Beasiswa jurusan keperawatan luar negeri bisa jadi pilihan menarik buat kamu yang ingin mengembangkan karier di bidang kesehatan secara lebih luas.
Apalagi, kebutuhan tenaga perawat profesional terus meningkat di banyak negara, baik untuk layanan rumah sakit, riset keperawatan, kesehatan masyarakat, maupun manajemen layanan kesehatan.
Namun, beasiswa jurusan keperawatan luar negeri perlu dicek lebih teliti dibanding beberapa jurusan lain.
Alasannya, beberapa negara punya aturan ketat terkait praktik klinis, kontak langsung dengan pasien, lisensi tenaga kesehatan, dan visa pelajar. Jadi, sebelum mendaftar, pastikan kamu memahami apakah program yang dituju.

Daftar Beasiswa Jurusan Keperawatan Luar Negeri yang Bisa Jadi Referensi
Ada beberapa beasiswa yang bisa dipertimbangkan oleh calon mahasiswa keperawatan, baik untuk jenjang S1, S2, riset, maupun program profesional non-degree.
Setiap beasiswa Jurusan Keperawatan Luar Negeri punya cakupan, syarat, dan batasan yang berbeda, jadi kamu perlu menyesuaikannya dengan tujuan studi.
Berikut beberapa pilihan yang bisa kamu cek.
1. Fulbright Foreign Student Program
Fulbright Foreign Student Program adalah beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat untuk mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia. Untuk bidang keperawatan, beasiswa ini bisa relevan, tetapi ada batasan penting yang harus dipahami.
Fulbright tidak mendanai program yang melibatkan praktik klinis langsung, patient care, atau kontak langsung dengan pasien. Jadi, kamu tidak bisa menggunakannya untuk program keperawatan yang fokus pada praktik perawat di rumah sakit.
Namun, kamu tetap bisa mempertimbangkan Fulbright jika mengambil fokus non-klinis, seperti:
- Nursing research.
- Nursing administration.
- Nursing management.
- Public health.
- Health policy.
- Healthcare leadership.
Beasiswa ini cocok untuk kamu yang ingin mengembangkan karier sebagai peneliti, dosen, pengambil kebijakan, atau profesional kesehatan yang fokus pada sistem layanan kesehatan.

2. Australia Awards Scholarships
Australia Awards Scholarships atau AAS termasuk salah satu beasiswa yang cukup terbuka untuk bidang kesehatan.
Australia juga menjadi negara tujuan populer bagi pelajar Indonesia yang ingin memperdalam keperawatan, public health, health management, atau bidang kesehatan terkait.
Untuk jurusan keperawatan, peluangnya bisa lebih luas karena bidang kesehatan termasuk area yang relevan dengan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan masyarakat.
Beberapa pilihan studi yang bisa dipertimbangkan antara lain:
- Master of Nursing.
- Nursing by coursework.
- Nursing by research.
- Critical care nursing.
- Mental health nursing.
- Child and family health.
- Public health.
- Health management.
AAS cocok untuk pelamar yang sudah punya pengalaman, tujuan kontribusi yang jelas, dan ingin kembali berkontribusi pada pengembangan layanan kesehatan di Indonesia.
Baca juga: 8 Beasiswa Jurusan Farmasi Luar Negeri, Bisa Kamu Coba Tahun 2026
3. DAAD EPOS atau Beasiswa DAAD Jerman
DAAD adalah beasiswa dari Jerman yang menyediakan berbagai pilihan untuk mahasiswa internasional. Untuk bidang keperawatan, pilihannya memang tidak selalu sebanyak negara seperti Australia, karena pendidikan perawat di Jerman secara tradisional banyak berbasis vokasi atau Ausbildung.
Meski begitu, kamu tetap bisa mencari program yang relevan, terutama pada jenjang master di bidang kesehatan masyarakat, international health, global health, atau health sciences. Beberapa program juga tersedia dalam bahasa Inggris, tetapi jumlahnya lebih terbatas.
Pilihan yang bisa kamu pertimbangkan antara lain:
- Master of Public Health.
- International Health.
- Global Health.
- Health systems.
- Development-related health programmes.
Kalau kamu ingin mengejar studi keperawatan spesifik di Jerman, pastikan bahasa pengantar, syarat lisensi, dan detail kurikulumnya dicek langsung dari universitas tujuan.
4. Swedish Institute Scholarships for Global Professionals
Swedish Institute Scholarships for Global Professionals atau SI Scholarship adalah beasiswa untuk studi master penuh waktu di Swedia.
Program beasiswa jurusan keperawatan luar negeri ini mendukung studi yang berhubungan dengan pembangunan berkelanjutan, termasuk bidang kesehatan dan kesejahteraan.
Untuk keperawatan, peluangnya tergantung pada daftar program master yang eligible pada tahun pendaftaran tersebut.
Jadi, kamu perlu mencari program terlebih dahulu melalui portal pendaftaran universitas Swedia, lalu memastikan apakah program itu masuk daftar eligible dari Swedish Institute.
Program yang bisa relevan biasanya berkaitan dengan:
- Nursing science.
- Public health.
- Global health.
- Health promotion.
- Health and welfare.
- Healthcare management.
Beasiswa jurusan keperawatan luar negeri ini cocok untuk kamu yang ingin belajar dalam lingkungan akademik internasional dan punya rencana kontribusi yang kuat setelah lulus.
Baca juga: Beasiswa Garuda 2026 Dalam Negeri, Apakah Bisa untuk Kuliah di Indonesia?
5. Hubert H. Humphrey Fellowship Program
Hubert H. Humphrey Fellowship Program berbeda dari beasiswa akademik biasa. Program ini bukan untuk mendapatkan gelar S2 atau S3, melainkan program non-degree selama sekitar 10 bulan di Amerika Serikat.
Program ini ditujukan untuk profesional mid-career yang ingin mengembangkan kepemimpinan, jejaring, dan kapasitas profesional.
Untuk bidang keperawatan, program ini bisa relevan jika kamu sudah berpengalaman sebagai perawat senior, dosen keperawatan, kepala ruang, pengelola program kesehatan, atau profesional yang terlibat dalam kebijakan kesehatan.
Bidang yang relevan antara lain:
- Public health policy.
- Health management.
- Healthcare leadership.
- Health systems.
- Community health.
Humphrey Fellowship cocok untuk kamu yang ingin memperluas wawasan profesional, tetapi tidak sedang mencari gelar akademik baru.
6. Beasiswa MEXT Monbukagakusho
Beasiswa MEXT atau Monbukagakusho adalah beasiswa dari Pemerintah Jepang. Program ini dikenal karena mencakup biaya studi dan biaya hidup, serta tidak memiliki ikatan dinas.
Untuk jurusan keperawatan, MEXT bisa relevan melalui beberapa jalur. Pada jenjang undergraduate, bidang nursing dapat masuk dalam rumpun sains tertentu sesuai ketentuan program.
Untuk jenjang research student, pelamar dapat mengambil riset yang berhubungan dengan nursing science atau bidang kesehatan, tergantung kampus dan supervisor. Ada juga jalur Specialized Training College atau Senshu yang lebih menekankan keterampilan vokasi.
Hal yang perlu diperhatikan:
- Perkuliahan S1 di Jepang umumnya membutuhkan kemampuan bahasa Jepang.
- Program research bisa tersedia dalam bahasa Inggris di kampus tertentu.
- Pendaftar perlu mengecek jurusan, bahasa pengantar, dan jalur pendaftaran MEXT yang sesuai.
- Seleksi biasanya cukup kompetitif dan membutuhkan persiapan akademik yang matang.
MEXT cocok untuk kamu yang tertarik dengan sistem kesehatan Jepang, riset keperawatan, atau studi kesehatan berbasis disiplin yang kuat.
7. Beasiswa di University of South Australia
University of South Australia atau UniSA juga bisa menjadi salah satu rujukan bagi kamu yang ingin kuliah keperawatan di Australia. Kampus ini dikenal memiliki program kesehatan dan keperawatan yang relevan untuk mahasiswa internasional.
Beberapa skema pendanaan yang bisa dicek antara lain:
- Vice-Chancellor International Excellence Scholarships.
- International Merit Scholarship.
- Australian Government Scholarships.
- Sponsored Students.
- Research Scholarships.
Setiap skema punya ketentuan berbeda. Ada yang berupa potongan biaya kuliah, ada yang berkaitan dengan pendanaan pemerintah, dan ada juga yang ditujukan untuk jalur riset.
Karena informasi beasiswa jurusan keperawatan luar negeri dari kampus bisa berubah, pastikan kamu selalu mengecek laman resmi universitas sebelum mendaftar.
Siapkan Bahasa Inggris untuk Kejar Beasiswa Keperawatan
Beasiswa keperawatan luar negeri punya banyak pilihan, tetapi setiap program punya aturan yang berbeda.
Ada yang terbuka untuk studi klinis, ada yang hanya menerima jalur non-klinis, ada yang fokus pada riset, dan ada juga yang berbentuk fellowship profesional.
Kalau kamu ingin mulai persiapan dari sekarang, yuk gabung di Persiapan Beasiswa Luar Negeri di Lister. Tersedia tutor terbaik, kelas online fleksibel, serta pilihan kelas private atau group dengan 2–80 pertemuan.
Hubungi Lister via WhatsApp untuk konsultasi program yang paling sesuai dengan target beasiswa, jurusan keperawatan, dan negara tujuanmu.



