Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Keren Banget! Berawal dari Cinta Mengajar, Ternyata Membawa Komang Yudhistira Adi Nugraha ke Banyak Tempat di Dunia

Cerita inspiratif tutor

Berkat ketekunan dan kerja keras semua mimpi pasti bisa dicapai bukan? Hal itulah yang terjadi pada sosok Komang Yudhistira Adi Nugraha yang bekerja sebagai tutor bahasa Inggris di Lister. Kecintaannya pada dunia pendidikan dan bahasa Inggris telah mengantarnya mengunjungi banyak tempat di belahan dunia ini lho. Tutor Komang juga menjadi salah satu tutor yang sangat berdedikasi dan mendapat banyak komentar positif dari para siswa Lister!

Lalu, apa yang menjadi rahasianya dan hal apa yang bisa kita petik dari sosok Tutor Komang? Simak hasil wawancara berikut ini yuk!

Bisa dijelaskan profil kakak singkat saja?

Saya adalah pengajar bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Saya sudah mengajar lebih dari 8 tahun, di Indonesia, Australia, dan Uni Emirat Arab secara tatap muka dan daring.

Bagaimana pengalaman kakak dalam mengajar bahasa Inggris selama ini?

Tentu saja ada banyak pengalaman yang berbeda. Kebanyakan tentunya pengalaman yang sangat menyenangkan karena memang saya suka mengajar. Untuk bahasa Inggris sendiri, saya sangat bersyukur karena saya telah bertemu murid dan pemelajar dari latar belakang dan kebutuhan yang sangat beragam. Saya senantiasa merasa tertantang untuk membantu siapa saja yang membutuhkan pelatihan bahasa Inggris untuk tujuan apa pun. Sejauh ini saya sudah berkesempatan untuk mencoba berbagai strategi pengajaran yang efektif dan termukhtahir.

Apa pengalaman yang paling berkesan dari kakak menghandle murid dari lister?

Sebenarnya ada banyak pengalaman yang menyenangkan selama saya mengajar di Lister. Hal yang paling berkesan adalah saat saya diberi kesempatan untuk mengajarkan Business English kepada rekan-rekan ASN dan diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia. Sejak saya kecil, saya ingin sekali terlibat dalam program Kemlu. Syukurlah saya diberi kesempatan pada bulan Agustus tahun lalu. Awalnya saya merasa sangsi jika saya mampu mengajar dengan baik. Namun, dengan tekad yang kuat serta dukungan dari pihak Lister dan Badan Pelatihan Kemlu, saya berhasil menangani program itu dengan baik.

Kalangan murid yang pernah diampu oleh kak Yudhis? Apa tantangannya?

Saya beruntung karena telah dilibatkan untuk mengajar di banyak program: korporat, instansi pemerintah, dan privat. Semua program tersebut memiliki tantangannya masing-masing. Untuk korporat sendiri, pengajar harus mampu mengakomodasi ekspektasi para peserta yang biasanya sangat spesifik akan hal tertentu, misalnya: Business Writing. Sejalan dengan korporat, untuk instansi pengajar harus siap dibombardisasi dengan pertanyaan-pertanyaan yang sulit yang pengajar pun tidak sempat untuk memikirkan jawabannya terlebih dahulu. Sedangkan untuk private, biasanya masalahnya ada pada materi yang sangat personal. Pengajar harus mampu mendesain program dan membuat materi yang diinginkan oleh peserta kursus, betapapun sulitnya.

Model pembelajaran apa yang sering dipakai kak Yudhis di dalam kelas?

Saya percaya bahwa bahasa merupakan alat komunikasi. Jadi, saya menitikberatkan pembelajaran saya dari segi kegunaan dan efektivitas bahasa yang dipelajari. Dalam hal ini saya lebih sering menggunakan metode ekliktik – kombinasi antara metode komunikatif, Audiolingual dan project-based. Dengan menggunakan campuran dari metode-metode tersebut, saya bisa menjamin kesuksesan peserta kursus dalam belajar bahasa Inggris asalkan mereka juga berkeinginan untuk sukses.

Bagaimana kakak menghandle murid yang fast learner dan slow learner?

Ada persamaan antara kedua jenis pembelajar fast learner dan slow learner yaitu mereka memiliki tujuan yang sama yaitu menguasai bahasa Inggris. Oleh karen itu, saya berusaha semaksimal mungkin membantu mereka meraih hal itu. Saya menggunakan metode pembelajaran dan materi yang berbeda sesuai dengan karakteristik mereka. Untuk fast learners, saya biasanya memberikan mereka lebih banyak tantangan dalam bentuk project misalnya. Untuk slow learners, saya meminta mereka untuk lebih melakukan banyak drilling dan mengerjakan banyak latihan produktif sebanyak-banyaknya.

Tips mahir berbahasa Inggris menurut kak Yudhis?

Intinya jangan takut salah karena pembelajaran bahasa merupakan proses trial and error.

Sehingga cara yang patut dicoba adalah mencoba terlebih dahulu dan apabila melakukan kesalahan, belajar dari kesalahan itu dan berusaha untuk tidak mengulanginya. Satu hal lagi, belajar bahasa adalah proses imitasi yang artinya berusaha untuk menggunakan bahasa seperti penutur jati (native speakers).

Bagaimana kakak menghandle kelas yang menyenangkan meski online?

Saya senantiasa berusaha untuk selalu membawa elemen pembelajaran tatap muka di pembelajaran daring. Saya selalu berusaha mengontrol ekspresi muka saya agar terlihat menyenangkan, begitu juga dengan suara saya. Saya juga menyuguhkan banyak game edukasi daring agar pembelajar bisa mencerna pelajaran secara menyenangkan. Di sela-sela pelajaran, saya selalu berusaha untuk berbicara dengan mereka menggunakan bahasa Inggris meskipun topiknya tidak berkaitan dengan kegiatan pembelajaran.

Kelas apa saja yang biasa diampu kakak di Lister?

Kebanyakan kelas yang saya handle adalah kelas Business English (Speaking dan Writing) dan juga test preparation programs seperti IELTS dan TOEFL ITP.

Bagaimana pengalaman mengikuti banyak teacher events/conferences di luar negeri?

Tentu saja tidak. Kebanyakan conferences/ events yang saya ikuti di luar negeri adalah program teacher visit dan teaching assistance di Australia. Saya sudah beberapa kali ditugasi ke Australia untuk mengajar bahasa Indonesia dan mempromosikan budaya Indonesia di Lismore (NSW), Perth (WA), dan Brisbane (QLD). Dua tahun yang lalu, saya menjadi asisten pengajar dan narasumber Lokakarya di Melbourne. Tahun lalu, saya juga bertugas secara online di KJRI Dubai, UEA. Meskipun semua program adalah tentang pengajaran bahasa Indonesia, saya belajar banyak tentang bahasa Inggris dan kurikulum pembelajaran di negara penugasan. Secara tidak langsung, saya juga berkesempatan untuk meningkatkan kemampuan bahasa dan mengajar saya.

Itulah secuil kisah dari Tutor Komang yang semoga bisa menginspirasi ya! Jangan lupa kamu juga bisa langsung daftar di sini untuk mulai belajar bersama tutor terbaik Lister seperti Tutor Komang!