Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Punya Inkan, Penting Banget Kalau Tinggal di Jepang!

Masyarakat Jepang memiliki caranya sendiri untuk menandakan legalitas suatu dokumen, yakni dengan menggunakan inkan. Kalau kamu berencana tinggal lama di Jepang, penting bagi kamu memiliki inkan.

Apa itu inkan?

Inkan (印鑑) adalah stempel kecil berbentuk bundar atau persegi. Stempel ini dicelupkan tinta merah lalu dicapkan ke dokumen resmi sebagai pengganti tanda tangan.

Stempel ini dapat terbuat dari batu atau kayu. Di atasnya terukir bentuk kanji atau lambang nama seseorang.

Inkan diperlukan untuk membuat rekening di bank, membuat registrasi pernikahan, menyetujui proposal bisnis, dan lain-lain. Stempel tersebut memiliki nilai sama dengan tanda tangan.

Perbedaan dengan hanko

Ada pula yang menyebut inkan dengan hanko (判子). Sebetulnya istilah hanko merujuk pada alat stempel, sedangkan inkan merujuk pada cap yang dibubuhkan di atas kertas. Namun kini istilah tersebut saling menggantikan.

Ada yang menyebut inkan sebagai stempel versi formal. Sementara itu hanko adalah versi yang lebih sederhana dan murah pembuatannya.

Hanko dapat terbuat dari karet. Stempel jenis ini biasanya digunakan untuk dokumen yang tidak terlalu bernilai atau menandatangani pengiriman paket.

Baik inkan maupun hanko merujuk pada stempel, tetapi biasanya hanko tidak digunakan untuk kebutuhan formal.

Inkan.
Inkan.

Perlukah memiliki inkan?

Jika kamu berencana tinggal lama di Jepang, kemungkinan kamu akan membutuhkan inkan. Kamu mungkin akan membuka rekening, membeli rumah, hingga menikah. Dokumen-dokumen tersebut memerlukan inkan.

Saat ini memang sudah banyak tempat yang menerima tanda tangan. Namun formulir dan dokumen resmi masih banyak yang meminta cap inkan.

Jenis-jenis inkan

Ada tiga jenis inkan yang digunakan sehari-hari di Jepang.

Mitome-in

Mitome-in bersifat paling umum, biasanya digunakan untuk keperluan yang tidak resmi. Misalnya untuk menandatangani paket yang diterima di kantor pos.

Mitome-in menggunakan hanko yang tersedia bebas. Kamu dapat membuatnya di toko alat tulis seharga ¥100. Hanko ini dapat digunakan seluruh anggota keluarga, sehingga biasanya yang diukir adalah nama keluarga.

Hanko mitome-in tidak dapat digunakan untuk keperluan resmi seperti dokumen bank atau kontrak.

Ginko-in

Ginko-in adalah inkan yang cukup resmi. Biasanya digunakan sebagai bagian dari prosedur verifikasi identitas di bank.

Kamu memerlukan inkan ini untuk membuka rekening atau tarik tunai dari teller. Bank juga akan meminta stempel ini untuk mengizinkan penarikan otomatis dari rekening untuk pembayaran listrik, gas, dan air setiap bulannya.

Mengingat nilainya yang lebih tinggi, sebaiknya ginko-in berbeda dengan mitome-in. Ginko-in dapat dibuat lebih personal dengan menyertakan ukiran nama individu.

Jitsu-in

Jitsu-in adalah inkan dengan nilai paling tinggi dan formal. Inkan ini memiliki nilai otoritas tertinggi. Biasanya digunakan untuk menyetujui pembelian  rumah, mobil, serah-terima jabatan dan kepemilikan, mengambil pinjaman, bahkan menulis wasiat.

Jitsu-in harus diresmikan di balai kota atau otoritas pemerintah setempat yang memiliki kewenangan di wilayah tempat kamu tinggal. Nama yang tercantum di inkan harus diregistrasikan di kantor pemerintahan.

Jitsu-in berbentuk kotak dengan lebar 8-25 mm. Satu jitsu-in hanya dapat diregistrasikan atas nama satu orang.

Mengingat sifatnya yang sangat resmi, jitsu-in sebaiknya dibedakan dengan mitome-in dan ginko-in. Ukurannya juga tidak boleh terlalu kecil. Stempel ini biasanya menggunakan bahan berkualitas tinggi.

Inkan.
Inkan.

Bagaimana caranya mendapatkan inkan atau hanko?

Hanko dijual bebas di toko alat tulis. Kamu bahkan dapat membuatnya di vending machine yang secara khusus mencetak hanko.

Hanko juga dapat dijadikan suvenir khas Jepang. Kamu bisa membuat ukiran stempel sesuai keinginan.

Sementara itu untuk membuat inkan, kamu harus memesan secara khusus. Kamu dapat memiliki bahannya, misalnya kayu, batu, marbel, besi, dan lain-lain.

Kamu dapat menggunakan maksimal 6 karakter dalam inkan. Biasanya karakter yang dicantumkan adalah nama depan, nama keluarga, atau nama organisasi. Kamu dapat menggunakan kanji, hiragana, katakana, alfabet, atau simbol tertentu.

Sementara itu untuk membuat inkan jitsu-in, pertama kamu harus mendaftarkan diri terlebih dahulu di kantor pemerintahan setempat. Berikut langkah-langkahnya.

1. Menyerahkan kartu identitas.

2. Mengisi formulir inkan touroku shinseisho di kantor pemerintahan atau situs prefektur.

3. Membayar sertifikat keaslian stempel inkan seharga ¥300.

Setelah inkan dibuat, kamu akan mendapat kartu inkan shomei-sho yang menunjukkan stempel tersebut adalah tanda tanganmu yang resmi.

Kehilangan inkan

Kalau kamu kehilangan inkan, tidak perlu khawatir. Kamu cukup menghubungi bank dan kantor pemerintah setempat. Kamu juga disarankan melapor ke polisi.

Jika kamu kehilangan inkan jitsu-in, kamu harus membatalkan registrasi ke kantor pemerintah tempat kamu membuat stempel tersebut. Kamu cukup mengisi formulir pembatalan. Selanjutnya kamu bisa membuat jitsu-in yang baru.

Kamu tidak perlu khawatir jika inkan milikmu disalahgunakan. Jika dokumen tersebut cukup penting sampai membutuhkan stempel, biasanya kartu identitas dan kartu keaslian stempel juga akan dipertanyakan. Tak hanya itu, Jepang adalah negara yang sangat aman.

Berminat tinggal di Jepang? Saatnya kamu membekali diri sekarang juga dengan mengikuti Kursus Bahasa Jepang. Di sini kamu akan belajar bersama para tutor ahli dan berpengalaman, dengan harga terjangkau.