Cara Gunakan Should, Would, Could, Mudah Dipahami Pemula

should could would

Kursus Speaking English – Familiar dengan kata modals should, would, could dalam teks bahasa Inggris? Bagaimana perbedaan di antara ketiganya?

Modals dalam bahasa Inggris terdiri dari can, could, may, might, will, would, shall, should, must dan ought to yang berfungsi untuk mengekspresikan willingness (kemauan), ability (kemampuan), necessary (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan).

Pada kesempatan kali ini, yuk pahami perbedaan should, would, could, beserta contoh kalimatnya!

Should, Would, Could

contoh penggunaan should

Ilustrasi contoh penggunaan should (DOK.FREEPIK/benzoix)

Kata should adalah bentuk lampau dari shall. Should memiliki arti ‘seharusnya’.

1. Untuk mengekspresikan suatu tugas atau sesuatu yang memiliki keharusan untuk dilakukan (duty or obligation).
Contoh: You should tell him the truth. (Kamu harus memberitahunya kebenaran.)

2. Untuk kalimat pengandaian conditional clause.
Contoh: If she should call, tell me! (Jika dia (benar-benar) menelepon, beritaku aku!)

3. Untuk menanyakan suatu aksi yang akan dilakukan.
Contoh: Should I give you blanket? (Haruskah aku memberimu selimut?

4. Untuk menyampaikan sebuah kemungkinan.
Contoh: If you enter that building, you should meet your father. (Jika kamu masuk ke bangunan itu, kamu mungkin akan bertemu ayahmu.)

Kata would adalah bentuk lampau dari willWould berarti ‘mau’ atau ‘akan’.

1. Untuk mengajukan pertanyaan, permintaan, dan pertolongan dengan sopan.
Contoh: Would you help me? (Maukah kau membantuku?)

2. Untuk mengekspresikan sebuah permintaan secara sopan, tidak jauh berbeda dari situasi sebelumnya.
Contoh: Would you bring me another cake, please? (Maukah kamu membawakan saya kue lagi, tolong?)

3.  Untuk menjelaskan kebiasaan di masa lampau.
Contoh: My Mum would go to bed at 10 PM. (Ibuku (biasanya) akan pergi tidur jam 10 malam).

4. Untuk menjelaskan sebuah tujuan.
Contoh: I would try to go running every morning. (Aku akan mencoba untuk olahraga lari setiap pagi.

5. Untuk menunjukkan kalimat pengandaian atau sebuah pilihan.
Contoh: If I had a lot of money, I would travel around the world. (Jika aku punya banyak uang, aku akan pergi berkeliling dunia.)

Kata could adalah bentuk lampau dari can. Could memiliki arti ‘bisa’ atau ‘dapat’.

1. Untuk mengekspresikan kebisaan atau kesanggupan.
Contoh: When I was elementary school student, I could memorized 1000 English vocabularies. (Saat aku SD, aku bisa mengingat 1000 kosakata Bahasa Inggris.)

2. Untuk menyampaikan permintaan.
Contoh: Could you tell me the answer? (Bisakah kamu beritahu aku jawabannya?)

3. Untuk menunjukkan sebuah kemungkinan.
Could: You answer all this test, you could get an A score. (Kamu jawab (dulu) soal ini, (maka) kamu akan mendapatkan skor A.)

Demikian perbedaan antara should, would, dan could dan fungsinya dalam kalimat Bahasa Inggris.

Tak perlu bingung, kamu bisa sesuaikan dengan konteks isi yang akan disampaikan sebelum memutuskan menggunakan jenis modal verbs.

Kursus Bahasa Inggris dengan Potongan Harga

Kursus Speaking English di Lister memiliki harga tiap program mulai dari Rp 400 ribu. Kamu bisa pilih kelas yang diinginkan, seperti Private hingga Group dengan jumlah siswa mulai dari 1-20 orang. 

Pilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu. 

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Hubungi WhatsApp untuk pendaftaran sekarang!

Jangan lewatkan kesempatan untuk dapatkan penawaran eksklusif setiap bulannya dengan potongan harga menguntungkan, hanya di Promo Lister

Foto utama oleh wayhomestudio di Freepik.

Share:

Fatimatuzuhroh
Fatimatuzuhroh
A passionate writer who loves reading self-help books!

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts