Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Gaya Belajar yang Efektif Menurut MBTI, Kamu yang Mana?

study

Mengenal tipe kerpibadian akan memudahkan kamu untuk mengetahui gaya belajar yang cocok dalam memahami ilmu pengetahuan ataupun keahlian tertentu.

Salah satu alat untuk mengetahui tipe kepribadian adalah Myers-Briggs Type Indicator atau MBTI. MBTI dikembangkan oleh  Isabel Briggs Myers tahun 1940. MBTI merupakan psikotes yang dirancang untuk mengukur preferensi dasar murni psikologis dalam melihat dunia dan membuat keputusan.

Berikut ini contoh beberapa tipe kepribadian dan gaya belajar yang bisa kamu amati sebagai referensi saat belajar apapun.

Baca juga: Tiap Orang Punya Gaya Belajar yang Berbeda

Perlu kamu tahu, setiap tipe memiliki susunan fungsi kognitif yang berbeda. Ada 8 macam fungsi kognitif.

  1. Se (Extroverted Sensing)
  2. Si (Introverted Sensing)
  3. Ne (Extroverted Intuition)
  4. Ni (Introverted Intuition)
  5. Te (Extroverted Thinking)
  6. Ti (Introverted Thinking)
  7. Fe (Extroverted Feeling)
  8. Fi (Introverted Feeling)

ISTP (Pragmatis)

  • Lebih suka belajar dengan level kecepatannya sendiri
  • Tidak suka penjelasan yang bertele-tele
  • Umumnya tipe kinestetik

ESTP (Spontan)

  • Belajar lebih suka melalui eksperimen secara langsung
  • Lebih menyukai instruksi yang jelas dan logis
  • Tidak menyukai teori
  • Termotivasi dari lingkungan yang kompetitif dan adanya hadiah

ISTJ (Bertanggung jawab)

  • Belajar lebih baik jika ada tujuan atau objektif yang jelas
  • Menyukai belajar yang sistematis
  • Belajar lebih baik melalui metode repetisi/pengulangan, contohnya membaca berulang kali atau latihan soal

ESTJ (Konservatif dan Disiplin)

  • Suka penjelasan visual
  • Suka berdiskusi tentang sebuah konsep untuk memahami materi tersebut
  • Belajar lebih baik ketika diberikan instruksi yang jelas dan logis

ISFP (Artistik)

  • Tempo belajarnya santai tetapi konsisten
  • Suka belajar sendiri tanpa tekanan eksternal
  • Belajar lebih baik melalui hubungan yang sebab akibat yang jelas

ESFP (Murah Hati)

  • Motivasi belajarnya sangat bergantung dengan lingkungan belajar, harus nyaman
  • Lebih menyukai praktik secara langsung daripada membaca
  • Belajar sebuah konsep saat ada contoh nyata

ISFJ (Setia)

  • Suka belajar lewat praktik langsung
  • Lebih suka instruksi secara bertahap termasuk belajar secara linear dan terstruktur
  • Sangat detail dan umumnya cepat dalam menangkap maksud bacaan

ESFJ (Harmonis)

  • Biasanya belajar lebih baik melalui praktik langsung
  • Suka lingkungan belajar yang harmonis
  • Belajar lebih baik dalam grup yang mementingkan kerja sama
  • Tidak cocok pada lingkungan yang kompetitif

INTP (Konseptual)

  • Lebih menyukai memahami sesuatu yang memiliki dasar teori yang jelas
  • Tidak terlalu suka belajar kelompok
  • Tidak suka menghafal, belajar melalui hubungan sebab akibat yang jelas

ENTP (Inovatif dan Kreatif)

  • Cocok belajar dalam grup
  • Tidak suka lingkungan yang terlalu mengekang
  • Lebih suka belajar dari konsep secara garis besar di mana ia dapat secara bebas bertanya dan mengeksplorasi

INTJ (Independen)

  • Lebih mudah memahmi konsep melalui analogi
  • Lebih suka memproses informasi sendiri sebelum membuat keputusan
  • Belajar lebih baik melalui mind map

ENTJ (Pemimpin Alami)

  • Belajar lebih cepat di lingkungan yang terstruktur dan kompetitif
  • Umumnya memiliki rencana jangka panjang
  • Tidak suka penjelasan yang bertele-tele
  • Selama ada tujuan yang jelas bisa mengerjakan tugasnya dengan efisien

INFP (Idealis)

  • Tipe observan, cepat beradaptasi dan menyerap informasi baru
  • Lebih nyaman dengan belajar sendiri
  • Tidak suka lingkungan belajar yang mengekang kreativitas
  • Lebih suka mengerjakan sesuatu yang dianggap bermakna, sehingga tujuan yang jelas itu penting

ENFP (Optimis)

  • Belajar dari ruangan favoritnya
  • Imajinatif dan kreatif, lebih suka bertukar ide dan bebas bertanya tentang materi yang ada
  • Merupakan penyemangat dalam belajar kelompok

INFJ (Reflektif)

  • Cepat paham jika belajar dimulai dari teori
  • Punya empati dan perhatian yang tinggi, untuk memahami sesuatu juga ia harus mengetahui maknanya dulu
  • Detail, belajarnya harus terstruktur

ENFJ (Meyakinkan)

  • Pandai bergaul dan ramah sehingga lebih cepat belajar di dalam grup atau berdiskusi
  • Solid dalam pertemanan
  • Pandai mengajar, karena ingin semuanya paham
  • Fokus pada tujuan akhir dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap tugas-tugasnya

Dari beberapa macam tipe yang ada, sudah ada gambaran gaya belajar yang cocok buat kamu belum, fellas?