TOEFL iBT listening adalah bagian tes yang mengukur kemampuan kamu dalam memahami percakapan dan kuliah akademik seperti yang biasa terjadi di lingkungan kampus.
Di section ini, kamu tidak hanya diminta “mendengar” bahasa Inggris. Kamu juga perlu menangkap isi pembicaraan, memahami sikap pembicara, melihat hubungan antar-informasi, dan menyimpulkan maksud yang kadang tidak disebutkan secara langsung.
Apa Itu toefl ibt listening?
TOEFL iBT Listening adalah bagian kedua dalam tes TOEFL iBT. Pada bagian ini, kamu akan mendengarkan beberapa audio berbentuk percakapan dan lecture atau kuliah singkat.
Biasanya, kamu akan mendengar 2 percakapan dan 3 lecture. Setelah setiap audio selesai, kamu harus menjawab sekitar 5–6 pertanyaan berdasarkan informasi yang kamu dengar.
Durasi pengerjaan bagian Listening sekitar 36 menit. Audio hanya diputar satu kali, jadi kamu perlu benar-benar fokus sejak awal.
Kamu boleh membuat catatan selama mendengarkan audio. Catatan ini bisa membantumu mengingat detail penting, tetapi catatan tersebut tidak akan dinilai.

Bentuk Audio dalam TOEFL iBT Listening
Secara umum, ada dua jenis audio yang akan kamu temui dalam bagian Listening, yaitu conversation dan lecture.
1. Conversation
Conversation biasanya berupa percakapan antara mahasiswa dengan profesor atau staf kampus.
Misalnya, mahasiswa berbicara dengan dosen, pustakawan, konselor, atau staf administrasi universitas.
Topiknya sering berupa masalah dan solusi. Mahasiswa biasanya datang untuk meminta bantuan, menjelaskan kebutuhannya, lalu lawan bicara akan mencoba membantu.
Durasi conversation rata-rata sekitar 2,5 menit atau lebih.
2. Lecture
Lecture adalah audio berbentuk kuliah singkat. Topiknya bisa cukup beragam, mulai dari sejarah, seni, bisnis, sains, sampai ilmu sosial.
Kamu tidak harus punya pengetahuan khusus di bidang tertentu untuk memahami lecture. Namun, kalau kamu terbiasa membaca atau mendengar topik akademik dasar, biasanya kamu akan lebih mudah mengikuti alurnya.
Durasi lecture rata-rata sekitar 4–5 menit.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mendengarkan Audio
Audio dalam TOEFL iBT Listening dibuat cukup natural. Jadi, kamu mungkin akan mendengar gaya bicara yang mirip percakapan asli.
Beberapa hal yang bisa muncul dalam audio antara lain:
- Jeda saat pembicara berpikir.
- Pengulangan atau koreksi kalimat.
- Interupsi dalam percakapan.
- Ekspresi ragu seperti “I’m not sure…”
- Idiom atau ungkapan sehari-hari.
- Bahasa informal seperti “sort of” atau “I don’t have a clue.”
Bagian seperti ini sering membuat peserta bingung, terutama kalau belum terbiasa mendengar percakapan akademik dalam bahasa Inggris.
Karena itu, latihan listening tidak cukup hanya mendengar audio. Kamu juga perlu belajar mengenali maksud, nada bicara, dan konteks pembicaraan.
Di Kursus TOEFL iBT di Lister, kamu bisa berlatih memahami pola audio TOEFL iBT dengan lebih terarah. Tutor akan membantu kamu mengenali jenis pertanyaan, mengambil catatan penting, dan membiasakan diri mendengar percakapan serta lecture akademik.

Format Pertanyaan dalam TOEFL iBT Listening
Setelah audio selesai, pertanyaan akan muncul satu per satu di layar. Pertanyaan akan dibacakan oleh narrator, tetapi pilihan jawabannya tidak dibacakan.
Kamu harus menjawab setiap pertanyaan sebelum lanjut ke pertanyaan berikutnya. Setelah jawaban dikonfirmasi, kamu tidak bisa kembali ke soal sebelumnya.
Jadi, penting untuk menjawab dengan hati-hati sebelum menekan tombol lanjut.
Beberapa hal teknis yang perlu kamu tahu:
- Kamu menggunakan tombol NEXT untuk lanjut ke pertanyaan berikutnya.
- Jawaban masih bisa diubah sebelum dikonfirmasi.
- Setelah dikonfirmasi, jawaban tidak bisa diganti.
- Waktu berjalan saat kamu menjawab soal, bukan saat audio sedang diputar.
- Kamu akan menggunakan headset selama bagian Listening.
- Volume bisa diatur sebelum tes dimulai.
Saat audio diputar, layar biasanya menampilkan foto orang atau suasana akademik. Foto ini hanya memberi konteks umum, misalnya lokasi percakapan di perpustakaan atau ruang kampus.
Namun, jangan terlalu fokus pada foto. Informasi penting tetap ada di audio.
Jenis-Jenis Soal TOEFL iBT Listening
Dalam TOEFL iBT Listening, ada beberapa tipe soal yang bisa muncul. Setiap tipe menguji kemampuan yang berbeda.
Berikut beberapa jenis soal yang perlu kamu pahami:
- Reason: menanyakan alasan percakapan terjadi.
- Detail: menanyakan informasi spesifik dari percakapan atau lecture.
- Function: menanyakan maksud suatu kalimat yang tidak selalu disebutkan secara langsung.
- Attitude and Opinion: menguji pemahaman terhadap sikap, perasaan, atau pendapat pembicara.
- Main Idea: menanyakan topik utama dari lecture atau diskusi.
- Organization: menanyakan bagaimana dosen menyusun penjelasan, misalnya urutan waktu, sebab-akibat, atau perbandingan.
- Inference: meminta kamu menarik kesimpulan logis dari informasi yang diberikan.
- Technique: menanyakan cara dosen menjelaskan suatu poin.
- Connections: meminta kamu menghubungkan ide, mengisi tabel, atau mengelompokkan informasi.
Jenis soal ini menunjukkan bahwa TOEFL iBT Listening bukan sekadar tes “seberapa banyak kata yang kamu dengar”. Yang lebih penting adalah apakah kamu memahami isi, tujuan, dan hubungan antar-informasi dalam audio.

Siap Latihan Listening TOEFL iBT dengan Lebih Terarah?
TOEFL iBT Listening memang bisa terasa menantang, terutama karena audio hanya diputar satu kali dan pertanyaannya menguji banyak kemampuan sekaligus.
Kalau kamu ingin belajar dengan strategi yang lebih jelas, kamu bisa bergabung di Kursus TOEFL iBT di Lister.
Di Lister, kamu bisa belajar bersama tutor terbaik, mengikuti kelas online yang fleksibel, serta memilih format belajar private atau group dengan pilihan 2–80 pertemuan.
Untuk mulai persiapan TOEFL iBT Listening, kamu bisa langsung menghubungi Lister melalui WhatsApp dan konsultasikan kebutuhan belajarmu.



