8 Contoh Jumlah Fi’liyah dengan Pola Dasar Kalimatnya

Contoh Jumlah Fi’liyah

contoh jumlah fi’liyah itu cocok buat kamu yang ingin cepat bisa bikin kalimat aksi dalam Bahasa Arab, seperti “pergi”, “makan”, “belajar”, atau “menulis”. Bedanya dengan jumlah ismiyah, jumlah fi’liyah selalu dimulai dari fi’il dulu, baru pelakunya.

Kalau kamu bisa menguasai pola ini, kamu bakal lebih gampang bikin kalimat sehari hari tanpa bingung urutan katanya.

belajar bahasa arab untuk pemula

Contoh Jumlah Fi’liyah dan pola dasarnya

Singkatnya, Jumlah Fi’liyah adalah kalimat Bahasa Arab yang diawali kata kerja, baik fi’il madhi (lampau) maupun fi’il mudhori’ (sedang atau akan), lalu diikuti fa’il sebagai pelaku. Kadang ada tambahan maf’ul bih kalau kata kerjanya butuh objek.

Di bawah ini 8 contoh yang paling sering dipakai, lengkap dengan tips kecil biar kamu makin kebayang polanya.

1. Fi’il madhi untuk kejadian selesai

Kalau kamu mau bilang sesuatu sudah terjadi, pakai fi’il madhi. Triknya, lihat kata kerja di awal, biasanya bentuknya “tegas” dan mengarah ke masa lalu.
جَلَسَ أَحْمَدُ
Artinya: “Ahmad telah duduk.”

2. Fi’il madhi + keterangan tempat

Kalau mau bikin kalimat lebih jelas, tambahkan keterangan tempat setelah pelaku. Tipsnya, jangan buru buru, pastikan urutannya tetap fi’il lalu pelaku lalu keterangan.
ذَهَبَ الطَّالِبُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ
Artinya: “Siswa itu telah pergi ke sekolah.”

3. Fi’il madhi + objek

Beberapa fi’il butuh objek, misalnya membaca sesuatu. Triknya, setelah pelaku, masukkan objeknya agar kalimatnya “lengkap”.
قَرَأَ مُحَمَّدٌ الْقُرْآنَ
Artinya: “Muhammad telah membaca Al Qur’an.”

Baca juga: Belajar Bahasa Arab di Balikpapan, Materi Pemula Friendly!

Sekumpulan wanita sedang belajar contoh jumlah fi'liyah

4. Fi’il madhi untuk aksi singkat

Kalimat ini pas untuk aksi yang sederhana dan jelas seperti membuka pintu. Tipsnya, kalau objeknya jelas, tambahkan supaya tidak menggantung.
فَتَحَ خَالِدٌ الْبَابَ
Artinya: “Khalid telah membuka pintu.”

5. Fi’il mudhori’ untuk aksi sedang dilakukan

Kalau kamu ingin bilang aktivitas yang sedang berlangsung, pakai fi’il mudhori’. Triknya, banyak fi’il mudhori’ diawali huruf ي atau ت.
يَأْكُلُ أَحْمَدُ الْخُبْزَ
Artinya: “Ahmad sedang makan roti.”

6. Fi’il mudhori’ untuk aktivitas rutin

Kalau konteksnya kegiatan harian, fi’il mudhori’ juga sering dipakai. Tipsnya, kamu bisa tambahkan keterangan waktu kalau mau lebih spesifik.
يَزْرَعُ أَبِي التَّمْرَ
Artinya: “Bapakku sedang menanam kurma.”

Baca juga: Biaya Privat Bahasa Arab, Pilih Paket Sesuai Budget!

tempat kursus bahasa arab di bekasi
tempat kursus bahasa arab di bekasi

7. Fi’il mudhori’ dengan pelaku perempuan

Kalau pelakunya perempuan, fi’ilnya bisa berubah, sering memakai awalan ت. Triknya, cek kesesuaian pelaku dan fi’ilnya biar nggak ketukar.
تَكْتُبُ عَائِشَةُ الرِّسَالَةَ
Artinya: “Aisyah sedang menulis surat.”

8. Fi’il mudhori’ untuk proses belajar

Ini contoh yang sering banget dipakai di kelas Bahasa Arab. Triknya, kata “belajar” biasanya butuh objek, jadi tambahkan apa yang dipelajari.
يَتَعَلَّمُ الطَّالِبُ الْعَرَبِيَّةَ
Artinya: “Siswa itu sedang belajar Bahasa Arab.”

Baca juga: Rekomendasi Tempat Kursus Bahasa Arab di Bekasi Berkualitas!

Cepat Mahir Bahasa Asing result

Apa itu kalimat jumlah fi’liyah?

Jumlah fi’liyah adalah kalimat yang dimulai dengan fi’il, lalu diikuti fa’il, dan bisa ditambah maf’ul bih jika diperlukan. Kalau kamu melihat kalimat Arab dimulai kata kerja, besar kemungkinan itu jumlah fi’liyah.
ذَهَبَ عَلِيٌّ
Artinya: “Ali telah pergi.”

Apa saja contoh fi’il?

Contoh fi’il yang sering dipakai antara lain ذهب pergi, كتب menulis, أكل makan, قرأ membaca, جلس duduk, فتح membuka. Triknya, hafalkan fi’il yang dekat dengan aktivitas harian.
كَتَبَ مُحَمَّدٌ
Artinya: “Muhammad menulis.”

Baca juga: Kursus Bahasa Arab di Kediri dengan Native Tutor Jadwal Fleksibel!

Apa itu jumlah ismiyah dan contohnya?

Jumlah ismiyah adalah kalimat yang dimulai dengan isim atau dhamir, terdiri dari mubtada dan khabar. Bedanya, jumlah ismiyah lebih sering untuk “status” atau “deskripsi”.
الْبَيْتُ وَاسِعٌ
Artinya: “Rumah itu luas.”

Apa contoh dari sunnah fi’liyah?

Sunnah fi’liyah adalah contoh sunnah Nabi berdasarkan perbuatan yang beliau lakukan. Dalam konteks belajar, kamu bisa menanyakan contohnya pada ustaz atau rujukan kitab, karena contoh praktiknya biasanya dibahas dalam kajian fikih atau sirah.
سُنَّةٌ فِعْلِيَّةٌ
Artinya: “Sunnah perbuatan.”

blog studyabroad

Mau Lancar Bikin Kalimat Arab? Chat Lister Sekarang

Sekarang kamu sudah punya pegangan contoh jumlah fi’liyah dan pola dasarnya. Kalau kamu ingin makin jago merangkai kalimat sehari-hari dalam Bahasa Arab tanpa bingung urutan fi’il fa’il objek, yuk gabung Kursus Bahasa Arab di Lister.

Kamu bakal belajar bareng tutor terbaik, dengan kelas online fleksibel, plus pilihan kelas private atau group dari 2 sampai 80 pertemuan sesuai targetmu. 

Biar makin hemat, pakai kode promo BLOGLISTER10 untuk diskon 10 persen, minimal pembelian kelas mulai satu jutaan dengan maksimal diskon Rp500 ribu.

Langsung hubungi tim Lister via WhatsApp untuk konsultasi level, jadwal, dan kelas yang paling cocok.

Foto Sampul oleh: Yasser Rawan

Share:

Picture of Aditya
Aditya

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts