Mentoring Beasiswa S2 – Perjalanan mengejar beasiswa LPDP selalu penuh tantangan, termasuk bagi Masfufahtut. Ia sempat kebingungan saat menyusun essay LPDP yang jadi syarat utama dalam proses seleksi.
Namun, lewat bimbingan yang tepat, ia berhasil mengubah kebingungan itu menjadi karya tulis yang kuat dan meyakinkan.
Struggle Masfufahtut Thohuroh Membuat Esai Berbobot untuk LPDP
Masfufahtut Thohuroh, seorang pegawai di Kementerian Pekerjaan Umum, punya mimpi besar melanjutkan studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Air di ITB dengan dukungan beasiswa LPDP.
Namun, ia sempat terhambat pada satu hal penting: penulisan essay.
“Sebelum bergabung dengan Lister, saya kesulitan menyusun essay yang baik. Terutama dalam menuliskan rencana jangka pendek, menengah, dan panjang yang jelas, terukur, dan saling terhubung.”
untuk menyelesaikan persoalan ini, ia memilih untuk bergabung dalam kelas bimbingan penulisan esai dan pilihannya jatuh kepada Lister.
Bersama tutor yang tepat kesulitan dan esai yang kurang menarik bisa berkualitas dan bisa menjadi esai yang membantunya mencapai impian, yaitu melanjutkan S2 di ITB menggunakan beasiswa LPDP.
Arahan Tutor Rozi Membuat Essay LPDP nya “Naik Tingkat”
Untuk memperbaiki kualitas essay-nya, Masfufahtut bergabung di program Pelatihan Penyusunan Essay LPDP (6 kali pertemuan) bersama Kak Rozi. Tutor ini dikenal tegas namun berkomitmen penuh pada keberhasilan muridnya.
“Walaupun gaya mengajarnya kadang terasa cukup menampar dengan koreksi yang tajam, namun berkat bimbingan dan didikan tangan dingin beliau, essay saya menjadi lebih berbobot dan matang.”
Di pertemuan awal, Kak Rozi membantu Masfufahtut menemukan benang merah dari pengalaman hidup, latar belakang pekerjaan, hingga tujuan studi.
Pertemuan berikutnya difokuskan pada penyusunan kerangka essay yang sistematis, sehingga setiap bagian mengalir logis.
Pada sesi-sesi lanjutan, feedback tegas dan detail diberikan, yang sering kali membuka matanya bahwa masih banyak ruang untuk perbaikan.
Dari Essay Acak ke Narasi Personal yang Kuat
Progres yang dirasakan Masfufahtut sangat nyata. Dari essay yang awalnya terasa acak dan kurang berbobot, kini berubah menjadi tulisan yang runtut, kuat, dan penuh makna personal.
Ia mengaku proses ini bukan hanya membantu seleksi LPDP, tetapi juga membawanya lebih mengenal diri sendiri.
“Essay saya kini punya arah yang jelas dan tidak lagi acak. Saya mendapatkan insight berharga tentang bagaimana menyusun cerita personal yang bisa ‘menjual’ potensi diri.”
Lebih Percaya Diri Hadapi Seleksi LPDP
Dengan essay yang matang, Masfufahtut kini lebih percaya diri menghadapi seleksi LPDP.
Bagi dirinya, karya tulis ini bukan sekadar dokumen, tetapi cerminan dari visi, rencana masa depan, dan siapa dirinya sebenarnya.
“Lebih dari sekadar dokumen, saya merasa proses ini membuat saya lebih mengenal diri sendiri dan lebih yakin dengan rencana masa depan.”
Lister: Partner Siapkan Beasiswamu!
Pengalaman Masfufahtut membuktikan bahwa bimbingan yang tegas namun penuh komitmen bisa menghasilkan karya terbaik.
Dengan struktur yang jelas, narasi yang kuat, dan motivasi untuk berpikir visioner, ia berhasil mengubah essay biasa menjadi senjata utama dalam seleksi beasiswa.
Kamu juga ingin essay LPDP maupun beasiswa lainnya lebih berbobot dan meyakinkan?
Silahkan coba ikuti program bimbingan beasiswa di Lister. Konsultasi gratis via WhatsApp dan mulai langkahmu menuju beasiswa impian!
Selain itu juga ada Essay writing assistance untuk bantu kamu menulis esai terarah untuk kebutuhan profesional kerja dan pendidikan.
Sumber gambar: lister



