3 Cara Penggunaan Was dan Were yang Tepat

was dan were

Kursus Bahasa Inggris untuk Anak – Dalam bahasa inggris, apakah kamu pernah mendengar terdapat kalimat yang memakai kata was dan were? Mungkin pernah atau bahkan sering, ya. Was dan were ini merupakan salah satu bagian penting yang ada pada rumus tense.

Penggunaan was dan were adalah pada rumus-rumus past tense, yakni pada simple past tense, past continous, serta passive voice.

Mungkin kamu juga masih belajar memahami tentang hal ini.

Apa itu yang dimaksud dengan was dan were dan bagaimana cara menggunakannya di berbagai kalimat past tense? Seperti apa contoh kalimatnya? Ini dia pembahasannya.

Mengenal Apa Itu Was dan Were dalam Bahasa Inggris

Sebenarnya, was were artinya merupakan TO BE untuk bentuk lampau atau past tense. Ia tak memiliki arti spesifik, melainkan hanya merupakan bentuk modal auxiliary TO BE.

Intinya adalah ia ditaruh di suatu kalimat past tense untuk menunjukkan waktu yang sudah berlalu atau lampau. 

Jika dilihat dalam bentuk kalimat di present tense, was berperan menggantikan bentuk To Be dari am dan juga is, sedangkan untuk were itu berperan untuk menggantikan are.

Namun tetap perlu diingat sekali lagi bahwa was were ini hanya digunakan untuk menandakan kalimat lampau, yaitu di kalimat simple past tense, past continous dan kalimat pasif.

Penggunaan Was dan Were

Pertama-tama, kamu harus mengerti bahwa was dan were tidak sama penempatannya. Tergantung apa subjek yang kamu gunakan, apakah itu I, You, They, We, atau She, He, It.

Ingat, ya, bahwa Was digunakan untuk subjek I, She, He, It, sedangkan were digunakan untuk subjek They, We, You. Lalu bagaimana jika ada lebih dari satu nama bersamaan misalnya Budi and Wati?

Jika kasusnya seperti itu, misalnya nama Budi and Wati, maka menggunakan Were. Lister akan memberimu contoh penggunaan was dan were sesuai penempatan subjeknya tadi. Simak dua kalimat berikut ini.

  • I was in Jakarta last month : Aku ada di Jakarta bulan lalu
  • We were in that cafe last week : Kami ada di cafe itu minggu lalu

Kedua kalimat di atas berbeda, bukan? Seperti aturan di atas tadi, subjek I berarti menggunakan was. Sementara itu, di contoh kalimat kedua menggunakan subjek we, berarti termasuk menggunakan were.

Setelah ini langsung masuk ke penggunaan was were pada berbagai kalimat past tense, termasuk juga penggunaannya di kalimat pasif.

Baca juga: 7 Contoh Penggunaan Stay Safe, Kamu Wajib Cek Di Sini!

Penggunaan Was dan Were dalam Simple Past Tense

Tadi kamu telah mengetahui permulaan dan gambaran singkat dari penggunaan was were. Kali ini akan lebih mengerucut lagi yaitu contoh penggunaan was dan were untuk di kalimat simple past tense.

Kalimat yang ada didalam bentuk simple past tense umumnya menggunakan was serta were untuk bisa mendampingi kata-kata yang sifatnya non verbal ataupun nominal. 

Kamu tak perlu menambah was were jika kalimat tersebut sudah ada V2 nya. Contoh kalimat was were simple past tense adalah sebagai berikut.

  • It was a great day for me! : (Saat) itu adalah hari yang menyenangkan bagiku
  • She was a doctor : Dia (perempuan) dulunya adalah dokter
  • He wasn’t come to school this morning : Dia (laki-laki) tidak datang ke sekolah pagi ini

Baca juga: 3 Contoh Penggunaan In, On, At yang Tepat, Jangan Salah Lagi!

Penggunaan Was & Were dalam Bentuk Kalimat Past Continous Tense

Jika tadi di dalam aturan simple past tense, were was Verb 2 tak bisa digabungkan, maka berbeda halnya dengan rumus di dalam past continuous tense.

Justru di dalam rumus kali ini, was were akan digabungkan dengan Verb atau kata kerja, tetapi Verb yang dipakai adalah Verb-ing, ya.

Adapun rumus was/were di dalam aturan kalimat past continous tense adalah Subjek + To Be (was/were) + Verb-ing + Objek.

Pemakaian Present Participle atau disebut juga Verb-ing ini adalah salah satu ciri yang utama dari bentuk kalimat past continous tense. Tanpa adanya komponen ini, bentuk kalimatnya takkan sempurna. Berikut ini contoh kalimatnya.

  • We were watching movie at home : Kami sedang menonton film di rumah
  • My mom was cooking when you came : Ibuku sedang memasak ketika kamu datang
  • I was waiting for you yesterday : Aku menunggumu kemarin

Baca juga: Contoh Kalimat Cause and Effect Lengkap dengan Penggunaannya

Penggunaan Was Were dalam Passive Voice

Dalam kalimat pasif atau disebut juga dengan passive voice, penggunaan was dan were ini juga penting sekali untuk diperhatikan. Syaratnya ialah kata kerja (Verb) yang dipakai pada kalimat pasif ini berupa bentuk ketiga atau Verb 3.

Adapun rumusnya yaitu Subjek (yang dikenai suatu pekerjaan) + To Be (was/were) + Verb 3 + by … Di bawah ini adalah beberapa contoh penggunaan was dan were dalam passive voice.

  • Kalimat aktif : Somebody punched him this morning (seseorang memukul dia (laki-laki) pagi ini).
  • Kalimat pasif : He was punched by someone this morning (Dia telah dipukul oleh seseorang pagi ini).
  • Kalimat aktif : He borrowed her bikes (Dia (laki-laki) meminjam sepedanya (dia perempuan))
  • Kalimat pasif : Her bikes were borrowed by him (Sepedanya (dia perempuan) dipinjam olehnya (dia laki-laki)).

Masih ada banyak lagi berbagai contoh-contoh lain yang bisa kamu temukan. Biasanya juga terdapat banyak pembelajaran kalimat was were beserta contoh kalimat was dan were.

Untuk semakin memperkuat pemahaman kamu tentang penggunaan was were ini, kamu juga bisa mengerjakan latihan-latihan soal sehingga lebih membantu kamu menguasai penggunaan was were ini.

Nantinya mungkin kamu juga akan lebih sering mendengar ataupun membaca adanya kalimat dengan penggunaan was dan were seperti di atas tadi.

Misalnya dari TV, internet, atau di kehidupan nyata. Selalu asahlah pemahaman kalimat bahasa inggris kamu sebaik mungkin dan jangan pernah menyerah.

Diskon dan Cicilan di Lister 

  • Promo Group Class 50% OFF!
  • Program Cicilan untuk kamu yang mengambil Private Class (minimal 12 pertemuan). Namun cicilan harus dilunasi sebelum pertemuan ke-12, ya.

Kursus Bahasa Inggris dengan Potongan Harga

Kursus Bahasa Inggris untuk Anak di Lister memiliki harga tiap program mulai dari Rp 400 ribu. Kamu bisa pilih kelas yang diinginkan, seperti Private hingga Group dengan jumlah siswa mulai dari 1-20 orang. 

Pilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu. 

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Hubungi WhatsApp untuk pendaftaran sekarang!

Foto utama oleh shangarey di Freepik.

Share:

Alma Erin Mentari
Alma Erin Mentari
Hobi mendalami imajinasi lewat tulisan. Hidup untuk bercerita dari hati melalui kata.

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts