HSKK adalah ujian berstandar internasional untuk mengukur kemampuan berbicara dalam bahasa Mandarin bagi penutur non-native. HSKK berfokus pada keterampilan berbicara, sedangkan HSK menguji kemampuan bahasa Mandarin dalam tes tertulis.
Lalu, apa saja level HSKK, bagaimana formatnya, dan bagaimana cara mempersiapkan tes HSKK dengan baik? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini!
Pengertian HSKK atau HSK Speaking
HSKK merupakan singkatan dari Hanyu Shuiping Kouyu Kaoshi (汉语水平口语考试), yaitu tes kemampuan berbicara bahasa Mandarin bagi penutur yang bahasa pertamanya bukan bahasa Mandarin. Oleh karena itu, HSKK juga disebut sebagai HSK Speaking.
Ujian ini dirancang untuk menilai kemampuan peserta dalam memahami bahasa Mandarin lisan dan menyampaikan informasi secara verbal. Bentuk tesnya di antara lain adalah mengulangi kalimat yang didengar, menjawab pertanyaan, mendeskripsikan gambar, membaca teks, atau menceritakan kembali informasi. Jenis tes HSKK tergantung pada level tes yang dipilih.
Tes HSKK diselenggarakan oleh sebuah lembaga bernama CTI Co., Ltd. (CTI), sama seperti lembaga yang menyelenggarakan tes HSK. Seluruh informasi terbaru mengenai tes HSKK (HSK Speaking) dapat diakses pada website resmi CTI melalui link berikut.
HSKK dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:
- Pendaftaran kuliah di China: sebagai bukti kemampuan berbicara bahasa Mandarin apabila disyaratkan oleh universitas.
- Pendaftaran beasiswa: sebagai salah satu dokumen pendukung jika program beasiswa atau universitas tujuan meminta sertifikat kemampuan bahasa Mandarin.
- Evaluasi kemampuan bahasa: untuk mengetahui sejauh mana kemampuan berbicara bahasa Mandarin telah berkembang.
- Kebutuhan profesional: untuk mendukung profil kemampuan bahasa saat melamar pekerjaan atau mengikuti program yang menggunakan bahasa Mandarin.
Namun, sertifikat HSKK tidak otomatis menjadi persyaratan wajib untuk semua universitas atau beasiswa. Peserta perlu melihat ketentuan resmi dari universitas, perusahaan tujuan, maupun penyelenggara beasiswa yang dituju.
Perbedaan HSK dan HSKK
HSK dan HSKK memang memiliki pengertian yang sama, yakni ujian kemampuan bahasa Mandarin. Namun, HSK dan HSKK memiliki fokus penilaian yang berbeda.
HSK dikenal sebagai ujian bahasa Mandarin yang mencakup keterampilan menyimak, membaca, serta menulis. Sementara itu, HSKK secara khusus hanya menguji kemampuan berbicara seseorang dalam bahasa Mandarin. Perbedaan HSK dan HSKK secara spesifik dapat dilihat dalam tabel berikut ini.
| Aspek Perbedaan | HSK | HSKK |
|---|---|---|
| Kepanjangan | Hanyu Shuiping Kaoshi | Hanyu Shuiping Kouyu Kaoshi |
| Fokus penilaian | Menilai kemampuan bahasa Mandarin sesuai cakupan level dan format ujian | Menilai kemampuan berbicara bahasa Mandarin |
| Level yang tersedia | HSK 1–6 | Dasar, menengah, dan lanjutan |
| Bentuk soal | Sesuai level ujian. Tes dapat mencakup menyimak, membaca, dan menulis | Mengulangi kalimat, menjawab pertanyaan, mendeskripsikan gambar, membaca teks, atau menceritakan kembali informasi |
| Tujuan tes | Mengukur kemampuan bahasa Mandarin secara lebih luas | Hanya mengukur kemampuan komunikasi secara lisan |
Dalam sejumlah skema ujian, HSK dan HSKK dapat diselenggarakan secara bersamaan. Akan tetapi, aturan tersebut bergantung pada level, jadwal, dan ketentuan penyelenggara.
Oleh karena itu, peserta tidak boleh berasumsi bahwa mengikuti HSK saja sudah memenuhi seluruh persyaratan kemampuan bahasa Mandarin. Periksa kembali apakah program yang dituju juga meminta sertifikat HSKK/HSK Speaking.
Mengenal Tiga Level HSKK
HSKK memiliki tiga level ujian, yaitu dasar, menengah, dan lanjutan. Pemilihan level sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan berbicara saat ini dan tujuan mengikuti ujian.
1. HSKK Dasar (Elementary)
HSKK dasar ditujukan untuk peserta yang telah mempelajari bahasa Mandarin pada tingkat awal dan mampu menggunakan ungkapan sederhana untuk berkomunikasi dalam situasi sehari-hari.
Materi yang sebaiknya dikuasai antara lain:
- Memperkenalkan diri dan keluarga.
- Menyebutkan kegiatan sehari-hari.
- Menjawab pertanyaan sederhana.
- Menggunakan kosakata dasar dalam percakapan.
- Memahami dan mengulangi kalimat pendek yang didengar.
Pada level ini, peserta perlu membangun kemampuan memahami pertanyaan dan memberikan jawaban yang relevan. Pengucapan dan ketepatan penggunaan kosakata juga perlu dilatih.
Struktur ujian HSKK dasar:
| Bagian | Jenis Soal | Jumlah Soal |
|---|---|---|
| 1 | Mendengarkan dan mengulangi kalimat | 15 |
| 2 | Mendengarkan dan menjawab pertanyaan | 10 |
| 3 | Menjawab pertanyaan | 2 |
| Total | 27 soal |
Durasi ujian HSKK Dasar sekitar 20 menit, termasuk waktu persiapan. Informasi durasi dan struktur dapat dilihat kembali melalui halaman resmi HSKK.
2. HSKK Menengah (Intermediate)
HSKK menengah ditujukan untuk peserta yang telah memiliki kemampuan dasar bahasa Mandarin dan mampu berkomunikasi dengan kalimat yang lebih beragam.
Pada level ini, peserta dituntut agar mampu menyampaikan informasi dan menjelaskan suatu topik secara lebih runtut.
Materi yang dapat dipelajari meliputi:
- Menceritakan pengalaman pribadi.
- Menjelaskan kegiatan atau situasi tertentu.
- Mendeskripsikan gambar menggunakan bahasa Mandarin.
- Menjawab pertanyaan dengan kalimat yang lebih lengkap.
- Menyampaikan pendapat sederhana beserta alasannya.
Struktur ujian HSKK menengah:
| Bagian | Jenis Soal | Jumlah Soal |
|---|---|---|
| 1 | Mendengarkan dan mengulangi kalimat | 10 |
| 2 | Mendeskripsikan gambar | 2 |
| 3 | Menjawab pertanyaan | 2 |
| Total | 14 soal |
Durasi ujian sekitar 21 menit, termasuk waktu persiapan.
Untuk mempersiapkan diri pada level ini, biasakan untuk berbicara selama satu hingga beberapa menit tentang suatu topik. Kamu juga bisa berlatih mendeskripsikan gambar dengan menjelaskan siapa yang ada di dalam gambar tersebut, apa yang sedang terjadi, dan bagaimana situasinya.
3. HSKK Lanjutan (Advanced)
HSKK lanjutan ditujukan bagi peserta yang telah memiliki kemampuan bahasa Mandarin lebih tinggi dan mampu mengungkapkan gagasan secara lebih kompleks.
Peserta harus dapat memahami informasi lisan yang disampaikan, menyampaikan kembali inti informasi, serta menjawab pertanyaan dengan penjelasan yang jelas dan relevan.
Materi yang dapat dipelajari antara lain:
- Menceritakan kembali isi rekaman.
- Membaca teks bahasa Mandarin dengan pengucapan yang tepat.
- Menyampaikan pendapat mengenai suatu isu.
- Menjelaskan alasan dan memberikan contoh pendukung.
- Mengembangkan jawaban secara runtut dan terstruktur.
Struktur ujian HSKK lanjutan:
| Bagian | Jenis Soal | Jumlah Soal |
|---|---|---|
| 1 | Mendengarkan dan menceritakan kembali informasi | 3 |
| 2 | Membaca teks dengan lantang | 1 |
| 3 | Menjawab pertanyaan | 2 |
| Total | 6 soal |
Durasi ujian sekitar 24–25 menit, termasuk waktu persiapan, bergantung pada informasi format ujian yang digunakan.
Berapakah Nilai Kelulusan HSKK?
Dalam format tes HSKK, setiap level memiliki skor maksimal 100 poin dengan nilai kelulusan pada 60 poin.
| Level HSKK | Skor Maksimal | Nilai Lulus |
|---|---|---|
| Dasar (Elementary) | 100 | 60 |
| Menengah (Intermediate) | 100 | 60 |
| Lanjutan (Advanced) | 100 | 60 |
Para peserta tes HSKK disarankan agar tidak hanya menargetkan nilai minimum saja. Jika sertifikat akan digunakan untuk mendaftar kuliah atau beasiswa, siswa perlu mengecek kembali apakah institusi tujuan menetapkan nilai tertentu sebagai syarat tambahan.
Siswa juga wajib memperhatikan masa berlaku hasil ujian. Hasil HSKK dapat digunakan sebagai bukti kemampuan bahasa Mandarin untuk penerimaan pendidikan dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak tanggal ujian, sesuai ketentuan yang berlaku untuk keperluan tersebut.
Tips Persiapan HSK Speaking
Setelah mengetahui level dan format ujian, langkah berikutnya adalah menyusun strategi belajar. Tes HSKK berfokus pada kemampuan berbicara, sehingga siswa perlu berlatih sebanyak-banyaknya dalam speaking bahasa Mandarin.
Berikut beberapa tips belajar yang bisa kamu jadikan referensi.
1. Perbanyak Kosakata Sesuai Level
Kosakata merupakan modal paling utama untuk dapat memahami pertanyaan dan menyampaikan jawaban.
Mulailah dari topik sehari-hari, seperti keluarga, pendidikan, pekerjaan, makanan, hobi, dan traveling. Setelah itu, perluas kosakata sesuai tingkat kesulitan ujian yang akan diambil.
Perlu diingat! Jangan hanya menghafalkan arti setiap kata. Pelajari juga cara menggunakannya dalam kalimat agar kamu dapat mengingat maknanya sekaligus mampu mengucapkannya dengan lebih mudah.
2. Latih Pengucapan dan Nada Bahasa Mandarin
Bahasa Mandarin menggunakan nada atau tones yang dapat memengaruhi makna kata. Karena itu, ketepatan pengucapan perlu menjadi bagian dari persiapan HSKK.
Kamu bisa mendengarkan audio dari penutur bahasa Mandarin, menirukan kalimat yang diucapkan, lalu merekam suara sendiri untuk mengevaluasi pengucapan.
Perhatikan pelafalan inisial, final, nada, dan intonasi. Jika memungkinkan, mintalah tutor memberikan koreksi agar kesalahan yang berulang dapat diperbaiki.
3. Biasakan Menjawab Pertanyaan dengan Suara Keras
Salah satu tantangan dalam ujian berbicara adalah menyusun jawaban secara langsung. Kamu mungkin memahami pertanyaan ketika membacanya, tetapi merasa kesulitan saat harus menjawab secara lisan.
Untuk mengatasinya, buat daftar pertanyaan latihan. Jawab pertanyaan tersebut dengan suara keras, lantang, dan usahakan menggunakan kalimat lengkap.
Contohnya, jika pertanyaan yang disajikan adalah tentang hobi, kamu perlu hobimu disertai alasan menyukainya, dan seberapa sering kamu melakukannya.
4. Berlatih Menggunakan Rekaman Audio
HSKK menguji kemampuan memahami informasi lisan dan memberikan respons. Oleh karena itu, latihan mendengarkan perlu dilakukan secara konsisten.
Gunakan rekaman bahasa Mandarin sesuai level. Dengarkan kalimat atau pertanyaan, kemudian ulangi atau jawab pertanyaan tanpa terlalu transkrip.
Latihan ini dapat membantu kamu meningkatkan kemampuan memahami informasi sekaligus merespons dalam bahasa Mandarin.
5. Kerjakan Simulasi Soal HSKK
Mempelajari format ujian sejak awal akan membantumu memahami jenis tes yang harus kamu kerjakan.
Cari contoh soal yang sesuai dengan levelmu dan kerjakan mengikuti instruksi serta batas waktu yang ditentukan. Setelah selesai mengerjakan simulasi, evaluasi pengucapan, kelengkapan jawaban, penggunaan kosakata, dan kelancaran mu saat menjawab pertanyaan.
Website resmi Chinese Test Service juga menyediakan paket soal latihan HSKK yang bisa kamu ikuti.
Persiapkan Ujian HSKK Bersama Lister!
Agar lebih siap menghadapi ujian HSKK, jangan lelah untuk mempelajari format ujian, memperbanyak kosakata, berlatih pengucapan, dan membiasakan diri untuk menjawab pertanyaan secara lisan. Jangan lupa untuk mengerjakan simulasi HSKK agar kamu lebih terbiasa dengan jenis pertanyaan yang akan kamu hadapi.
Jika kamu ingin dipandu secara profesional oleh Tutor Bahasa Mandarin Bersertifikat, kamu bisa mengikuti Kursus Bahasa Mandarin HSK Lister. Dalam kelas ini, kamu akan mendapatkan partner speaking bahasa Mandarin yang bisa membantu kamu dapat latihan berbicara, memberikan koreksi sekaligus feedback, dan mengevaluasi perkembangan belajarmu secara berkala.
Ayo, mulai persiapanmu dari sekarang untuk menghadapi ujian HSKK! Chat Admin untuk tanya lebih detail, ya!




