Bingung pilah-pilih kursus IELTS private? Buat banyak pelajar yang punya rencana kuliah ke luar negeri, IELTS sering terasa menegangkan bahkan sebelum mulai belajar.
Bukan cuma karena bentuk tesnya, tapi juga karena banyak yang merasa bahasa Inggris mereka “lumayan paham” tapi belum cukup rapi untuk dipakai di ujian.
Hal yang sama juga dirasakan Zada, pelajar SMA kelas 12 yang punya rencana melanjutkan studi ke luar negeri, setidaknya ke Singapura dan Australia.
Sebelum ikut program di Lister, Zada belum pernah mengambil tes IELTS atau tes sejenis. Tapi ada satu hal yang cukup mengganggunya: ia merasa mengerti bahasa Inggris, namun belum bisa menyusunnya dengan baik, runut, dan sesuai kaidah.
![[Cerita Siswa] Zada: First Try IELTS Langsung Overall 7 setelah Belajar di Lister Cepat Mahir Bahasa Asing result](https://lister.co.id/wp-content/uploads/2025/09/Cepat-Mahir-Bahasa-Asing_result-768x960.jpg)
Awalnya Paham Bahasa Inggris, tapi Belum Percaya Diri Hadapi IELT
Bagi Zada, tantangan terbesarnya bukan sekadar belum pernah tes IELTS, tapi juga rasa kurang percaya diri terhadap kemampuannya sendiri. Ia belum yakin bisa mendapatkan skor tinggi di setiap subtes, apalagi untuk target kuliah ke luar negeri.
Karena itu, Zada akhirnya memilih ikut IELTS Express Private di Lister dengan total 15 kali pertemuan. Program ini menjadi titik awal buatnya untuk lebih memahami IELTS secara terarah, sekaligus membenahi bagian-bagian yang selama ini belum ia kuasai.
“Saya pribadi belum pernah melakukan tes IELTS atau tes sejenis lainnya, tetapi satu hal yang mengganggu saya adalah saya mengerti bahasa Inggris tetapi tidak bisa menyusunnya dengan benar secara kaidah dan runut atau sistematis.”
Dari sini kelihatan banget kalau masalah Zada bukan sekadar “belum belajar”, tapi lebih ke belum tahu cara mengubah kemampuan bahasa Inggris yang ia punya menjadi performa tes yang baik.
Belajar IELTS Private bareng Mr Rozi
Di Lister, Zada dibimbing oleh Mr Rozi, alumni Monash University dan awardee LPDP. Awalnya, Zada sempat merasa ragu karena komunikasi lewat chat terasa kurang cair. Tapi kesan itu berubah saat sesi pembelajaran berlangsung lewat Zoom.
Menurut Zada, Mr Rozi justru sangat nyaman diajak belajar secara langsung dan membawa suasana yang positif selama kelas berjalan. Dari situlah proses belajarnya mulai terasa lebih menyenangkan.
“Saya awalnya ragu-ragu, karena Mr Rozi tidak begitu terlihat enjoy dalam melakukan pembicaraan melalui WA. Tetapi ketika saya bertatap muka dengan Zoom, saya baru menyadari bahwa tipe Mr Rozi adalah tipe yang enjoy langsung berbicara dibanding melalui aplikasi chat.”
Buat Zada, perbedaan itu cukup terasa. Setelah kelas dimulai, ia melihat sendiri bagaimana Mr Rozi membimbing dengan lebih hidup dan terarah.
![[Cerita Siswa] Zada: First Try IELTS Langsung Overall 7 setelah Belajar di Lister blog studyabroad](https://lister.co.id/wp-content/uploads/2025/10/blog-studyabroad-700x700.jpg)
Proses Belajar yang Fokus ke Kelemahan Siswa
Salah satu hal yang paling membantu Zada selama ikut kursus IELTS private di Lister adalah cara belajar yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhannya.
Mr Rozi memulai dengan memetakan dulu kelemahan Zada. Setelah itu, pertemuan-pertemuan berikutnya difokuskan pada area yang memang paling perlu diperbaiki. Dalam kasus Zada, salah satu fokus terbesarnya ada di bagian writing.
Ia bahkan menyebut bahwa lebih dari setengah pertemuan dipakai untuk membahas writing secara intensif. Buat Zada, ini sangat membantu karena ia jadi tahu letak kesalahannya dan punya kesempatan untuk memperbaikinya secara bertahap.
Beberapa hal yang paling terasa selama kelas antara lain:
- kelemahan dipetakan sejak awal
- materi pertemuan disesuaikan dengan kesalahan yang paling sering muncul
- porsi belajar banyak difokuskan ke writing
- kelas terasa lebih nyaman dan positif
- rasa percaya diri mulai tumbuh seiring proses belajar
Pendekatan seperti ini bikin kelas terasa lebih efektif, karena bukan sekadar belajar semua materi secara umum, tapi benar-benar membahas apa yang paling dibutuhkan siswa.
![[Cerita Siswa] Zada: First Try IELTS Langsung Overall 7 setelah Belajar di Lister S2 Luar Negeri result](https://lister.co.id/wp-content/uploads/2022/09/S2-Luar-Negeri_result-700x700.jpg)
Dari Target 6, Malah Dapat Overall 7
Sebelum ikut kelas, Zada mengaku tidak begitu percaya diri bisa mendapatkan skor di atas 6 untuk setiap subtes. Tapi setelah menjalani 15 kali pertemuan, pemahaman dan keberaniannya mulai tumbuh.
Saat hari ujian tiba, Zada merasa jauh lebih siap dari sebelumnya. Bahkan, ia mengaku cukup percaya diri saat mengerjakan soal-soal IELTS.
Hasil akhirnya pun di luar ekspektasinya.
Skor IELTS Zada:
- Listening: 7,5
- Reading: 7
- Writing: 7
- Speaking: 6,5
- Overall: 7
Buat first try, hasil ini jelas sangat memuaskan. Bukan cuma karena skornya tinggi, tapi juga karena hasil tersebut sudah cukup untuk mendukung rencana daftar ke universitas luar negeri maupun peluang beasiswa.
“Ketika skor dibagikan, saya cukup kaget dengan skor saya. Alih-alih mendapat 6 seperti apa yang saya pikirkan selama ini, saya justru mendapat skor 7,5 untuk listening; 7 untuk reading dan writing; dan 6,5 untuk speaking.”
Kenapa Pengalaman Zada Relate Buat Banyak Siswa
Cerita Zada terasa dekat banget dengan banyak pelajar yang sebenarnya punya kemampuan bahasa Inggris dasar, tapi masih bingung saat harus menghadapi tes seperti IELTS.
Biasanya tantangannya ada di hal-hal seperti ini:
- belum pernah ikut tes IELTS sama sekali
- paham bahasa Inggris, tapi belum bisa menyusun jawaban dengan sistematis
- takut target skor terlalu tinggi
- bingung harus mulai dari mana
- merasa writing dan speaking masih lemah
Kalau kamu ada di posisi ini, cerita Zada bisa jadi bukti kalau persiapan yang tepat memang bisa bikin hasilnya jauh berbeda. Kadang yang dibutuhkan bukan cuma latihan lebih banyak, tapi latihan yang lebih fokus dan diarahkan ke kelemahan utama.
Kursus IELTS Private di Lister buat yang Ingin Lebih Siap Hadapi Tes
Kalau kamu juga sedang menyiapkan diri untuk IELTS dan merasa masih bingung harus mulai dari mana, program IELTS Express Private di Lister bisa jadi pilihan yang pas.
Lewat kelas private, proses belajarnya bisa lebih fokus pada kebutuhanmu. Kamu bisa tahu bagian mana yang perlu diperbaiki, latihan dengan lebih terarah, dan membangun rasa percaya diri sebelum hari tes tiba.
Cerita Zada menunjukkan kalau hasil yang bagus bukan cuma milik mereka yang sudah jago dari awal. Dengan persiapan yang tepat, first try pun bisa membawa hasil yang memuaskan.



