Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

5 Bahasa Utama yang Digunakan di Belanda, Termasuk Indonesia

bahasa utama di belanda

Punya impian kuliah atau bekerja di Belanda? Kamu bisa membekali diri dengan kemampuan berbahasa Belanda. Kamu disarankan mengikuti Kursus Bahasa Belanda.

Belanda berbentuk monarki konstitusional yang membentang mulai dari wilayah utamanya di Eropa hingga sejumlah teritorial di Laut Karibia.

Sejumlah bahasa dan dialek, baik yang resmi maupun tidak resmi, digunakan sehari-hari. Bahasa apa saja yang digunakan di Belanda? Simak penjelasannya.

Bahasa Resmi Belanda

Bahasa resmi di Belanda adalah bahasa Belanda sendiri. Bahasa tersebut dulu disebut Netherlandic, sebelum kemudian disebut Nederlandse.

Bahasa Belanda merupakan cabang bahasa Jerman Barat dari keluarga Proto-Jerman. Dengan begitu dapat dikatakan bahasa Belanda bersaudara dengan bahasa Jerman dan bahasa Inggris.

Bahasa Belanda kuno diperkirakan digunakan pada era yang sama dengan penggunaan bahasa Inggris kuno, yakni sekitar Abad Pertengahan.

Saat ini bahasa Belanda digunakan sekitar 27 juta orang. Di wilayah Kerajaan Belanda, bahasa Belanda standar digunakan untuk berbagai kepentingan resmi.

Dialek dan Bahasa Minoritas

Di samping bahasa Belanda standar yang tersebar luas, ada sejumlah dialek yang dapat dikategorikan menjadi Frisia Barat, Saxon Rendah, dan Franconian Rendah.

Contohnya Franconian Belanda Rendah adalah dialek yang paling umum dan dapat ditemukan di area urban seperti Amsterdam.

Namun tidak semua dialek ini digunakan sehari-hari. Penggunaan beberapa dialek bahkan terus berkurang.

Tiga bahasa minoritas yang kini dilindungi terdiri dari Limburgish Tenggara, Frisia Barat, dan Saxon Belanda Rendah.

Bahkan Provinsi Friesland di utara menggunakan bahasa Belanda dan Frisia barat sekaligus.

Selain itu, bahasa yang digunakan di teritorial Karibia berbeda. Selain wilayah utama Belanda, terdapat tiga negara konstituen (Aruba, Curaçao, dan Sint Maarten) dan tiga kotamadya istimewa (Bonaire, Saba, dan Sint Eustatius).

Walaupun digunakan untuk keperluan birokrasi di enam wilayah tersebut, bahasa Belanda tidak digunakan sehari-hari.

Bahasa yang Digunakan di Belanda

Bahasa Belanda dianggap sebagai campuran yang unik antara bahasa Inggris dan bahasa Jerman. Beberapa kata di antara ketiga bahasa tersebut dapat saling dipahami.

Sebanyak 90 persen dari populasi Belanda mampu berbicara bahasa Inggris. Kemampuan multilingual juga hal yang umum di Belanda.

Setelah bahasa Inggris, bahasa Jerman menempati posisi kedua dengan angka 71 persen. Bahasa Prancis berada di tempat ketiga dengan angka 29 persen.

Bahasa lain yang umum digunakan adalah Indonesia, Arab Maroko, Hindustan Karibia, Sranan Tongo, Tarifit, dan Turki. Lalu yang terakhir adalah Bahasa Isyarat Belanda (Nederlandse Gebarentaal), meskipun belum diakui secara resmi.