Anne Hathaway Shakespeare adalah sosok yang sering membuat banyak orang penasaran karena statusnya sebagai istri dari penulis legendaris William Shakespeare.
Meski namanya kerap disebut dalam sejarah sastra, kehidupan pribadinya justru masih diselimuti banyak misteri.
Yuk, kenali lebih dekat siapa sebenarnya Anne Hathaway Shakespeare dan bagaimana kisah hidupnya bersama sang maestro teater dunia ini.

Siapa Anne Hathaway?
Anne Hathaway adalah seorang perempuan asal Inggris yang hidup pada abad ke-16 dan berasal dari desa kecil bernama Shottery, dekat Stratford-upon-Avon.
Ia lahir sekitar tahun 1556 sebagai putri dari keluarga petani bernama Richard Hathaway. Kehidupan Anne menggambarkan sosok perempuan pedesaan pada masa Elizabethan yang sederhana namun tangguh, hidup di tengah masyarakat agraris yang penuh keterbatasan tetapi sarat dengan nilai keluarga dan tradisi.
Meskipun sedikit catatan sejarah yang tersisa tentang kehidupannya, nama Anne Hathaway populer karena hubungannya dengan sastrawan besar dunia William Shakespare.
Apa yang Membuat Anne Hathaway Populer?
Banyak yang bertanya, Anne Hathaway terkenal karena apa?
Anne Hathaway menjadi populer karena namanya selalu dikaitkan dengan William Shakespeare, salah satu penulis terbesar dalam sejarah dunia.
Meskipun hidupnya tidak terdokumentasi secara detail, perannya sebagai istri Shakespeare membuat banyak sejarawan dan pecinta sastra tertarik untuk menelusuri kisahnya.
Sebagai istri seorang sastrawan besar dunia, banyak orang berfikir kehidupan pernikahannya dengan Shakespare mempengaruhi pola pikir dan karya-karya William Shakespare.

Selain itu, rumah masa kecilnya di Shottery kini menjadi salah satu destinasi wisata terkenal di Inggris yang sering dikunjungi wisatawan untuk mengenal lebih dekat kehidupan pedesaan pada masa Elizabethan.
Daya tarik Anne juga berasal dari misteri di seputar kehidupannya mulai dari usia pernikahannya, jarak usia dengan Shakespeare,
hingga spekulasi tentang hubungan mereka semuanya menjadikan sosoknya tetap menarik untuk dibahas hingga kini.
Kehidupan Asmara Anne Hathaway dan William Shakespeare
Kisah cinta antara Anne Hathaway dan William Shakespeare sering menjadi sorotan karena banyak aspek yang masih misterius.
Mereka menikah pada tahun 1582, ketika Anne berusia sekitar 26 tahun dan Shakespeare baru 18 tahun. Perbedaan usia yang cukup jauh ini memunculkan banyak spekulasi mengenai awal hubungan mereka.
Dalam waktu singkat setelah pernikahan, Anne melahirkan anak pertama mereka, Susanna, yang menambah dugaan bahwa pernikahan itu mungkin terjadi karena kehamilan di luar nikah sesuatu yang sensitif pada masa itu.
Baca juga: Biografi Pramoedya Ananta Toer, Penulis Kritis di Indonesia
Meskipun Shakespeare kemudian sering berada di London untuk bekerja, sementara Anne tetap tinggal di Stratford-upon-Avon, hubungan mereka tetap terjalin hingga akhir hayat sang penulis.
Dalam surat wasiatnya, Shakespeare bahkan meninggalkan tempat tidur terbaik untuk Anne sebuah isyarat yang hingga kini masih diperdebatkan maknanya oleh para sejarawan.
Wasiat William Shakespare untuk Anne Hathaway
Dalam surat wasiatnya yang ditulis pada bulan Maret 1616, William Shakespeare secara khusus menyebut nama istrinya, Anne Hathaway.
Salah satu bagian yang paling terkenal dari wasiat tersebut adalah pemberian “tempat tidur terbaik” (the second-best bed) kepada Anne.
Frasa ini kemudian menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah sastra Inggris apa maksud dari the second best bed yang dimaksud oleh William Shakespare untuk Anne Hathaway.
Banyak sejarawan yang menilai bahwa Shakespare memiliki hubungan yang buruk dengan Hathaway karena ia meninggalkan Hathaway dan ketiga anaknya ke London menjadi seniman besar.
Namun BBC dalam artikelnya menulis dengan pandangan yang lain, bahwa mungkin saja hubungan asmara keduanya justru cukup baik. Dimana Shakespare menjalani dan menjaga hubungan yang baik dengan keluarganya di Strartford-upon-Avon.
The relationship between William Shakespeare and his wife Anne Hathaway may have been happier than previously thought, according to new research.
…… The research was carried out by Prof Matthew Steggle from the University of Bristol’s Department of English.
Apakah Anne Hathaway Mempengaruhi Karya-Karya William Shakespare?
Hingga kini, belum ada bukti pasti yang menunjukkan bahwa Anne Hathaway secara langsung memengaruhi karya-karya William Shakespeare.
Namun, banyak ahli sastra percaya bahwa pengalaman pribadi Shakespeare, termasuk kehidupan rumah tangganya dengan Anne, mungkin turut memberi warna dalam tulisan-tulisannya.
Beberapa peneliti berpendapat bahwa sosok perempuan dalam karya Shakespeare seperti dalam Soneta dan drama-drama seperti Othello atau Much Ado About Nothing menunjukkan kedalaman emosi dan kompleksitas hubungan yang bisa jadi terinspirasi dari kehidupan pribadinya.
Selain itu, jarak yang sering memisahkan Shakespeare dan Anne juga dianggap memunculkan tema-tema seperti kerinduan, kesetiaan, dan konflik rumah tangga yang muncul berulang dalam karya-karyanya.
Meski sulit dibuktikan secara historis, banyak pembaca yang melihat kehadiran Anne Hathaway sebagai sosok yang secara tidak langsung membentuk sisi emosional dan kemanusiaan dalam karya sastra Shakespeare.

Akhir Hayat Anne Hathaway
Anne Hathaway menjalani sisa hidupnya di Stratford-upon-Avon setelah suaminya, William Shakespeare, meninggal dunia pada tahun 1616.
Ia tetap tinggal di rumah keluarga mereka yang dikenal sebagai New Place, salah satu rumah terbesar di kota tersebut pada masanya. Anne wafat pada tahun 1623, tujuh tahun setelah kematian Shakespeare, pada usia sekitar 67 tahun.
Anne dimakamkan di samping Shakespeare di Gereja Holy Trinity, Stratford-upon-Avon, tempat yang kini menjadi salah satu lokasi bersejarah yang banyak dikunjungi wisatawan.
tidak banyak catatan yang tersisa tentang masa tuanya, keberadaan makamnya di samping sang suami menjadi simbol abadi dari ikatan panjang mereka, baik dalam kehidupan maupun setelah kematian.
Kursus Bahasa Inggris, Bekal Penting untuk Studi Internasional
Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari di masa kini. Pastikan kamu sudah mempersiapkan diri dengan mengikuti Kursus Bahasa Inggris di Lister.
Selain itu untuk persiapan kuliah di luar negeri, Lister juga menghadirkan kelas persiapan studyabroad yang bisa kamu coba!
Di sini kamu akan belajar bersama tutor-tutor ahli dan berpengalaman. Cari tahu kisah dan pengalaman mereka di sini.
Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.
Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang melalui Whatsapp!
Sumber gambar sampul: Lister



