
Cara mengerjakan soal pemecahan masalah TBS LPDP adalah menentukan apa yang ditanyakan, memilih informasi yang relevan, lalu menguji setiap jawaban berdasarkan bukti atau batasan yang ada dalam soal. Jangan langsung menghitung semua angka atau memilih solusi yang terdengar paling bagus.
Jika soal meminta keputusan dengan batas anggaran dan kapasitas, jawaban harus memenuhi keduanya. Jika pertanyaannya meminta kesimpulan dari bacaan, jawaban tidak boleh menambahkan penyebab atau fakta yang tidak tersedia.
Panduan ini berfokus pada langkah pengerjaan, bukan kumpulan soal TBS campuran. Kamu akan berlatih menggunakan bacaan, tabel biaya, dan perbandingan data, kemudian memeriksa alasan di balik setiap pilihan.
Kenali Posisi Pemecahan Masalah dalam TBS LPDP
Dalam Buku Panduan Seleksi Bakat Skolastik LPDP Tahap 1 Tahun 2026, terbit 27 April 2026, pemecahan masalah terdiri dari 12 soal dengan waktu pengerjaan 20 menit. Dua subtes lainnya adalah penalaran verbal dan penalaran kuantitatif. e-Beasiswa
Angka tersebut menjadi acuan latihan dalam artikel ini, bukan pengganti petunjuk untuk periode seleksimu. Cocokkan kembali format dan ketentuan teknis dengan panduan yang diberikan LPDP kepada peserta.
Untuk latihan di bawah, fokuskan perhatian pada tiga kemampuan: membaca informasi secara tepat, menggunakan data sesuai pertanyaan, dan mengambil keputusan yang memenuhi seluruh syarat.
Cara Mengerjakan Soal Pemecahan Masalah LPDP dalam 4 Langkah
1. Tentukan Tugas yang Diminta Pertanyaan
Sebelum membaca pilihan jawaban, ubah pertanyaan menjadi tugas singkat. Misalnya, “cari penyebab yang didukung teks”, “pilih paket yang memenuhi syarat”, atau “bandingkan persentase, bukan jumlah”.
Perhatikan kata pembatas seperti paling sedikit, tidak sesuai, berdasarkan bacaan, dan seluruh peserta. Kata-kata tersebut menentukan cara menilai jawaban.
Pada pertanyaan “paket termurah yang dapat menampung seluruh peserta”, harga paling rendah saja belum cukup. Paket itu juga harus memiliki kapasitas yang memadai. Membaca tugas secara lengkap mencegah kamu menyelesaikan masalah yang berbeda dari pertanyaannya.
2. Pisahkan Fakta, Syarat, dan Informasi Tambahan
Saat latihan, ringkas informasi menjadi fakta yang tersedia, syarat yang wajib dipenuhi, dan hal yang belum diketahui. Tidak perlu menyalin seluruh paragraf.
Misalnya, teks menyebut jumlah pengunjung meningkat setelah perubahan jam buka. Itu belum membuktikan perubahan jam buka sebagai satu-satunya penyebab, terutama jika ada perubahan lain pada periode yang sama.
Gunakan batas informasi tersebut saat memilih jawaban. Pernyataan yang benar menurut pengetahuan umum belum tentu menjawab soal apabila tidak didukung bacaan.
3. Ubah Informasi Menjadi Bentuk yang Mudah Diperiksa
Untuk soal biaya, tulis hubungan antara biaya tetap, biaya per peserta, dan jumlah peserta. Untuk perbandingan hasil, tentukan pembaginya sebelum menghitung persentase.
Jika informasi berbentuk beberapa syarat, periksa satu per satu. Kamu bisa membuat catatan sederhana: kapasitas cukup atau tidak, biaya memenuhi batas atau tidak.
Tujuannya bukan menambah pekerjaan. Catatan tersebut membantu memastikan tidak ada syarat yang hilang ketika kamu membandingkan beberapa pilihan. Gunakan cara yang paling mudah kamu baca kembali.
4. Eliminasi Pilihan dengan Alasan yang Jelas
Jangan hanya memberi label “salah”. Tentukan mengapa pilihan tersebut tidak dapat dipertahankan: bertentangan dengan data, menambahkan asumsi, menggunakan pembagi yang keliru, atau melanggar salah satu syarat.
Untuk jawaban akhir, usahakan kamu dapat menyelesaikan kalimat: “Pilihan ini benar karena….”
Jika penjelasannya masih bergantung pada dugaan, kembali ke informasi yang tersedia. Jawaban yang paling panjang, paling optimistis, atau paling teknis tidak otomatis menjadi pilihan yang tepat.
3 Latihan Pemecahan Masalah Berbasis Bacaan dan Data
Seluruh latihan berikut merupakan soal orisinal dengan situasi dan angka fiktif. Soal ini bukan soal resmi, bocoran, atau prediksi materi yang pasti muncul dalam TBS LPDP.
Kerjakan dahulu sebelum membaca pembahasan. Catat jawaban dan satu alasan singkat agar kamu dapat membandingkan proses berpikirmu dengan penjelasan berikut.
Latihan 1: Menarik Kesimpulan tanpa Menambahkan Penyebab
Sebuah komunitas membuka sesi belajar malam dan mengirim pengingat kegiatan melalui pesan singkat pada bulan yang sama. Jumlah peserta yang hadir meningkat dari 48 orang menjadi 72 orang. Pengelola belum mengumpulkan data terpisah mengenai alasan setiap peserta datang.
Kesimpulan yang paling didukung informasi tersebut adalah…
A. Sesi malam merupakan satu-satunya penyebab peningkatan kehadiran.
B. Pengingat melalui pesan singkat tidak memengaruhi kehadiran.
C. Kehadiran meningkat setelah dua perubahan dilakukan, tetapi dampak masing-masing belum diketahui.
D. Seluruh anggota komunitas lebih menyukai sesi malam.
Jawaban: C.
Teks memberikan tiga fakta: ada dua perubahan, kehadiran meningkat, dan alasan kedatangan peserta belum dipetakan. Pilihan C mempertahankan ketiganya tanpa menambahkan penjelasan baru.
Pilihan A mengabaikan perubahan berupa pengingat kegiatan. Pilihan B menyatakan pengingat tidak berpengaruh, padahal teks tidak memberikan bukti tersebut. Pilihan D mengubah data kehadiran menjadi klaim tentang preferensi seluruh anggota.
Kamu dapat menghitung kenaikan kehadiran, tetapi perhitungan itu tidak diperlukan untuk pertanyaan ini. Bahkan setelah mengetahui besarnya kenaikan, penyebab masing-masing perubahan tetap belum dapat dipisahkan.
Pelajaran utamanya: bedakan peristiwa yang terjadi bersamaan dengan bukti mengenai penyebab. Jangan menghitung hanya karena ada angka di dalam bacaan.
Latihan 2: Memilih Paket yang Memenuhi Semua Syarat
Sebuah penyelenggara pelatihan harus memilih tepat satu paket untuk 30 peserta. Setiap peserta membutuhkan satu komputer dan mengikuti pelatihan secara bersamaan. Anggaran maksimum Rp2.400.000.
Biaya total adalah biaya tetap ditambah biaya per peserta untuk 30 orang. Tidak ada biaya lain dan paket tidak boleh digabung.
| Paket | Biaya tetap | Biaya per peserta | Komputer tersedia |
|---|---|---|---|
| A | Rp1.200.000 | Rp45.000 | 30 |
| B | Rp1.500.000 | Rp25.000 | 32 |
| C | Rp1.000.000 | Rp35.000 | 24 |
| D | Rp1.700.000 | Rp30.000 | 40 |
Paket yang memenuhi seluruh ketentuan adalah…
A. Paket A
B. Paket B
C. Paket C
D. Paket D
Jawaban: B.
Periksa kapasitas terlebih dahulu. Paket C langsung gugur karena hanya menyediakan 24 komputer, sedangkan 30 peserta harus belajar bersamaan.
Selanjutnya, hitung biaya paket yang kapasitasnya memenuhi syarat:
A: Rp1.200.000 + (30 × Rp45.000) = Rp2.550.000.
B: Rp1.500.000 + (30 × Rp25.000) = Rp2.250.000.
D: Rp1.700.000 + (30 × Rp30.000) = Rp2.600.000.
Hanya paket B yang memenuhi kapasitas sekaligus anggaran. A dan D menyediakan komputer yang cukup, tetapi biayanya melampaui batas.
Paket C memang berbiaya total Rp2.050.000, tetapi harga yang lebih murah tidak memperbaiki kekurangan kapasitas. Jangan mengasumsikan peserta dapat bergantian, karena soal menyatakan pelatihan berlangsung bersamaan.
Pelajaran utamanya: keputusan harus memenuhi seluruh ketentuan, bukan hanya satu kriteria yang paling menarik.
Latihan 3: Membedakan Jumlah dan Persentase
Dua kelas menggunakan jumlah peserta awal sebagai dasar penghitungan tingkat penyelesaian. Data pada akhir program adalah sebagai berikut.
| Kelas | Peserta awal | Peserta yang menyelesaikan program |
|---|---|---|
| P | 80 | 60 |
| Q | 120 | 72 |
Tingkat penyelesaian program dihitung dengan membagi jumlah peserta yang menyelesaikan program dengan jumlah peserta awal.
Pernyataan yang benar adalah…
A. Kelas P memiliki tingkat penyelesaian lebih tinggi daripada kelas Q.
B. Kelas Q memiliki tingkat penyelesaian lebih tinggi karena 72 lebih besar daripada 60.
C. Kedua kelas memiliki tingkat penyelesaian yang sama.
D. Tingkat penyelesaian tidak dapat dihitung tanpa informasi durasi belajar.
Jawaban: A.
Tingkat penyelesaian kelas P adalah:
60 ÷ 80 × 100% = 75%.
Tingkat penyelesaian kelas Q adalah:
72 ÷ 120 × 100% = 60%.
Kelas Q memang memiliki lebih banyak peserta yang menyelesaikan program secara absolut. Namun, pertanyaan meminta tingkat penyelesaian, sehingga jumlah tersebut harus dibandingkan dengan peserta awal masing-masing kelas.
Pilihan B menggunakan ukuran yang berbeda dari pertanyaan. Pilihan C bertentangan dengan hasil perhitungan. Pilihan D menambahkan kebutuhan data yang tidak diperlukan dalam definisi ukuran pada soal.
Kesimpulannya juga perlu dibatasi: hasil ini tidak membuktikan pengajar P lebih baik atau materi Q lebih sulit. Tabel hanya mendukung perbandingan tingkat penyelesaian.
Pelajaran utamanya: tentukan ukuran yang diminta sebelum membandingkan angka. Jumlah yang lebih besar belum tentu menghasilkan persentase lebih tinggi.
Mengatur Waktu tanpa Mengorbankan Ketelitian
Menggunakan alokasi 20 menit untuk 12 soal pada panduan tersebut, rata-rata waktu yang tersedia adalah 100 detik per soal. Ini hasil pembagian untuk perencanaan, bukan batas wajib bagi setiap pertanyaan. e-Beasiswa
Waktu membaca dan menghitung perlu masuk dalam alokasi itu. Jangan menilai kecepatan hanya dari waktu memilih opsi setelah kamu sudah memahami bacaan.
Saat latihan, bedakan waktu untuk memahami soal dan waktu untuk menyelesaikannya. Jika pemahaman teks yang memakan waktu, berlatihlah merangkum informasi. Jika perhitungan yang menghambat, periksa apakah semua hitungan memang diperlukan.
Pada latihan pertama, menghitung persentase kenaikan tidak membantu menjawab pertanyaan. Pada latihan kedua, pemeriksaan kapasitas menggugurkan satu paket sebelum biaya dihitung. Gunakan contoh tersebut untuk mencari langkah yang dapat disederhanakan tanpa mengabaikan syarat.
Evaluasi Latihan dengan Catatan Kesalahan
Setelah selesai, jangan hanya menghitung jumlah jawaban benar. Catat penyebab kesalahan dan tindakan yang akan kamu coba pada latihan berikutnya.
| Temuan saat evaluasi | Tindakan perbaikan |
|---|---|
| Menjawab jumlah, padahal ditanya persentase | Tulis ukuran yang diminta sebelum menghitung. |
| Memilih opsi murah yang kapasitasnya kurang | Periksa semua syarat sebelum membandingkan harga. |
| Menambahkan penyebab yang tidak ada dalam teks | Pisahkan fakta pengamatan dari dugaan penyebab. |
| Jawaban benar, tetapi diperoleh dengan menebak | Kerjakan ulang dan tulis alasan pemilihan jawaban. |
Pilih satu masalah untuk diperbaiki terlebih dahulu. Misalnya, pada sesi berikutnya kamu berfokus memastikan setiap jawaban memenuhi seluruh syarat.
Setelah memahami langkah dasarnya, lanjutkan ke kumpulan soal TBS LPDP dan pembahasannya untuk berlatih dalam konteks materi yang lebih beragam. Tetap periksa alasan jawabanmu, bukan hanya mencocokkan huruf pilihan.
FAQ Pemecahan Masalah LPDP
Berapa jumlah soal dan waktu subtes pemecahan masalah?
Panduan SBS LPDP Tahap 1 Tahun 2026 mencantumkan 12 soal dalam 20 menit. Gunakan sebagai acuan awal, lalu ikuti panduan untuk periode seleksi yang kamu jalani. e-Beasiswa
Apakah boleh menggunakan kalkulator saat TBS LPDP?
Panduan yang sama melarang kalkulator dan aplikasi bantuan selama ujian. Alat bantu yang diizinkan untuk pengerjaan adalah alat tulis dan kertas kosong. Biasakan latihan hitungan sederhana tanpa kalkulator. e-Beasiswa
Apakah seluruh bacaan harus dibaca berulang kali?
Tidak perlu mengulang seluruh teks tanpa tujuan. Identifikasi pertanyaannya, baca informasi yang relevan beserta konteksnya, lalu kembali ke bagian tertentu ketika ada syarat atau hubungan yang belum jelas. Untuk pertanyaan kesimpulan keseluruhan, jangan bergantung pada satu kalimat saja.
Bagaimana jika dua pilihan jawaban sama-sama terlihat masuk akal?
Bandingkan tuntutan setiap pilihan dengan bukti yang tersedia. Pilih yang dapat dipertahankan tanpa menambahkan informasi baru. Pada latihan kedua, murah saja tidak cukup; pilihan tetap harus memenuhi kebutuhan komputer.
Siapkan TBS sebagai Bagian dari Persiapan LPDP
Menguasai langkah pengerjaan membutuhkan latihan dan evaluasi. Jika kamu terus mengulangi kesalahan yang sama, bawalah contoh pengerjaanmu untuk dibahas, termasuk jawaban benar yang masih diperoleh dengan menebak.
Program Bimbingan Beasiswa LPDP Lister mencakup persiapan TBS, review dokumen dan esai, serta simulasi wawancara. Kamu dapat mempelajari pendampingan persiapan LPDP dan TBS di Lister untuk mendiskusikan kebutuhan belajar yang relevan. Lister.co.id
Siapkan hasil latihan, bagian yang paling menyulitkan, dan periode seleksi yang dituju sebelum berkonsultasi. Informasi tersebut dapat menjadi bahan untuk menentukan prioritas, tanpa menganggap satu hasil latihan sebagai jaminan kelulusan.



