Pevensie tidak bisa menolak godaan Turkish delight? Ia bahkan “menjual” informasi keberadaan saudara-saudarinya kepada penyihir jahat demi sekotak manisan tersebut.

Bukan tanpa alasan Turkish delight begitu menggoda. Penggemar manis pasti tidak akan melewatkan jajanan khas Turki dan Persia ini.

Tertarik mencoba? Yuk ulik di sini!

Turkish Delight

Turkish delight atau lokum adalah sejenis gula-gula berbentuk jeli. Penganan tersebut terbuat dari gula dan pati jagung.

Turkish delight dapat memiliki berbagai isian, seperti kurma, pistachio, hazelnut, walnut, dan lain-lain. Jelinya sendiri dapat diberi perasa seperti air mawar, air jeruk, lemon, dan lain-lain.

Manisan tersebut dipotong kotak-kotak dan diberi lapisan gula halus, parutan kelapa, atau bubuk tartar untuk mencegahnya lengket satu sama lain. Turkish delight biasanya disajikan dalam kotak berbentuk heksagonal.

Turkish delight umumnya menjadi penganan pendamping yang disajikan bersama dengan kopi atau teh.

Asal-Usul

Turkish delight memiliki nama asli lokum yang berasal dari istilah bahasa Arab al-lukum. Di Arab sendiri Turkish delight disebut dengan رَاحَة الْحُلْقُوم (rāḥat al-ḥulqūm).

Awal mula Turkish delight tidak diketahui. Namun diperkirakan berasal dari Turki dan Persia pada masa Kesultanan Ottoman (Utsmaniyah), yakni sekitar abad ke-18.

Kabarnya penganan tersebut mendunia pada abad ke-19, ketika seorang penjelajah asal Inggris berkunjung ke Turki. Ia membawa pulang oleh-oleh lokum ke negaranya.

Namun ia lupa nama asli manisan tersebut dan menamainya Turkish delight. Nama itulah yang dikenal seperti saat ini.

Turkish delight pun digemari sebagai sajian khas Natal di negara-negara barat. Walaupun begitu, kini Turkish delight dapat dinikmati kapan saja sepanjang tahun.

Penjualan Turkish delight di seluruh dunia melonjak ketika muncul dalam film The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe pada 2005.

turkish delight edmund pevensie narnia
Edmund Pevensie dan Turkish delight dalam The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe.

Membuat Turkish Delight

Walaupun tidak membutuhkan banyak bahan, membuat Turkish delight cukup rumit. Pasalnya tepung maizena (pati jagung) yang digunakan berbeda dengan yang ada di pasaran. Akibatnya dibutuhkan waktu memasak yang cukup lama.

Kamu cukup membutuhkan panci, tepung maizena, gula, air, perasan lemon, pewarna makanan, air mawar, dan gula halus.

Berikut resepnya.

1. Lapisi bagian dalam loyang dengan alumunium foil.

2. Didihkan 500 gram gula, 350 ml air, dan 2 sendok teh perasan lemon dalam panci. Aduk sampai gula larut.

3. Menggunakan panci lain, campur 200 gram tepung maizena dan 650 ml air. Aduk sampai tidak menggumpal dengan api sedang.

4. Masukkan campuran gula ke dalam adonan maizena perlahan-lahan.

5. Aduk dan didihkan kurang lebih 1 jam. Setelah adonan mengental dan berwarna pucat, angkat.

6. Tambahkan air mawar dan pewarna makanan secukupnya, lalu aduk.

7. Tuang adonan ke dalam loyang. Diamkan semalaman dalam suhu ruang.

8. Taburi talenan dengan gula halus sebelum memotong agar tidak lengket. Taburi kembali adonan dengan gula halus.

9. Potong kotak-kotak lalu gulingkan di gula halus agar tidak lengket.