Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Arti Banca Bahasa Italia, Jadi Asal Mula Kata “Bank”

bank banca italia

Bahasa Italia memang menarik untuk dipelajari. Jika kamu ingin menguasainya, kamu dapat mengikuti Kursus Bahasa Italia sebagai awal mula.

Tahukah kamu asal kata bank dalam berbagai bahasa? Ternyata kata tersebut diambil dari bahasa Italia, banca.

Bagaimana penjelasannya?

Banca Bahasa Italia

Bank berasal dari bahasa Italia banca. Artinya adalah bangku. Mengapa kata ini menjadi identik dengan tempat penukaran uang?

Pada masa Renaissance di Firenze, Italia, sudah ada yang disebut dengan petugas penukaran uang. Mereka duduk di balik meja penukaran uang menggunakan bangku.

Hal ini membuat mereka berbeda dengan pekerjaan lainnya. Saat itu, mereka adalah satu-satunya kalangan pekerja yang bisa duduk sambil bekerja.

Bank lalu disebut sebagai meja tempat penukaran uang antara satu kerajaan dengan kerajaan lain, karena awalnya hanya memenuhi fungsi tersebut.

Seiring perjalanan waktu, orang mulai menitipkan uang di bank. Setelah itu berkembang menjadi kegiatan peminjaman uang.

Uang yang disimpan masyarakat diputar kembali dengan dipinjamkan ke masyarakat yang membutuhkan.

Di masa modern, bank diartikan sebagai lembaga usaha perbankan yang melakukan kegiatan menghimpun dana, menyalurkan dana, dan memberikan jasa keuangan lainnya.

bank banca italia
Bank

Sejarah Bank

Pada 1690, Kerajaan Inggris hendak memperkuat armada lautnya agar dapat bersaing dengan Prancis. Namun mereka tidak memiliki dana.

Sebuah lembaga intermediasi keuangan lalu diinisiasi. Dana berhasil terkumpul dalam waktu 12 hari.

Bangsa Eropa lalu membawa model lembaga keuangan ini melalui kolonialisme di Asia, Afrika, dan Amerika.

Sejarah Bank di Indonesia

Pada masa pendudukan Belanda, kongsi dagang Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) mengalami likuidasi sehingga terjadi kekosongan.

Bank pertama di Indonesia, Nederlandsche Handel Maatschappij (NHM), lalu didirikan. Setelah itu berdiri bank-bank lainnya.

Setelah Indonesia merdeka, berbagai bank tersebut dinasionalisasikan menjadi bank umum milik negara. Beberapa di antaranya adalah Bank Rakyat Indonesia, Bank Dagang Indonesia, Bank Ekspor-Impor Indonesia, dan lain-lain.

Bank Negara Indonesia turut didirikan. Industri perbankan berkembang pesat, ditandai dengan deregulasi oleh Menteri Keuangan JB Sumarlin yang disebut dengan Gebrakan Sumarlin.