10 Dos and Don’ts Phrases dalam Salary Negotiations

Salary negotiations adalah salah satu bagian dalam job interview. Walaupun setiap perusahaan sudah memiliki standar, kamu memiliki kesempatan untuk bernegosiasi mendapatkan gaji terbaik. Tentu saja kamu harus memiliki keterampilan yang dicari perusahaan agar memiliki posisi tawar yang lebih tinggi.

Kalimat dan frasa apa saja yang dapat kamu gunakan untuk melakukan salary negotiations?

Dos

Gunakan kalimat dan frasa berikut untuk bernegosiasi terkait starting salary di perusahaan yang kamu tuju.

“I am excited by the opportunity to work together.”

Salary negotiations adalah proses kerja sama di mana kedua pihak saling diuntungkan. Kamu dapat memulai negosiasi dengan kalimat ini setelah mendapatkan job offer.

“Based on my research…”

Persiapkan argumen berdasarkan hasil riset. Dengan begitu, argumen kamu menjadi lebih valid.

“Market refers to what an employee in this field can earn…”

Lakukan riset terkait gaji yang ditawarkan, terutama jika angka tersebut tergolong underpaid.

“With my skill, I can offer this company…”

Tunjukkan value (nilai) yang bisa kamu tawarkan ke perusahaan. Dengan begitu, perusahaan dapat mempertimbangkan untuk memberikan lebih.

“Similarly situated employees…”

Kalimat ini merupakan cara lain untuk mengatakan kamu sudah melakukan riset.

“Is that number flexible at all?”

Kalimat ini dapat kamu sampaikan untuk memulai negosiasi. Kalimat ini akan membuat perusahaan mempertimbangkan gaji yang mereka tawarkan.

“I would be more comfortable if…”

Kalimat ini merupakan cara halus untuk menyampaikan negosiasi.

“If you can do that, I’m on board.”

Tidak hanya terkait jumlah gaji, kamu juga dapat meminta perusahaan menawarkan benefits package lainnya. Misalnya terkait job description, work environment, asuransi, jumlah cuti, bonus, work from home, dan lain-lain.

“Do you mind if I take a couple of days to consider your offer?”

Tips lain terkait salary negotiations adalah tidak terburu-buru. Selalu minta waktu untuk mempertimbangkan terlebih dahulu.

“Thank you.”

Selalu ucapkan terima kasih kepada hiring manager yang sudah meluangkan waktu untuk berdiskusi. Hal ini menunjukkan sikap profesional.

negotiations
Salary Negotiations.

Don’ts

Selain menggunakan kalimat atau frasa di atas, sebaiknya kamu menghindari ungkapan berikut ini.

“I’m sorry.”

Kata-kata ini menunjukkan kamu memiliki posisi tawar yang lemah, padahal kamu tidak melakukan kesalahan yang mengharuskan untuk meminta maaf.

“I need…”

Hindari menunjukkan hal yang kamu inginkan. Sebaliknya, tunjukkan bahwa perusahaan tersebut membutuhkan keterampilanmu.

“No.”

Mengucapkan “tidak” secara lugas menunjukkan kamu tidak dapat diajak bekerja sama dalam tim.

“I’ll take it.”

Jangan langsung menerima tawaran. Minta waktu untuk mempertimbangkannya terlebih dahulu.

“I don’t know.”

Kalimat ini menunjukkan bahwa kamu tidak tahu apa yang kamu inginkan. Kamu tidak punya ambisi dan kepercayaan diri. Hal ini membuat perusahaan jadi meragukan kemampuanmu.

“I want more.”

Kalimat ini tidak spesifik. Sampaikan dengan jelas hal yang ingin kamu diskusikan agar tidak terkesan serakah.

“The least I’d be willing to take is…”

Hindari menyampaikan jumlah minimal. Hal ini justru akan membuat kamu ditawari jumlah seminimal mungkin, padahal kamu bisa mendapatkan lebih.

“Is that all?”

Kalimat ini terkesan tidak sopan dan merendahkan perusahaan.

“The problem is…”

Kalimat ini membuat kamu terkesan sebagai orang yang pesimis.

“I hate to ask, but…”

Jika kamu ingin menanyakan sesuatu, sampaikan secara langsung.

“My current salary is…”

Menyampaikan jumlah gaji dalam pekerjaan saat ini justru dapat merugikan, karena perusahaan akan membandingkan dengan penawaran mereka. Sampaikan bahwa kamu merasa lebih baik tidak perlu menyampaikan informasi tersebut.

“Can we discuss it later?”

Pertanyaan ini membuat kamu terkesan menghindari diskusi dan tidak mampu bernegosiasi.

English for Job Interview: Bekal Mendapatkan Karier Impian

Mempersiapkan wawancara kerja dalam bahasa Inggris membutuhkan persiapan khusus. Kamu dapat mengikuti Kursus English for Job Interview di Lister. Di sini kamu akan belajar bagaimana menampilkan diri secara profesional agar mendapatkan karier impian di kancah global.

Kamu akan dibimbing tutor-tutor bersertifikat di Lister. Kamu akan mendapatkan modul yang mendukung proses belajar. Selain itu, kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri. Daftar sekarang!

Share:

Brigitta Winasis
Brigitta Winasis
A lifetime learner, a magical world wanderer through books and stories. Writing for professional purposes and personal interests.

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts