Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Apakah Belajar Bahasa Arab untuk Pemula Susah? Baca Ini Dulu

Ada banyak bahasa asing yang bisa kamu pelajari, kenapa memilih bahasa Arab?

Bahasa Arab itu susah! Apa sih untungnya belajar bahasa Arab?

Mungkin kamu termasuk golongan orang yang bertanya-tanya mengapa memilih bahasa Arab sebagai target bahasa yang ingin dipelajari. Jika masih bimbang, kamu bisa baca rekomendasi artikel seperti di bawah ini.

Baca juga: 5 Alasan Belajar Bahasa Arab Via Kelas Zoom Adalah Solusi Masa Kini

Bahasa Arab sebagai bahasa agama, bahasa integrasi dunia Arab (dan Islam), dan bahasa resmi PBB termasuk bahasa yang sangat layak dipelajari. Kenapa? Hal ini dikarenakan manfaat dari belajar bahasa Arab tidak hanya untuk pengembangan kajian keislaman tetapi juga dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban.

Bahasa Arab dan peradaban Islam sepanjang sejarahnya tidak dapat dipisahkan, mereka bagaikan dua sisi dari mata uang. Di satu sisi bahasa Arab dapat maju karena Al-Qur’an, dan di sisi lain, bahasa Arab perlu dikembangkan sebagai ilmu karena dibutuhkan untuk melayani kajian Al-Qur’an. Demikian pendapat para ahli bahasa yang mengatakan bahwa ilmu bahasa Arab dan keislaman dapat berkembang, karena inspirasi dan motivasi dari Al-Qur’an yang berbahasa Arab.

Bahasa Arab dan Al-Qur’an merupakan kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Dalam belajar Al-Qur’an bahasa Arab adalah syarat mutlak yang harus dikuasai, demikian halnya dengan belajar bahasa Al-Qur’an berarti belajar bahasa Arab. Bahasa Arab termasuk salah satu diantara bahasa yang banyak digunakan di dunia, karena banyak yang menggunakannya, maka bahasa Arab ini menjadi bahasa Internasional dan diakui oleh dunia. (Hidayat, 2012).

Dari penjelasan ini, bisa dipastikan kamu yang mengaku seorang pemula dalam belajar bahasa Arab akan sangat termotivasi bukan?

kursus bahasa arab

Pelajaran Bahasa Arab

Bahasa Arab menjadi sumber utama pengetahuan tentang Islam atau sarana pokok untuk memahami isi dan kandungan kitab suci umat Islam. Karena itu, bagian-bagian yang tersusun di dalamnya memiliki makna yang mendalam, termasuk susunan kalimat yang terbentuk dari al-asmâ’ (kata benda, nama) dan alafʻâl (kata kerja, verba). Pada dasarnya, dalam belajar bahasa Arab harus mengetahui kata dasar dari suatu kalimat bahasa Arab tersebut. Dengan kata dasar tersebut kita dapat mengetahui jenis dan arti dari kalimat Arab.

belajar bahasa arab

Cara Belajar Bahasa Arab Dasar

Untuk pemula, tentunya ada sedikit tips cara belajar yang tepat yang akan Lister bagikan. Tips ini bisa kamu coba untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab dasar.

  • Berniat

Niat yang tulus mengharap rida Allah untuk mempelajari bahasa Arab akan dicatat sebagai nilai ibadah yang semoga ini bisa menjadi jalan kita dimudahkan dalam proses belajarnya.

  • Ilmu Nahwu Sharaf

Ilmu Nahwu Sharaf merupakan jembatan ilmu yang akan mengantarkan kita memahami teks-teks arabic, hadis, maupun karya para ulama.

  • Mengikuti kelas online bahasa Arab

Pada dasarnya, belajar bahasa Arab melalui pondok pesantren atau sekolah formal tentu lebih baik karena sudah tersistem/terstruktur dengan baik. Hal ini berbeda tatkala seseorang memutuskan untuk belajar secara online. Nah, hanya saja terkadang kita memiliki kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan juga. Oleh karena itu membutuhkan jadwal yang fleksibel namun berkualitas untuk belajar agar tidak menganggu kegiatan utamanya. Sehingga bisa dikatakan bahwa belajar bahasa Arab secara online sangat bisa menjadi solusi terbaik bagi siapa saja.

  • Akrab dengan Al-Quran

Cara yang ini sudah terbukti memberikan manfaat yang baik pada progres seseorang yang sedang belajar bahasa Arab. Hal ini dikarenakan hati terpaut langsung dengan kaidah-kaidah dan kosa kata Arabic yang akan memudahkan kita saat menghafal materi yang diberikan guru.

  • Berdoa

Tips yang terakhir adalah berdoa. Bagaimanapun belajar bahasa Arab ini termasuk ke dalam menuntut ilmu syar-i sehingga terkadang godaannya begitu banyak entah dari teman yang sering mengajak nongkrong/melakukan hal yang tidak penting, bermain game, dan yang lainnya. Dengan berdoa inilah sebagai senjata kita untuk melawannya.

Kosakata Bahasa Arab yang Sering Dijumpai

Terjemahاِْْل ْس ُمTerjemahاِْْل ْس ُمTerjemahاِْْل ْس ُم
Anak ول  دAgamaِديْ  نKitabكِت ا  ب
Jalanط ِريْ  قPelajaran د ْر سMuridتِْل ِمْي  ذ
Ujianإِْمتِ  حا  نLemah ض ِعْي  فPelajarط الِ  ب
Insinyurُم  هْن ِد  سWanitaاِْم رأ ة Laki-laki ر ُج  ل
Bumiأ ْر ضBermanfaatُمِفْي  دKain (sarung)إِ زا ر
Lalatذُ َب بMeja م ْكت   بSakit م ِريْ   ض
Terjemahالِْف ْع ُلTerjemahالِْف ْع ُلTerjemahالِْف ْع ُل
Diam س ك تPergi ذ ه بBerbuat ع ِم ل
Datang جا  ءMengambilأ خ ذMenulisب   كت
Bertanyaل   سأ Melihat رأ ىMembacaق رأ 
Hadir ح ض رMengangkatع   رف Membunuhق ت ل
Minum ش ِر بMemotongق ط عMembukaف ت ح
Makanأ ك لLulus َن حMemukul ض ر ب
Memerintahأ م رBerdiriق ا مMeninggalkanت ر ك
Melewatiر م Berbohong ك ذ بTerlihatظ ه ر
Menunjukkanل د Masuk د خ لMenuntutط ل ب
Dudukس    جل Keluarج ر  خ Menciptaق   خل 
Terjemahا ْْل ْر ُفTerjemahا ْْل ْر ُفTerjemahا ْْل ْر ُف
Seandainyaل ْي  تWahaiي Akan tetapiل  ِك  ن
Sejakُمْن ُذJikaإِ ْنDariِم ْن
Seakan-akan كأ نSupaya ك ْيKe / Sampaiإِ ل
Banyak/sedikitُر بBahkanب  ْلAtauأ ْو
DenganِبUntukِلDanو

Jenis Kata dalam Bahasa Arab

Sebagaimana dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Arab kalimat sempurna dibentuk oleh sejumlah kata (kalimah) yang membentuk makna tertentu. Dalam Bahasa Arab dikenal 3 macam Kalimah (kata) yang membentuk suatu Jumlah (kalimat sempurna). Ketiga jenis kalimah tersebut adalah :

  1. Isim

Adalah kata yang menunjukkan suatu makna pada dirinya sendiri tanpa terikat dengan waktu. Dalam bahasa Indonesia, kurang lebih bisa kita samakan dengan Kata Benda. Misalnya pohon, batu, murid, dan lain-lain. Ciri-ciri:

Bisa diberi Alif lam, bisa diberi tanwin, bisa dikasrah, bisa didahului huruf Jer, bisa didahului huruf nida’ (huruf untuk panggilan).

Contoh :  محَمَّدٌ , قَلَمٌ , مُجْتَهِدٌ

2. Fi’il

Adalah kata yang menunjukkan suatu makna pada dirinya sendiri yang terikat dengan waktu. Dalam bahasa Indonesia, kurang lebih bisa kita samakan dengan Kata Kerja. Misalnya membaca, makan, memukul, dll. Bedanya, dalam bahasa Arab, dikenal perubahan kata-kata tersebut sehingga menyatakan waktu yang lampau (fi’il madhi), sekarang dan akan datang (fi’il mudhari’) dan kata kerja perintah (fi’il amr).

Fi’il terbagi menjadi tiga, yaitu:

a. الْمَاضِى (al-maadhii): terkait dengan waktu yang lampau (past tense).

Contoh: قَرَأَ

b. المُضَارِعُ (al-mudhaari’u): terkait dengan waktu sekarang (present tense) dan yang akan datang.

Contoh: يَقْرَأُ

c. الأَمْرُ (al-amru) : kata kerja dalam bentuk perintah.

Contoh : اقْرَأْ

3. Harf

Adalah kalimah yang tidak memiliki arti kecuali setelah berhubungan dengan kalimah yang lain. Dalam bahasa Indonesia, kurang lebih bisa kita samakan dengan Kata Sambung atau kata depan..Misalnya dari, ke, di, dan lain-lain. Ciri – ciri harf antara lain :

Tidak memiliki makna yang lengkap jika berdiri sendiri (tidak disertakan dengan jenis kata
lain), tidak bisa menerima ciri-ciri isim dan fi’il.

Contoh: أَنْ , قَدْ , فِي

Struktur Kalimat dalam Bahasa Arab

Mengenal Kalimah dan Jumlah Mufidah

  • Kalimah

Adalah lafadz yang menunjukkan suatu makna. Dalam bahasa Indonesia kita mengenalnya
sebagai ‘kata’. Kalimah dalam bahasa Arab terdiri dari Isim (Kata Benda), Fi’il (Kata Kerja) dan Harf (Huruf).

  • Jumlah Mufidah atau Kalam

Adalah lafadz yang tersusun dari ≥2 kata yang sempurna maknanya, diucapkan dalam bahasa Arab dan dengan sengaja. Dalam bahasa Indonesia kita mengenalnya sebagai ‘Kalimat Sempurna’.

 رَكِبَ إِبْرَاهِيْمُ الحِصَانَ 
Ibrahim menaiki kuda.

 تَأْكُلُ الشَّاةُ فُوْلًا وَشَعِيْرًا 
Domba memakan kacang dan jelai.

 الطَّائِرُ فَوْقَ الشَّجَرَةِ 
Burung ada di atas pohon

 أَنَا مُدِيْرُ الشَّرِكَةِ فِي إِنْدُونِيْسِيَا 
Aku manajer perusahaan di Indonesia

 يَقْرَأُ الطَّالِبُ الكُتُبَ الإِسْلَامِيَّةَ فِي المَكْتَبَةِ 
Seorang siswa membaca buku-buku Islam di perpustakaan.

Contoh kalimat ijab qabul dalam bahasa Arab:

Ketika seorang wali nikah mengucapkan,

يَا فُلَانَ بْنِ فُلَانٍ ، أَنْكَحْتُكَ وَزَوَّجْتُكَ بِبِنْتِي فُلَانَةَ بِنْتِ فُلَانٍ بِمَهْرِ ………. حَالًا

Artinya:
Wahai Fulan bin Fulan, saya nikahkan dan kawinkan kamu dengan putriku Fulanah binti Fulan dengan mahar ……………… secara tunai.

Lalu calon mempelai menjawab,

قَبِلْتُ نِكَاحَهَا وَتَزْوِيْجَهَا بِالمَهْرِ المَذْكُوْرِ حَالًا

Artinya:
Aku terima nikahnya dengan mahar yang tersebut secara tunai.

Demikianlah pembahasan tentang struktur kalimat, kosakata, dan tata bahasa, serta tips belajar bahasa Arab secara cepat yang bisa kamu terapkan. Semoga materi yang telah dibahas dapat menambah kemampuan bahasa Arab yang kamu punya ya!

kursus bahasa asing