Apakah bahasa Belanda itu sulit? Jawaban jujurnya, tergantung kamu datang dari latar bahasa apa, tapi tenang, Belanda itu bukan “mustahil”, cuma punya beberapa jebakan kecil yang sering bikin orang Indonesia kepleset di awal.
Banyak orang kaget karena sekilas Belanda terlihat mirip Inggris dan kadang mirip Jerman. Tapi begitu mulai ngomong, kok lidah jadi kaku? Nah, biar kamu nggak belajar pakai feeling doang, ini breakdown penjelasannya: jelas, santai, dan ada contoh kalimat plus artinya juga.
1. Pengucapan “G” yang serak itu bukan salah kamu
Banyak pemula stres karena huruf G Belanda sering terdengar kayak “kh” dari tenggorokan. Ini normal banget karena otot lidah kamu cuma belum terbiasa.
Fakta menariknya, latihan paling cepat itu bukan dipaksa keras, tapi mulai dari suara “kh” pelan, lalu stabilkan napas supaya tenggorokan aman. Contohnya: Ik ga graag naar huis. Artinya: “Aku dengan senang hati pulang ke rumah.”
2. Kombinasi huruf “IJ” bikin bingung
“IJ” itu khas Belanda dan sering bikin orang Indonesia salah baca. Di banyak kata, “IJ” terdengar seperti “ei” yang mirip “ay” tapi lebih pendek. Tips yang kepake banget, anggap IJ sebagai pasangan huruf yang sering dianggap satu kesatuan. Contohnya: Mijn trein is te laat. Artinya: “Kereta saya terlambat.”
Baca juga: Salam Perpisahan: Selamat Jalan & Sampai Jumpa Bahasa Belanda

3. Artikel “de” dan “het” bikin pusing, tapi ada cara belajarnya
Belanda punya dua artikel utama, yaitu de dan het. Ini sering jadi momok karena nggak selalu ada rumus cepatnya.
Cara yang paling aman buat pemula, hafalin kata beserta artikelnya dari awal, bukan hafalin katanya doang. Nanti otakmu akan membentuk pola sendiri. Contohnya: De tafel is groot.
Artinya: “Meja itu besar.”
4. Urutan kata bisa kebalik saat ada dua kata kerja
Di kalimat tertentu, kata kerja bisa “mental” ke belakang, dan ini bikin struktur terasa beda dari Indonesia atau Inggris.
Yang perlu kamu ingat, kalau ada dua kata kerja, seringnya kata kerja “utama” nongkrong di akhir. Ini lebih gampang dipahami lewat contoh daripada rumus. Contohnya: Ik wil vandaag Nederlands leren. Artinya: “Aku ingin belajar bahasa Belanda hari ini.”
5. Banyak kata mirip Inggris, tapi artinya bisa menipu
Fakta yang kelima tentang apakah bahasa Belanda itu sulit untuk dipelajari, sepertinya tidak juga.
Pasalnya, banyak vocab yang familiar. Tapi ada juga kata yang bentuknya mirip Inggris padahal maknanya beda.
Contoh yang sering menjebak, yaitu winkel itu bukan “wrinkle”, tapi artinya “toko”. Contohnya: Ik ga naar de winkel. Artinya: “Aku pergi ke toko.”
Baca juga: Pengertian Geschiedenis, Istilah Sejarah dari Bahasa Belanda

6. Kata kerja berubah sesuai subjek
Belanda memang tidak seribet beberapa bahasa lain, tapi perubahan kata kerja tetap ada, terutama di present tense. Pola paling sering yang bisa kamu pegang dulu, ik biasanya bentuk dasar, sementara hij atau zij biasanya ditambah “t” dalam banyak kasus.
Contohnya: Hij werkt vandaag thuis. Artinya: “Dia bekerja dari rumah hari ini.”
7. Listening orang Belanda ngomong cepat itu level berbeda
Kalau kamu baru belajar, listening bisa terasa ngeblur karena orang native nyambung kata-katanya.
Cara latihan yang efektif, mulai dari audio pelan pakai teks, lalu naikin speed pelan-pelan, jadi telinga kamu kebentuk. Contohnya: Kun je dat langzamer zeggen? Artinya: “Bisa kamu bilang itu lebih pelan?”
8. Bunyi “R” bisa beda-beda tergantung daerah
Ada yang pakai R getar seperti Indonesia, ada juga yang lebih serak di belakang. Yang penting, kamu nggak harus perfeksionis pilih aksen, kamu cukup pilih yang nyaman dulu dan konsisten biar tetap jelas. Contohnya: Waar is het station? Artinya: “Stasiunnya di mana?”

9. Kata majemuk bisa panjang banget
Belanda suka nempel-nempelin kata jadi satu. Sekilas terlihat panjang dan bikin takut. Triknya, pecah jadi potongan kecil karena biasanya langsung kebaca artinya, dan ini malah membantu kalau kamu paham akar katanya.
Contohnya: Dat is een treinkaartje. Artinya: “Itu tiket kereta.”
10. Bahasa Belanda terasa lebih gampang kalau kamu suka pola
Kalau kamu tipe yang suka struktur, Belanda itu menyenangkan karena banyak pola yang bisa diprediksi setelah terbiasa.
Biar lebih kebut, bangun 50 sampai 100 kalimat sederhana dulu, jadi kamu terbiasa pakai, bukan cuma hafal kosakata. Contohnya: Ik spreek een beetje Nederlands. Artinya: “Saya bisa sedikit bahasa Belanda.”

Apa hal tersulit dalam belajar bahasa Belanda
Kalau ditanya yang paling bikin banyak orang menyerah di awal, biasanya ini tiga hal yang sering muncul, yaitu pengucapan huruf G dan IJ, lalu urutan kata saat kalimat mulai panjang, dan terakhir artikel de dan het yang butuh pembiasaan.
Mengapa bahasa Belanda begitu sulit diucapkan
Karena Belanda punya beberapa bunyi yang nggak ada di Bahasa Indonesia, terutama bunyi dari tenggorokan seperti G dan kadang R. Selain itu, ritme ngomongnya cenderung cepat dan banyak penghubung antar kata, jadi terdengar menyatu.
Belajar lebih enak kalau ada yang benerin dari awal
Buat kamu yang ingin belajar Bahasa Belanda tanpa kebanyakan trial and error, ikut kelas bisa ngebantu banget, terutama buat pengucapan dan struktur kalimat.
Di Lister, kamu bisa latihan bareng tutor yang ngajarin step by step, jadi kamu nggak cuma paham teori, tapi beneran bisa ngomong dan nulis dengan lebih pede.
Yuk Mulai Kursus Bahasa Belanda Sekarang Juga di Lister
Jadi, Apakah bahasa Belanda itu sulit? Ada tantangannya, tapi jelas bisa ditaklukkan kalau kamu tahu titik rawannya dan latihannya konsisten.
Kalau kamu mau progres lebih cepat, yuk gabung kursus Bahasa Belanda di Lister. Kamu bakal dapat tutor terbaik, kelas online fleksibel, dan pilihan kelas private atau group dengan durasi 2 sampai 80 pertemuan sesuai targetmu.
Ada pun kamu juga ingin belajar bahasa Asing lainnya, nanti sekalian bisa kamu bahas bareng tutor biar makin kebuka perspektif bahasa-bahasa Eropa yang pola dan kosakatanya terasa familiar.
Langsung aja hubungi tim Lister via WhatsApp untuk konsultasi level, jadwal, dan kelas yang paling cocok buat kamu.
Sumber gambar sampul : anindyanfitri



