Tagalog berasal dari bahasa apa? Konon Mirip Bahasa Indonesia

Tagalog berasal dari bahasa apa

Tagalog berasal dari bahasa apa? Jawabannya, Tagalog berasal dari rumpun bahasa Austronesia, satu keluarga besar yang juga “serumah” dengan banyak bahasa di Asia Tenggara dan Pasifik.

Kalau kamu sering dengar “Filipino” juga, itu wajar bikin bingung. Versi gampangnya, Filipino adalah bentuk standar (standardized) dari Tagalog yang dipakai luas sebagai lingua franca di Filipina.

Biar makin kebayang asal usulnya, yuk kupas dalam 10 poin yang ringan tapi tetap jelas.

Tagalog berasal dari bahasa apa menurut sejarah dan keluarganya?

1. Tagalog itu anaknya Austronesia

Tagalog masuk keluarga Austronesian, yaitu keluarga bahasa super besar yang menyebar lewat migrasi maritim ribuan tahun lalu. Fakta menariknya, karena “asal keluarga” yang sama, beberapa pola kata dan bunyi bisa terasa familiar buat kita.

Contohnya: Magandang umaga! Artinya: “Selamat pagi!”

2. Turunannya lewat jalur Malayo Polinesia

Di dalam Austronesia, Tagalog termasuk cabang Malayo-Polynesian. Tips cepatnya, kalau kamu pernah belajar sedikit Melayu atau bahasa-bahasa Nusantara lain, otak kamu biasanya lebih cepat menangkap konsep kata dasar dan imbuhan.

Contohnya: Mahal kita. Artinya: “Aku cinta kamu.”

Baca juga: Wajib Tahu! Negara di Asia Paling Mahir Berbahasa Inggris

Cepat Mahir Bahasa Asing result

3. Tagalog itu bagian dari kelompok bahasa Filipina

Tagalog termasuk kelompok Philippine languages (bahasa-bahasa Filipina). Fakta menariknya, banyak bahasa Filipina punya sistem fokus kata kerja yang khas, jadi struktur kalimatnya sering “berasa beda” dibanding Indonesia, walaupun kosakatanya kadang mirip.

Contohnya: Kumain ako. Artinya: “Aku makan.”

4. Filipino itu Tagalog yang distandarkan

Selanjutnya tentang, tagalog berasal dari bahasa apa yang sering bikin orang salah paham. 

Kalau “Filipino” bukan bahasa yang sepenuhnya terpisah dari Tagalog. Secara praktik, Filipino adalah Tagalog versi standar yang umum dipakai di Metro Manila dan banyak kota besar.

Tipsnya, kalau kamu kursus “Bahasa Filipina” biasanya yang dipelajari itu Filipino standar, jadi kamu dapat versi yang paling dipakai sehari-hari.

Contohnya: Marunong akong mag Filipino. Artinya: “Aku bisa berbahasa Filipino.”

Baca juga: Ucapan Terima Kasih dalam Berbagai Bahasa, Dankie!

5. Tagalog berkembang kuat di Luzon, terutama sekitar Manila

Tagalog punya basis penutur besar di wilayah Luzon dan kemudian menyebar luas sebagai bahasa kedua di banyak area. Fakta menariknya, penyebaran ini bikin Tagalog jadi bahasa yang paling sering kamu temui di media, film, dan komunikasi lintas daerah.

Contohnya: Saan ka pupunta? Artinya: “Kamu mau pergi ke mana?”

6. Pengaruh Spanyol itu besar banget di kosakata

Karena ratusan tahun kontak dengan Spanyol, Tagalog menyerap banyak kata pinjaman. Bahkan ada studi yang sering dikutip yang menemukan sekitar 20 persen kosakata yang dipakai dalam konteks tertentu berasal dari Spanyol.

Tipsnya, kalau kamu lihat kata yang mirip Spanyol, jangan kaget, itu justru bisa jadi “jalan pintas” buat nambah vocab.

Contohnya: Salamat po. Artinya: “Terima kasih, ya.”

Baca juga: Yuk Belajar Pengertian Bahasa Tagalog dan Jenis Hurufnya!

Beasiswa LPDP Luar Negeri result

7. Tagalog juga menyerap banyak kata dari Inggris

Di era modern, Tagalog dan Filipino banyak menyerap kata Inggris, terutama di bidang sekolah, teknologi, kerja, dan pop culture.

Fakta menariknya, campuran ini sering muncul dalam percakapan santai, jadi kamu bakal sering dengar gaya bilingual.

Contohnya: May meeting ako mamaya. Artinya: “Aku ada meeting nanti.”

8) Tagalog punya sistem imbuhan yang produktif

Tagalog kaya banget dengan imbuhan seperti mag, um, in, at, dan lainnya untuk membentuk makna.

Tips praktisnya, jangan hafal kata satu-satu doang. Begitu kamu paham pola imbuhan, kamu bisa “nebak” banyak kata baru.

Contohnya: Nag aaral ako. Artinya: “Aku sedang belajar.”

9) Ada perbedaan antara Tagalog “murni” dan Filipino standar

Di lapangan, orang bisa menyebutnya Tagalog atau Filipino tergantung konteks, tapi banyak sumber menjelaskan bahwa Filipino hari ini sangat Tagalog-based.

Fakta menariknya, ini juga alasan kenapa materi belajar pemula biasanya fokus ke Filipino standar dulu.

Contohnya: Ano ang pangalan mo? Artinya: “Siapa namamu?”

10) Jadi, asalnya jelas, dan arahnya juga jelas

Kalau dirangkum, Tagalog berasal dari rumpun Austronesia, lewat jalur Malayo-Polynesian, lalu berkembang sebagai salah satu bahasa Filipina, dan kemudian distandarkan menjadi Filipino yang luas dipakai sekarang.

Tips terakhir, kalau targetmu adalah komunikasi sehari-hari, belajar Filipino standar itu pilihan paling efisien.

Contohnya: Gusto kong matuto ng Tagalog. Artinya: “Aku ingin belajar Tagalog.”

Mengapa Bahasa Tagalog Mirip Bahasa Indonesia?

Karena Tagalog dan Bahasa Indonesia sama-sama masih satu “keluarga besar” Austronesia. Itu membuat beberapa konsep dasar terasa mirip, misalnya pola kata, beberapa kosakata yang terdengar familiar, dan cara membentuk kata dengan imbuhan. 

Bedanya, Tagalog punya sistem fokus kata kerja yang khas bahasa Filipina, jadi struktur kalimatnya bisa terasa unik walaupun beberapa katanya seperti “nyambung”.

Contohnya: Pareho tayo. Artinya: “Kita sama.”

Belajar Bahasa Filipina Lebih Terarah di Lister

Sekarang kamu sudah dapat gambaran yang jelas tentang Tagalog berasal dari bahasa apa, termasuk “keluarganya”, pengaruh bahasa lain, dan kenapa terasa familiar buat orang Indonesia.

Kalau kamu mau belajar lebih terarah, yuk gabung kursus Bahasa Filipina di Lister. Kamu bakal dapat tutor terbaik, kelas online fleksibel, dan pilihan kelas private atau group dengan durasi 2 sampai 80 pertemuan sesuai targetmu.

Langsung hubungi tim Lister via WhatsApp untuk konsultasi level, jadwal, dan kelas yang paling cocok. 

Dan ya, kalau masih kepikiran, kamu bisa tanya langsung juga ke tutor: Tagalog berasal dari bahasa apa dan gimana cara paling cepat menguasainya buat percakapan harian.

Sumber gambar sampul : Freepik

Share:

Picture of Aditya
Aditya

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts