Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Beda PIN dan OTP, Sama-Sama Penting untuk Keamanan Akun

beda pin dan otp

Bagi kamu yang ingin mengembangkan karier atau bisnis melalui kerja sama dengan orang asing wajib membekali diri dengan kemampuan berbahasa asing. Agar dapat menguasai kemampuan tersebut, kamu bisa mengikuti kursus bahasa asing di Lister for Company.

Sebagai pengguna smartphone yang sering melakukan transaksi online, tentu kamu sudah tidak asing dengan yang namanya PIN dan OTP. Keduanya sama-sama memiliki fungsi menjaga keamanan akun.

Sudah tahukah kamu beda PIN dan OTP? Simak penjelasan berikut agar kamu semakin memahami pentingnya kedua kode tersebut.

Pengertian PIN dan OTP

Pertama, perlu dipahami perbedaan pengertian dan karakteristik antara PIN dan OTP.

PIN adalah

PIN merupakan singkatan dari personal identification number. PIN adalah sistem keamanan yang diatur sendiri oleh pemilik akun. PIN banyak digunakan di layanan perbankan atau keuangan lainnya.

PIN tidak memiliki batas waktu atau batasan penggunaan. Walaupun begitu, pemilik akun tetap disarankan mengganti PIN secara berkala.

OTP adalah

OTP merupakan singkatan dari one time password. OTP adalah kode verifikasi yang terdiri dari angka 4-6 digit. OTP digunakan untuk melakukan autentikasi saat mengakses aplikasi atau bertransaksi secara online.

OTP hanya berlaku selama beberapa menit dan hanya sekali pakai. Setelah itu, OTP bisa hangus.

Manfaat PIN dan OTP

Baik PIN maupun OTP berperan dalam menjaga keamanan sebuah akun. Berikut penjelasannya.

PIN berfungsi sebagai kata kunci untuk mengakses data keamanan dan informasi keuangan di bank atau layanan keuangan lainnya.

OTP memiliki beberapa manfaat lainnya. Contohnya mempermudah proses transaksi m-banking, mengubah kata sandi akun yang terlupa, dan mengganti akun bank pada toko online.

Risiko Memberitahu PIN dan OTP kepada Orang Lain

Seperti yang selalu diimbau, jangan pernah memberikan PIN dan OTP kepada orang lain. Kedua kode tersebut sifatnya pribadi dan hanya boleh kamu ketahui sendiri.

Jika kamu memberikan PIN kepada orang lain, kamu bisa terkena risiko orang lain mengakses akun pribadimu untuk melakukan kejahatan digital. Misalnya scamming, transfer, pengambilan dana, dan lain-lain.

Sementara itu jika kamu memberikan kode OTP kepada orang lain, isi akun kamu bisa dipindahtangankan. Bahkan akun rekeningmu bisa dikuras.

Tips Melindungi PIN dan OTP

Lantas bagaimana memastikan keamanan PIN dan OTP? Jangan khawatir, kamu bisa melakukan langkah-langkah berikut.

1. Tetap Waspada

Jika ada nomor asing atau orang asing yang meminta PIN atau OTP, sebaiknya abaikan. Kamu berhak mencurigai nomor atau orang tersebut, karena bank sekalipun tidak akan pernah meminta kamu menyerahkan PIN atau OTP.

Jika kamu masih ragu, kamu dapat mengecek nomor tersebut di mesin pencari.

2. Jangan Sembarang Memberikan PIN dan OTP

Jangan sembarang memberitahukan PIN dan OTP kepada orang lain dengan alasan apapun, bahkan kepada orang yang dikenal.

Pelaku kejahatan bisa saja beralasan PIN atau OTP tersebut diperlukan untuk perbaikan data. Namun jangan mudah percaya.

3. Ubah PIN Secara Berkala

Ubahlah kata sandi atau PIN secara berkala. Jangan gunakan PIN yang mudah ditebak, seperti tanggal ulang tahun atau nomor yang berurutan.

4. Aktifkan Autentikasi Dua Langkah

Aktifkan autentikasi dua langkah untuk memastikan keamanan akun lebih terjaga. Kamu bisa menggunakan aplikasi autentikasi atau menghubungkan akun dengan e-mail atau nomor telepon.