Perbedaan EJU dan JLPT untuk Persiapan Kuliah di Jepang

EJU: Penilaian untuk admission yang memakainya.; JLPT: Kecakapan bahasa Jepang N5 sampai N1.; Program: Cek mata ujian dan hasil yang diterima.; MEXT: Jalur beasiswa dengan seleksi tersendiri.

EJU dan JLPT mempunyai fungsi berbeda. EJU digunakan dalam proses penerimaan mahasiswa internasional oleh institusi yang memakainya, sedangkan JLPT mengukur kecakapan bahasa Jepang. Kebutuhan mengikuti salah satu atau keduanya bergantung pada universitas, program, dan jalur masuk.

EJU: Penilaian untuk admission yang memakainya.; JLPT: Kecakapan bahasa Jepang N5 sampai N1.; Program: Cek mata ujian dan hasil yang diterima.; MEXT: Jalur beasiswa dengan seleksi tersendiri.
Infografik orisinal: Pilih tes berdasarkan jalur studi Jepang.

Karena itu, jangan memilih tes hanya berdasarkan anggapan bahwa satu level bahasa selalu cukup untuk kuliah di Jepang. Mulailah dari persyaratan admission program yang kamu tuju.

Apa yang dinilai EJU?

JASSO menjelaskan EJU sebagai tes yang berkaitan dengan penerimaan mahasiswa internasional untuk studi di Jepang. Mata ujian yang perlu diambil mengikuti ketentuan institusi tujuan; persiapan dapat mencakup kemampuan bahasa Jepang dan materi akademik yang relevan.

Periksa mata ujian, pilihan bahasa yang tersedia, periode hasil yang diterima, serta cara pengiriman skor. Jangan mendaftar seluruh mata ujian tanpa mengetahui kombinasi yang diminta jurusanmu.

Apa yang dinilai JLPT?

JLPT adalah tes kecakapan bahasa Jepang dengan level N5 sampai N1. Gunakan informasi resmi JLPT untuk memahami gambaran levelnya. N1 merupakan level tertinggi dalam sistem tersebut, tetapi memiliki N1 tidak otomatis memenuhi semua komponen admission.

JLPT juga tidak menggantikan persyaratan akademik, dokumen, atau wawancara yang mungkin ditetapkan kampus. Sebaliknya, hasil EJU tidak boleh otomatis dianggap menggantikan JLPT ketika penerima tetap meminta JLPT secara terpisah.

Mulai dari satu program tujuan

Buat satu lembar pemeriksaan untuk setiap program. Catat jenjang, bahasa pengantar, jalur penerimaan, tes yang diminta, mata ujian, serta periode skor yang diterima. Jika halaman admission menyebut pengecualian, baca syarat pengecualiannya sampai selesai.

Contoh ilustratif: program A meminta EJU dengan kombinasi tertentu, sedangkan program B menerima jalur berbahasa Inggris dengan ketentuan lain. Persyaratan A tidak boleh diterapkan ke B hanya karena keduanya berada di Jepang.

Bagaimana dengan beasiswa MEXT?

MEXT merupakan jalur beasiswa, bukan nama tes bahasa atau tes akademik yang sama dengan EJU. Ketentuan seleksi bergantung pada jenjang dan jalur yang dibuka. Ikuti pengumuman resmi untuk tahun pendaftaranmu; jangan menyamakan seluruh proses MEXT dengan pendaftaran reguler universitas.

Jika kamu mengikuti beberapa jalur sekaligus, pisahkan checklist dan jadwalnya. Satu dokumen dapat berguna untuk beberapa aplikasi, tetapi format, penerima, dan tenggatnya tetap perlu diperiksa.

Susun urutan persiapan

Setelah persyaratan jelas, nilai kemampuan bahasa dan materi akademikmu. Jika bahasa menghambat pemahaman soal, latihan konsep dan bahasa perlu saling mendukung. Jika materi sudah dikuasai, fokus dapat berpindah ke penggunaan waktu serta penjelasan jawaban.

Untuk menilai kebutuhan MEXT, EJU, atau JLPT, pelajari bimbingan kuliah Jepang Lister. Sampaikan program tujuan dan hasil belajar saat ini agar pilihan persiapan mengikuti jalur studimu, bukan sekadar nama tes yang paling dikenal.

Baca juga

Share:

Picture of Sigit Arifianto
Sigit Arifianto

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts