Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Belajar Bahasa Jawa ke Belanda, Emang Bisa?

leiden university

Tahukah kamu, Bahasa Jawa adalah bahasa yang tidak hanya dikenal di negara sendiri, namun lebih dari itu. Bahkan Bahasa ini sudah dipakai oleh masyarakat di beberapa negara selain Indonesia seperti Malaysia, Singapura, Belanda, bahkan Suriname.

Belanda pun tercatat sebagai negara yang sangat mencintai budaya dan bahasa Jawa, dibuktikan dengan adanya jurusan bahasa dan sastra Jawa di Universitas Leiden. 

Kamu lulusan Bahasa dan Sastra Jawa atau sudah mahir berbahasa Jawa? Jangan bangga dulu!

Membuktikan atau menantang diri sendiri keluar dari zona nyaman untuk maju ditingkat internasional bisa kamu coba lho. Melanjutkan studi bahasa Jawa bersama profesor-profesor di Leiden-Belanda tepatnya di @LeidenUniversity.

Universitas tertua di Belanda, Leiden University ini mempunyai program S2 Bahasa dan Sastra Sunda dan Jawa dan telah melahirkan banyak pakar bahasa dan budaya Jawa seperti : Johannes Jacobus Ras, Theodor Gautier Thomas Pigeaud dan Poerbatjakra.

belanda

Universitas Leiden didirikan oleh Pangeran Willem van Oranje pada tahun 1575, adalah universitas yang memiliki manuskrip-manuskrip dan penelitian khusus mengenai Sastra Jawa. Kampus itu berdiri di tanah milik biara Katolik yang disita. Fakta menarik dari kampus ini adalah selain memiliki motto “Praesidium Libertatis” juga merupakan kampus dari beberapa tokoh dalam dunia Sastra Jawa, seperti Johannes Jacobus Ras, Theodoor Gautier Thomas Pigeaud, Poerbatjaraka, Bernard Arps, Tjan Tjoe Siem, dan P.J. Zoetmulder. Tokoh-tokoh ini telah diakui kepiawaian dan dedikasinya dalam bidang Bahasa dan Sastra Jawa, bahkan oleh bangsa Indonesia sendiri.

Tokoh Indonesia yang Mengambil Gelar Doktor

Husein Djajadiningrat, seorang tokoh asal Indonesia yang mengejar gelar doktor di fakultas humaniora Universitas Leiden. Ia merupakan salah satu intelektual Indonesia yang sangat disegani di Belanda, karena kecerdasan yang ia miliki. Salah satunya adalah memenangi kompetisi penulisan ilmiah di Universitas Leiden. Sebagai penghargaan akan sosoknya, patung Husein pun berdiri di Aula Universitas Leiden. Dari kisah ini, dapat diketahui bahwa tidak diragukan lagi kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh Universitas Leiden untuk para mahasiswanya yang ingin mendalami budaya dan sastra Jawa di Belanda.

Kamu ingin melanjutkan studi di Leiden University juga? Yuk belajar bahasa dan budaya Belanda dulu!