Job Interview Preparation Bahasa Inggris, Apa yang Ditanyakan?

job interview preparation

Kursus Business English – Sebuah sesi wawancara kerja merupakan hal yang rumit. Di satu sisi ada rasa kegembiraan tersendiri karena mendapat panggilan, tetapi di sisi lain menimbulkan kecemasan dalam menghadapinya.

Terlebih lagi jika perusahaan yang memberikan panggilan mengharuskan para kandidat pelamarnya untuk melalui tahapan wawancara menggunakan bahasa Inggris. Apa saja yang perlu kamu lakukan dalam job interview preparation?

Artikel kali ini akan membahas jenis pertanyaan yang paling sering muncul dalam wawancara kerja bahasa Inggris dan cara menjawabnya.

Bahasa Inggris untuk Wawancara Kerja

Bahasa Inggris menjadi sebuah kebutuhan dalam dunia bisnis dan profesional. Kemampuan bahasa Inggris menjadi kelebihan yang banyak dicari berbagai perusahaan.

Bahkan beberapa perusahaan yang memiliki basis lintas negara atau benua memberikan persyaratan khusus bagi karyawannya dalam kemampuan berbahasa, khususnya bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Tujuannya menunjang kelangsungan aktivitas mereka yang sudah bergerak pada kegiatan berskala global.

Seperti yang sudah disebutkan diatas, pembahasan mengenai bahasa Inggris dalam konteks bisnis dan profesional masuk ke dalam cabang keilmuan bahasa Inggris untuk berbagai keperluan khusus atau English for Specific Purposes (ESP).

Namun dalam hubungannya dengan pewawancara kerja atau interviewer, pembahasan ini masuk ke ranah bahasa Inggris sebagai kemampuan bahasa asing atau English as Foreign Language (EFL).

Jika dilihat dari jenisnya terdapat banyak sekali macam-macam interview yang ada saat ini. Sebagian besar perusahaan akan menggunakan jenis yang memenuhi kebutuhan mereka.

Akan sulit mencari tahu jenis wawancara seperti apa yang akan dihadapi. Namun secara garis besar, ada semacam “benang merah” yang dapat ditarik sebagai kesamaan berbagai jenis, macam, tipe, media, atau prosedur wawancara kerja.

Apa itu Wawancara Kerja (Interview)?

Mengutip definisi yang ada di berbagai sumber, wawancara kerja adalah jenis interview yang dilakukan oleh pelamar pekerjaan serta pihak perwakilan perusahaan guna menilai kelayakan dan kecakapan pelamar tersebut.

Wawancara kerja merupakan sebuah instrumen yang paling umum digunakan dalam proses seleksi kandidat kepegawaian. Sebelum wawancara kerja dimulai, biasanya ada beberapa tahapan yang perlu dilalui oleh pelamar terlebih dahulu, baik sebagai kelengkapan syarat maupun administrasi.

Wawancara kerja juga biasanya dilakukan sebelum proses keputusan penerimaan dilayangkan. Beberapa di antaranya juga merupakan tahapan terakhir, sebelum akhirnya seseorang kandidat dapat diterima untuk bekerja.

Ketika seorang pelamar telah mampu melampaui tahap pemanggilan wawancara kerja, tandanya ia sudah mengantongi kepastian sebesar 70 persen untuk diterima oleh perusahaan yang bersangkutan.

Pertanyaan dalam Wawancara Bahasa Inggris dan Cara Menjawabnya

Berikut ini pertanyaan yang paling sering muncul dalam wawancara bahasa Inggris. Latihlah sesering mungkin sebelum menghadapi sesi wawancara kerja.

Tell me about yourself.

Setelah menyapa dan memperkenalkan diri, hal selanjutnya yang biasa akan ditanyakan oleh pewawancara adalah kandidat menceritakan sedikit mengenai diri mereka. Jangan berpikir untuk menceritakan hal-hal pribadi seperti hobi, alamat rumah, atau tempat tanggal lahir.

Ceritakan hal-hal kecil dan rinci mengenai pekerjaan atau karier yang pernah dimiliki pada tempat kerja sebelumnya. Sampaikan hal yang ingin dicapai ke depannya. Hindari penggunaan bahasa gaul atau slang. Pastikan menggunakan bahasa yang formal dan tata bahasa (grammar) yang tepat.

Berikut contohnya.

  • I’ve been working as a freelancer writer at the website for 2 years and there are various writing projects included English and SEO writing. I have always been interested in article writing and translating which was why I chose to follow this career way. I studied at *** universities, where I gained my English Educational undergraduate title.

What are your specialties?

Pertanyaan ini diajukan agar pewawancara mengetahui kelebihan-kelebihan yang dimiliki kandidat dan dapat digunakan untuk menunjang kinerja mereka nantinya. Pastikan agar hal-hal yang disebutkan berkaitan dengan posisi dan pekerjaan yang ditawarkan.

Berikut contohnya.

  • I am a punctual individual. I always finish the projects before the deadline and complete all the works on time. My previous job had a lot of deadlines and I made sure that I was organized and adhered to the clients.

What are your weaknesses?

Sebaliknya dari poin di atas, melalui pertanyaan ini, pewawancara ingin menguji apakah kandidat mengetahui kelemahan mereka dan mampu menghindarinya agar tidak mengganggu kinerja mereka. Kuncinya adalah mengubah kekurangan itu menjadi hal-hal positif.

Berikut contohnya.

  • I, sometimes, work slower than the other especially when I’m completing task since I really want to get things perfect. I will double or triple-check the writings and other documents as well to make sure everything is right.

Baca juga: Rahasia Menjawab Strength and Weaknesses di Interview Kerja

Why did you leave your last job?

Pertanyaan seperti ini biasa diajukan kepada kandidat yang sudah memiliki pengalaman kerja. Poin ini dimaksudkan untuk mencari tahu tujuan serta perilaku dari kandidat ketika bekerja di suatu perusahaan.

Hindari ungkapan yang menunjukkan ketidakpuasan diri terhadap perusahaan atau orang lain di tempat kerja terdahulu.

Hal ini akan menyiratkan kesan bahwa kandidat cenderung menjelek-jelekkan tempat di mana mereka bekerja ketika mengalami ketidakpuasan. Ini juga bertujuan mencegah terjadinya perekrutan karena karyawan semacam itu akan membahayakan reputasi tempat kerja.

Opsi terbaik adalah memberikan jawaban-jawaban yang berhubungan dengan perkembangan diri. Berikut contohnya.

  • I’m looking for a new challenge.
  • I feel I can’t give proper efforts regarding my talents, in the last job.
  • I’m searching for a place where I can grow with the job and the company.

Tell us about your education/academic achievement.

Pertanyaan ini berhubungan dengan kualifikasi akademis kandidat dalam kaitannya pada posisi yang ditawarkan. Akan sangat tidak profesional jika kandidat lantas menyebutkan seluruh jenjang pendidikan yang sudah dilewati seumur hidup.

Cukup sebutkan kualifikasi akademis yang cocok untuk menunjang kesan baik terhadap kemampuan dan kualitas diri yang dimiliki, seperti pelatihan profesi, gelar pendidikan tinggi, konferensi nasional/internasional, dan seterusnya.

Berikut contohnya.

  • I have English Ed. Undergraduate title, and currently, I still roll in the graduate program of the same focus in one of the most well-known state university in Jawa Tengah.

Kursus Business English, Langkah Sukses untuk Karier Global

Kosakata yang digunakan dalam dunia bisnis dan pekerjaan tentu berbeda dengan percakapan sehari-hari. Agar kamu semakin percaya diri, ikuti Kursus Business English di Lister.

Sejumlah alumni Lister terbukti merasakan bagaimana kursus di Lister mendukung karier mereka. Cari tahu pengalaman mereka di sini.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!

Share:

Fatimatuzuhroh
Fatimatuzuhroh
A passionate writer who loves reading self-help books!

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts