Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Kata Depan dalam Bahasa Arab: Pengertian, Macam, Struktur, dan Contohnya

Belajar bahasa Arab Lister

Dalam bahasa Arab, kita juga akan mengenal pentingnya penggunaan kata depan dalam penyusunan kalimat. Oleh karena itu, pada artikel kali ini kita akan membahas materi tentang kata depan mulai dari pengertian, macam, struktur, hingga contoh. Namun, jika kamu menginginkan pembelajaran yang lebih terarah dan detail, kamu juga bisa belajar bahasa Arab dari dasar sampai mahir di Lister!

hand writing on a blackboard in a arabic language learning class picture id1272902543?b=1&k=20&m=1272902543&s=170667a&w=0&h=Z5

Pengertian Preposisi Bahasa Arab

Dalam bahasa Arab preposisi atau kata depan adalah termasuk harf. Tepatnya adalah alhuruuful jaarrah (الحُرُوْفُ الجَارَّةُ ). Kata depan terletak di posisi depan tepat sebelum kata yang lain. Kata lain yang dimaksud adalah kata benda, kerja, dan keterangan lain.

Macam Kata Depan dalam Bahasa Arab

Pada dasarnya, kata depan fii, mempunyai arti yang cukup bervariasi. Kata ini memiliki makna arti yang luas dalam penggunaannya tergantung dengan subjek dan objek yang ada setelahnya. Dalam kitab Nahwu Wadlih, kata fii juga termasuk sebagai harf jarr, selain kata بِـ (bi), لِـ (li), dan seterusnya.

Penggunaan kata fii dalam bahasa Arab untuk pemula, mempunyai arti di dalam. Contoh:

الكِتَابُ فِي الفَصلِ 
الكُرّاسَةُ فِي المَحفَظَةِ
السِروَالُ فِي الخِزَانَةِ 

Bagi pembelajar pemula, seperti Arabian Newbie sekalian, dapat mengucapkan kata fii seperti contoh di atas. Kalian dapat menggunakan, untuk menjelaskan situasi dan letak sesuatu yang berada “di dalam” dengan mudah.

Kata Depan عَلَى (‘alaa)

Hampir sama halnya dengan kata fii, kata ‘alaa juga bisa dikategorikan sebagai harf jarr. Tapi, perlu diingat bahwa tidak semua kata depan yang akan kita pelajari saat ini, juga termasuk harf jarr. Begitu pula sebaliknya. Ada penjelasan yang lebih mendalam lagi, untuk bagaimana nanti kita bisa membedakannya.

Kata ‘alaa dapat digunakan oleh kawan kawan Arabian Newbie sebagai makna “di atas”. Contoh:

القَلَمُ عَلَى الكِتَابِ
الزَهرَةُ عَلَى الكُرسِيِّ
الوِسَادَةُ عَلَى الفِرَاشِ

Bagaimana kawan – kawan? Sangat mudah kan?

Kata Depan تَحتَ (Tahta)

Eits, sebelumnya. Ini bukan yang dimaksud dengan jargon yang kita dengar ya. “Harta, Tahta dan Kuota”, atau lanjutan lainnya.

Kata tahta adalah salah satu preposisi berarti di bawah. Untuk melafalkannya sangat mudah dan hampir dipastikan sama dengan kata depan lainnya, yang sudah kita pelajari sebelumnya.

Seperti contoh di bawah ini:

الكِتَابُ تَحتَ الكُرَّاسَةِ
قَلَمُ الرَصَاصِ تَحتَ المِقلَمَةِ
المَكتَبُ تَحتَ المِصبَاحِ

Kata Depan فَوقَ (Fauqa)

Sebenarnya, kata fauqa sendiri memiliki arti yang sama dengan ‘alaa, yaitu berarti di atas. Tetapi, hal yang membedakan antara ‘alaa dan fauqa adalah letak objek atau subjek yang akan dijelaskan.

Dalam arti kata, kondisi ‘atas’ mempunyai letak yang berbeda. Jika ‘alaa, berarti subjek atau objek yang akan dijelaskan berada di atas benda yang mendasari atau menopangnya. Seperti contoh yang telah dipaparkan sebelumnya.

Jika fauqa sendiri, mempunyai arti di atas. Tetapi, keadaan atau situasi objek dan subjek tidak langsung berdekatan atau menempel dengan bendanya.

Seperti contoh:

المِصبَاحُ فَوقَ المَكتَبِ

Dalam hal ini, diartikan bahwa lampu itu tidak berada tepat di atas meja dan berdekatan. Tetapi masih ada jarak.

Bentuk Kata Depan Bahasa Arab

مِنْ (min) = dari,

إلى (ila) = ke,

فِي (fi) = di,

بِ (bi) = dengan,

وَ (wa) = dan,

أوْ (aw) = atau,

ثُمَّ (tsumma) = kemudian, dll.

Contoh Kalimat Kata Depan dalam Bahasa Arab

بِ = dengan
Contoh: كَتَبْتُ بِالْقَلَمِ  
katabtu bilqalami = Saya menulis dengan pena.

تَ = demi (untuk sumpah)
Contoh: تَاللَّهِ
tallahi = demi Allah.

كَ = seperti
Contoh: زَيْدٌ كَاالأَسَدِ
Zaidun kal asadi = Zaid itu seperti singa.

لِ  = untuk
Contoh: الْحَمْدُ لِلَّهِ
Alhamdulillahi = Segala puji bagi Allah.

وَ = demi (bersumpah)
Contoh: وَاللَّهِ
Wallahi = demi Allah.

عَدَا = kecuali, selain
Contoh: جَاءَ النَّاسُ عَدَا  زَيْدٍ
Jaa-a an-naasu ‘adaa zaidin = Orang-orang telah datang kecuali Zaid.