Beasiswa Jurusan Teknik Kimia Luar Negeri bisa jadi pilihan menarik buat kamu yang ingin masuk ke bidang energi, material maju, industri kimia, farmasi, pangan, hingga teknologi lingkungan.
Jurusan ini tidak hanya membahas reaksi kimia, tapi juga bagaimana proses industri dirancang, dioptimalkan, dan diterapkan dalam skala besar.
Karena cakupannya luas, peluang beasiswa untuk Teknik Kimia juga bisa datang dari banyak jalur.
Ada beasiswa pemerintah, beasiswa kampus, program kerja sama industri, sampai direktori pendanaan yang membantu kamu mencari scholarship sesuai negara dan jenjang studi.
Beasiswa Jurusan Teknik Kimia Luar Negeri yang Bisa Jadi Referensi
Sebelum memilih beasiswa jurusan teknik kimia luar negeri, kamu perlu melihat jenjang studi, negara tujuan, dan fokus programnya.
Teknik Kimia bisa masuk ke rumpun engineering, material science, energy, pharmaceutical engineering, environmental engineering, atau industrial process, tergantung kampus dan kurikulumnya.
Berikut beberapa referensi beasiswa dan jalur pendanaan yang bisa kamu cek.

1. MEXT Monbukagakusho untuk Kuliah Teknik di Jepang
MEXT atau Monbukagakusho adalah beasiswa dari Pemerintah Jepang yang bisa dipertimbangkan untuk calon mahasiswa Teknik Kimia.
Untuk jenjang S1, bidang teknik umumnya masuk dalam kategori Natural Sciences A, sehingga relevan untuk pelajar yang ingin mengambil bidang engineering di Jepang.
Beasiswa ini cocok untuk kamu yang tertarik dengan industri Jepang, teknologi material, energi, manufaktur, dan rekayasa proses kimia. Cakupannya cukup lengkap, mulai dari biaya kuliah, tunjangan hidup, tiket pesawat, hingga biaya persiapan bahasa Jepang sesuai ketentuan program.
Hal yang perlu diperhatikan:
- Perkuliahan S1 di Jepang biasanya membutuhkan kemampuan bahasa Jepang.
- Pendaftar perlu mengikuti seleksi dari Kedutaan Besar Jepang.
- Program ini kompetitif, jadi nilai akademik dan persiapan ujian sangat penting.
- Untuk jenjang riset, pilihan topik bisa disesuaikan dengan supervisor dan kampus tujuan.
2. LPDP STEM Industri Strategis
LPDP juga bisa menjadi jalur yang relevan untuk lulusan Teknik Kimia, terutama jika kamu ingin melanjutkan studi S2 atau S3 pada bidang yang mendukung industri strategis.
Program STEM Industri Strategis berfokus pada bidang seperti kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi, pertahanan, material maju, manufaktur, energi, dan maritim.
Bagi lulusan Teknik Kimia, bidang seperti material maju, energi, hilirisasi industri, baterai, proses kimia, dan manufaktur bisa sangat relevan dengan arah beasiswa jurusan teknik kimia luar negeri ini.
Cakupan pendanaan LPDP umumnya meliputi:
- Biaya pendaftaran.
- Biaya kuliah.
- Tunjangan buku.
- Dana penelitian tesis atau disertasi.
- Biaya seminar dan publikasi.
- Transportasi.
- Visa.
- Asuransi kesehatan.
- Biaya hidup bulanan.
3. Beasiswa Kerja Sama LPDP Bidang Metalurgi dan Sains Material
Selain skema umum, LPDP juga pernah membuka program kerja sama di bidang metalurgi dan sains material. Walaupun bukan bernama “Teknik Kimia”, bidang ini masih cukup dekat dengan keilmuan Teknik Kimia, terutama pada proses pemurnian mineral, rekayasa material, termodinamika, dan teknologi energi.
Program seperti ini cocok untuk kamu yang tertarik pada industri baterai, material maju, pemrosesan mineral, energi terbarukan, dan hilirisasi industri.
Namun, karena skema kerja sama bisa berubah setiap tahun, kamu perlu mengecek status pendaftaran, kampus tujuan, dan persyaratan terbaru langsung dari laman LPDP.

4. Beasiswa Garuda Sarjana untuk Bidang Prioritas
Beasiswa Garuda Sarjana juga bisa masuk daftar pertimbangan, terutama untuk kamu yang masih berada di jenjang SMA, SMK, atau MA dan ingin melanjutkan studi S1, D4, atau sarjana terapan.
Beasiswa ini tidak secara khusus hanya untuk Teknik Kimia. Namun, bidang Teknik Kimia bisa relevan dengan beberapa prioritas Beasiswa Garuda, seperti material dan manufaktur maju, energi, hilirisasi industri, maritim, ketahanan pangan, atau kesehatan, tergantung program studi dan kampus tujuan yang tersedia.
Cakupan Beasiswa Garuda meliputi:
- Biaya SPP atau tuition fee.
- Biaya pendaftaran.
- Tunjangan buku.
- Biaya transportasi.
- Biaya aplikasi visa.
- Asuransi kesehatan.
- Biaya kedatangan.
- Biaya hidup bulanan.
- Dana keadaan darurat.
5. DAAD untuk Studi STEM dan Engineering di Jerman
Jerman dikenal kuat dalam bidang engineering, industri kimia, manufaktur, energi, dan teknologi proses. Karena itu, DAAD bisa menjadi salah satu jalur beasiswa jurusan teknik kimia luar negeri yang layak dicek oleh calon mahasiswa Teknik Kimia.
Beasiswa DAAD tersedia dalam berbagai skema. Untuk bidang engineering, pelamar bisa melihat program master STEM atau program postgraduate yang relevan dengan development-related fields, environmental engineering, process engineering, energy, atau material science.
Sebelum mendaftar, pastikan kamu mengecek:
- Apakah program diajarkan dalam bahasa Inggris atau Jerman.
- Syarat pengalaman kerja, jika ada.
- Minimum IPK dan dokumen akademik.
- Sertifikat bahasa yang diminta.
- Deadline dari universitas dan DAAD.
6. Scholarships.com untuk Mencari Beasiswa Teknik Kimia di Amerika Serikat
Scholarships.com bukan beasiswa tunggal, tetapi direktori yang bisa membantumu mencari berbagai scholarship berdasarkan jurusan, termasuk Chemical Engineering.
Platform ini cocok untuk kamu yang ingin menargetkan studi di Amerika Serikat dan ingin mencari peluang pendanaan dari yayasan, organisasi profesional, donor, atau industri.
Beberapa beasiswa di direktori seperti ini bisa ditujukan untuk mahasiswa S1, graduate student, atau pelajar dengan minat khusus pada STEM dan engineering.
Karena setiap scholarship punya syarat berbeda, kamu perlu membaca detail eligibility, kewarganegaraan, jenjang, deadline, dan dokumen yang diminta.

7. UW Chemical Engineering Study Abroad
University of Washington memiliki halaman study abroad untuk mahasiswa Chemical Engineering. Program ini lebih tepat disebut sebagai peluang pertukaran atau pengalaman akademik internasional, bukan beasiswa umum untuk semua calon mahasiswa luar negeri.
Namun, referensi ini tetap berguna untuk melihat bagaimana mahasiswa Teknik Kimia bisa mendapatkan pengalaman lintas negara melalui program study abroad, riset, atau kegiatan akademik di universitas mitra.
Jika kamu sudah menjadi mahasiswa di kampus tertentu, jalur seperti ini bisa membantumu mendapatkan exposure global tanpa harus langsung mengambil full degree di luar negeri.
8. Swiss German University Pharmaceutical Chemical Engineering
Swiss German University berada di Indonesia, jadi ini bukan beasiswa luar negeri murni. Namun, program Pharmaceutical Chemical Engineering di SGU bisa menjadi referensi untuk kamu yang ingin mengambil Teknik Kimia dengan kurikulum berstandar internasional dan exposure industri global.
Program ini menggabungkan dasar Teknik Kimia dengan proses di industri farmasi, herbal, kosmetik, dan produk kesehatan.
SGU juga dikenal memiliki pendekatan internasional dan pengalaman industri, sehingga bisa jadi alternatif bagi siswa yang ingin membangun fondasi Teknik Kimia sebelum mengejar peluang beasiswa jurusan teknik kimia luar negeri atau karier global.
Siapkan Bahasa untuk Kejar Beasiswa Teknik Kimia
Beasiswa jurusan teknik kimia luar negeri punya banyak jalur, mulai dari Jepang, Jerman, Amerika Serikat, Tiongkok, sampai skema pemerintah Indonesia seperti LPDP dan Beasiswa Garuda.
Namun, setiap program punya fokus dan syarat yang berbeda, jadi kamu perlu memilih yang paling sesuai dengan jenjang, negara tujuan, dan rencana kariermu.
Kalau kamu ingin mulai persiapan dari sekarang, yuk gabung di Persiapan Beasiswa Luar Negeri di Lister. Tersedia tutor terbaik, kelas online fleksibel, serta pilihan kelas private atau group dengan 2–80 pertemuan.
Hubungi Lister via WhatsApp untuk konsultasi program yang paling sesuai dengan target beasiswa, jurusan Teknik Kimia, dan negara tujuanmu.



