Rukun Iman Ada Berapa dan Apa Maknanya?

Rukun Iman Ada Berapa

Rukun iman ada berapa? Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang mulai mendalami ajaran Islam dan ingin memahami dasar keyakinan seorang muslim.

Rukun iman menjadi pondasi utama dalam mempercayai dan meyakini hal-hal gaib yang telah ditetapkan oleh Allah.

Yuk ikuti artikel penjelasan lengkap dari Lister berikut untuk mengetahui jumlah rukun iman dan makna yang terkandung di dalamnya.

promo kursus bahasa asing
promo kursus bahasa arab

Rukun Iman Adalah

Rukun iman adalah enam pokok keimanan yang wajib diyakini oleh setiap muslim sebagai dasar keyakinan dalam agama Islam.

Keenam rukun ini menjadi pedoman untuk mempercayai hal-hal gaib dan menunjukkan hubungan seorang hamba dengan Allah secara utuh.

Sumber rukun iman berasal dari Al-Qur’an dan hadis, terutama hadis Jibril yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab.

Dalam hadis tersebut, Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa iman adalah percaya kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan takdir baik maupun buruk.

Dari penjelasan inilah lahir konsep enam rukun iman yang menjadi dasar aqidah Islam hingga kini.


Belajar Bahasa Arab dengan Tutor Terbaik secara Online di Kursus Bahasa Arab Lister

Rukun Iman Ada Berapa?

Berikut adalah 6 rukun iman yang harus dipercaya atau diimani bagi semua pemeluk agama Islam.

1. Iman kepada Allah

Artinya meyakini sepenuhnya bahwa Allah adalah Tuhan yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Segala sesuatu di alam semesta adalah ciptaan dan berada di bawah kekuasaan-Nya.

Keyakinan ini bukan sekadar pengakuan lisan, melainkan juga tercermin dalam penghambaan: menyerahkan seluruh sikap, niat, dan perbuatan kepada-Nya serta menjauhi segala bentuk syirik.

Dalam praktiknya, iman kepada Allah mendorong seorang muslim untuk beribadah hanya kepada-Nya, menjadikan Al-Qur’an dan sunnah sebagai pedoman hidup, serta percaya bahwa hanya Allah yang berhak disembah dan ditaati.

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ ۚ اللّٰهُ الصَّمَدُ ۚ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ ۙ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
“Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah Yang Maha Esa…” (QS. Al-Ikhlas [112]: 1–4)

Selain itu, banyak ayat lain yang menegaskan sifat-sifat Allah seperti Rahman, Rahim, Al-‘Alim, Al-Khabir, yang menuntun pemahaman tauhid dan pengamalan etika beragama.

Artikel terkait: Sifat Wajib Allah dan Artinya Bahasa Arab, 20 Sifat + Tabel

2. Iman kepada Malaikat

Yaitu mempercayai keberadaan malaikat sebagai makhluk ciptaan Allah yang diciptakan dari cahaya dan selalu taat melaksanakan perintah-Nya.

Setiap malaikat memiliki tugas tertentu seperti Jibril yang menyampaikan wahyu.

Karena sifatnya yang ghaib, keimanan pada malaikat adalah bentuk menerima wahyu dan sunnah tanpa melihat secara inderawi, sehingga menguatkan kesadaran akan dunia yang lebih luas dari sekadar dunia fisik.

اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَ ۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰٓئِكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖۗ
“Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman…” (QS. Al-Baqarah [2]: 285)

Ini dia perbedaan belajar di tempat lain dengan belajar di Lister!

3. Iman kepada Kitab-Kitab Allah

Artinya meyakini bahwa Allah menurunkan kitab-kitab sebagai pedoman hidup bagi manusia, seperti Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an sebagai penyempurna wahyu sebelumnya.

Iman pada kitab menuntut penghormatan pada naskah yang Allah turunkan, memahami konteks wahyu, serta menghargai kesinambungan pesan moral dan tauhid lintas para nabi.

قُوْلُوْٓا اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَمَآ اُنْزِلَ اِلَيْنَا وَمَآ اُنْزِلَ اِلٰٓى اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ وَاِسْحٰقَ وَيَعْقُوْبَ وَالْاَسْبَاطِ وَمَآ اُوْتِيَ مُوْسٰى وَعِيْسٰى وَمَا اُوْتِيَ النَّبِيُّوْنَ مِنْ رَّبِّهِمْۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْهُمْ وَنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ
“Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub, dan anak cucunya…” (QS. Al-Baqarah [2]: 136)

Mengimani kitab juga berarti berpegang pada Al-Qur’an sebagai sumber hukum dan etika utama bagi umat Islam, sekaligus menempatkan kitab-kitab sebelumnya dalam posisi historis dan teologis.

Motivasi Al Quran: Ayat Al-Qur’an Tentang Motivasi Hidup, Inspirasi yang Indah!

4. Iman kepada Rasul-Rasul Allah

Yaitu meyakini bahwa Allah mengutus para rasul untuk menyampaikan ajaran-Nya kepada manusia. Rasul terakhir adalah Nabi Muhammad ﷺ yang diutus untuk seluruh umat manusia.

Keyakinan ini menempatkan Nabi Muhammad ﷺ sebagai penutup para nabi (khatam an-nabiyyin) dan menekankan pentingnya mengikuti sunnah beliau sebagai pelengkap pemahaman Al-Qur’an.

اِنَّآ اَوْحَيْنَآ اِلَيْكَ كَمَآ اَوْحَيْنَآ اِلٰى نُوْحٍ وَّالنَّبِيّٖنَ مِنْۢ بَعْدِهٖ
“Sesungguhnya Kami telah mewahyukan kepadamu (Muhammad), sebagaimana Kami telah mewahyukan kepada Nuh dan nabi-nabi setelahnya.” (QS. An-Nisa [4]: 163)

Baca juga: Urutan Nama Nama 25 Nabi, Tugas dan Mukzizatnya

5. Iman kepada Hari Akhir

Berarti mempercayai bahwa kehidupan dunia akan berakhir dan manusia akan dibangkitkan untuk menerima balasan amal perbuatannya, baik surga maupun neraka.

serta adanya pembalasan yang adil dari Allah. Kesadaran akan hari akhir mendorong akhlak baik, keadilan, dan tanggung jawab sosial karena setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan pada hari pembalasan.


\وَاَنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَاۙ وَاَنَّ اللّٰهَ يَبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ
“Dan sesungguhnya hari kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya, dan sesungguhnya Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur.” (QS. Al-Hajj [22]: 7)

6. Iman kepada Takdir (Qadha dan Qadar)

Yaitu mempercayai bahwa segala sesuatu yang terjadi telah ditetapkan oleh Allah dengan hikmah-Nya, baik yang dianggap baik maupun buruk. Namun manusia tetap diberi kebebasan untuk berusaha.

Dengan iman ini, seorang muslim belajar menerima ketentuan hidup dengan tawakal (percaya pada ketentuan Allah) sambil tetap berikhtiar dan berusaha memperbaiki keadaan.

عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ﷺ: “أَنْ تُؤْمِنَ بِاللّٰهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ، وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ”
“Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim)

Keenam rukun iman ini menjadi fondasi utama akidah Islam, membentuk keyakinan seorang muslim agar senantiasa berserah diri dan berpegang teguh pada keesaan Allah.

Keenam rukun iman saling terkait dan membentuk kerangka keyakinan yang utuh. Memahami dalil dan implikasinya membantu seorang muslim menerapkan keimanan dalam perilaku, ibadah, dan hubungan sosial sehari-hari.

Rukun Iman Ada Berapa
Rukun Iman Ada Berapa

Apa Makna Rukun Iman?

Makna Rukun Iman adalah dasar keyakinan utama dalam agama Islam yang menjadi fondasi keimanan seorang muslim terhadap Allah dan seluruh ajaran-Nya.

“Rukun” berarti pilar atau tiang penopang, sedangkan “iman” berarti percaya dengan sepenuh hati.

Jadi, Rukun Iman adalah enam pilar kepercayaan yang menopang keislaman seseorang agar memiliki keyakinan yang kokoh, tidak hanya secara ucapan, tetapi juga dalam hati dan perbuatan.

Mengimani rukun iman berarti meyakini dengan sepenuh hati, mengucapkannya dengan lisan, dan membuktikannya melalui amal perbuatan.

Populer: 20 Kata-kata Mutiara Bahasa Arab, Penyegar Kehidupan!

Dengan kata lain, mengimani rukun iman berarti menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran bahwa seluruh aspek hidup terhubung dengan kekuasaan dan kehendak Allah,

sehingga hati menjadi tenang, ibadah menjadi tulus, dan amal menjadi lebih bermakna.

Mahir Bahasa Bahasa Arab untuk Komunikasi Sehari-hari

Jangan berhenti hanya mengetahui ucapan selamat menikah bahasa Arab. Jika kamu benar-benar ingin menguasai bahasa Arab dengan cepat dan efisien, ikutilah Kursus Bahasa Arab di Lister.

Follow Instagram Lister untuk mengetahui promo menarik dan informasi belajar bahasa asing lainnya.

Kamu bisa pilih kelas yang diinginkan, seperti Private hingga kelas grup kecil 3-5 orang. Kelas dilakukan full online dengan jam belajar yang fleksibel.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Yuk, daftar via WhatsApp sekarang juga!

Share:

Picture of Aditya
Aditya

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts