Macam macam bangun datar adalah materi dasar yang perlu dipelajari, benda bangun datar sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari bentuk meja, buku, sampai layang-layang di langit.
Dengan mengenal rumus dan ciri-cirinya, kita bisa lebih mudah menghitung luas, keliling, atau sekadar memahami bentuk-bentuknya.
Yuk, kita bahas bareng dengan cara yang ringan biar makin gampang dipahami!
Ingin Beri Les Terbaik untuk Anak? Ikuti Kelas for Kids di Lister! |
Bangun Datar Adalah
Bangun datar adalah bentuk geometri dua dimensi yang memiliki sisi, sudut, dan ukuran panjang maupun lebar, tetapi tidak mempunyai tinggi atau ketebalan.
Bangun datar selalu berada pada bidang datar dan biasanya dibatasi oleh garis lurus maupun lengkung.
Contohnya meliputi persegi, persegi panjang, segitiga, jajargenjang, belah ketupat, trapesium, lingkaran, hingga layang-layang.
Bangun datar ini juga memiliki rumus tertentu untuk menghitung luas dan kelilingnya sesuai dengan bentuknya masing-masing.
Baca juga: Istilah Matematika dan Berhitung Bahasa Mandarin, Quick Study!
Macam Macam Bangun Datar, Rumus, Ciri dan Gambar!
Nah, setelah tahu sekilas tentang bangun datar, sekarang saatnya kita kenalan lebih dekat sama jenis-jenisnya. Di bagian ini, kita bakal bahas satu per satu lengkap dengan rumus dan ciri khasnya.

1. Persegi

Persegi adalah bangun datar dua dimensi yang memiliki empat sisi sama panjang dan empat sudut yang semuanya berbentuk siku-siku (90°).
Persegi sering disebut juga bujur sangkar dan termasuk bentuk dasar dalam geometri. Bentuk ini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ubin lantai, papan catur, atau kertas kotak-kotak.
Ciri ciri bangun datar persegi:
- Semua sisinya sama panjang.
- Memiliki 4 sudut siku-siku (90°).
- Memiliki 2 diagonal yang sama panjang dan saling tegak lurus.
Rumus:
- Luas = sisi × sisi
- Keliling = 4 × sisi
2. Persegi Panjang

Persegi panjang adalah bangun datar dua dimensi yang memiliki dua pasang sisi berhadapan sama panjang dan sejajar, serta keempat sudutnya berbentuk siku-siku.
Bentuk ini sangat umum ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti pintu, jendela, buku tulis, dan layar televisi. Persegi panjang termasuk bentuk dasar dalam geometri dan menjadi acuan dalam berbagai perhitungan.
Ciri-ciri:
- Sisi berhadapan sama panjang.
- Memiliki 4 sudut siku-siku (90°).
- Diagonalnya sama panjang dan saling berpotongan di tengah.
Rumus:
- Luas = panjang × lebar
- Keliling = 2 × (panjang + lebar)
3. Segitiga

Segitiga adalah bangun datar yang terdiri dari tiga sisi dan tiga sudut. Segitiga memiliki banyak variasi bentuk seperti segitiga sama sisi, sama kaki, dan siku-siku.
Bangun ini banyak digunakan dalam arsitektur, jembatan, hingga berbagai bentuk benda sehari-hari karena sifatnya yang stabil dan kokoh.
Ciri-ciri:
- Memiliki 3 sisi.
- Memiliki 3 sudut.
- Jumlah ketiga sudutnya selalu 180°.
Rumus:
- Luas = ½ × alas × tinggi
- Keliling = jumlah semua sisi
4. Jajar Genjang

Jajar genjang adalah bangun datar yang memiliki dua pasang sisi sejajar dan sama panjang. Bentuk ini terlihat mirip dengan persegi panjang tetapi posisinya seolah miring.
Dalam kehidupan sehari-hari, bentuk jajar genjang bisa dijumpai pada atap rumah, papan reklame miring, atau bidang pada seni dekoratif.
Ciri-ciri:
- Sisi berhadapan sejajar dan sama panjang.
- Sudut berhadapan sama besar.
- Diagonal saling membagi dua sama panjang.
Rumus:
- Luas = alas × tinggi
- Keliling = 2 × (alas + sisi miring)
5. Belah Ketupat

Belah ketupat adalah bangun datar dengan empat sisi sama panjang, mirip persegi namun sudut-sudutnya tidak selalu siku-siku.
Nama belah ketupat sendiri sering diasosiasikan dengan bentuk makanan khas lebaran, yakni ketupat. Bentuk ini juga banyak terlihat dalam motif kain, ornamen seni, hingga papan tanda lalu lintas.
Ciri-ciri:
- Semua sisi sama panjang.
- Sudut berhadapan sama besar.
- Diagonal saling tegak lurus dan membagi dua sama panjang.
Rumus:
- Luas = ½ × d1 × d2
- Keliling = 4 × sisi
6. Layang-layang

Layang-layang adalah bangun datar yang memiliki dua pasang sisi berdekatan sama panjang. Bentuk ini sering kita lihat pada mainan layang-layang yang terbang di langit, sehingga dinamakan demikian.
Dalam kehidupan sehari-hari, bentuk ini juga bisa ditemukan pada beberapa desain logo, motif batik, maupun pola dekoratif.
Ciri-ciri:
- Dua pasang sisi yang berdekatan sama panjang.
- Diagonal berpotongan tegak lurus.
- Satu diagonal membagi diagonal lainnya sama panjang.
Rumus:
- Luas = ½ × d1 × d2
- Keliling = 2 × (sisi pendek + sisi panjang)
7. Trapesium

Trapesium adalah bangun datar yang memiliki tepat satu pasang sisi sejajar. Trapesium memiliki banyak variasi bentuk seperti trapesium siku-siku, sama kaki, maupun sembarang.
Dalam kehidupan sehari-hari, bentuk ini bisa ditemukan pada bingkai atap rumah, bentuk kursi lipat, hingga beberapa pola arsitektur modern.
Ciri-ciri:
- Memiliki 4 sisi.
- Hanya ada satu pasang sisi sejajar.
- Bisa berbentuk siku-siku, sama kaki, atau sembarang.
Rumus:
- Luas = ½ × (jumlah sisi sejajar) × tinggi
- Keliling = jumlah semua sisi
8. Lingkaran

Lingkaran adalah bangun datar yang terbentuk dari kumpulan semua titik pada bidang datar yang berjarak sama terhadap satu titik pusat. Lingkaran tidak memiliki sisi lurus maupun sudut, sehingga berbeda dari bangun datar lainnya.
Bentuk lingkaran banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti roda, piring, jam dinding, hingga koin.
Ciri-ciri:
- Tidak memiliki sisi dan sudut.
- Memiliki jari-jari (r) dan diameter (d).
- Memiliki satu titik pusat.
Rumus:
- Keliling = 2 × π × r
- Luas = π × r²
Untuk kamu: 50 Istilah Matematika Bahasa Inggris, Cari Tahu Artinya
Selanjutnya nama-nama bangun datar akan Lister rangkum dalam tabel berikut ya!
| Nama Bangun Datar | Rumus Luas Bangun Datar | Rumus Keliling |
|---|---|---|
| Persegi | L = sisi × sisi | K = 4 × sisi |
| Persegi Panjang | L = panjang × lebar | K = 2 × (panjang + lebar) |
| Segitiga | L = ½ × alas × tinggi | K = sisi1 + sisi2 + sisi3 |
| Jajar Genjang | L = alas × tinggi | K = 2 × (alas + sisi miring) |
| Belah Ketupat | L = ½ × d1 × d2 | K = 4 × sisi |
| Layang-layang | L = ½ × d1 × d2 | K = 2 × (sisi panjang + sisi pendek) |
| Trapesium | L = ½ × (jumlah sisi sejajar) × tinggi | K = sisi1 + sisi2 + sisi3 + sisi4 |
| Lingkaran | L = π × r² | K = 2 × π × r |
| Segi Lima | L = (¼) × √(5(5+2√5)) × s² | K = 5 × sisi |
| Segi Enam (Heksagon) | L = (3√3/2) × s² | K = 6 × sisi |
Seru banget ya belajar macam macam bangun datar, kita jadi lebih mudah menerapkan dalam perhitungan sehari-hari, baik di sekolah maupun dalam kehidupan nyata.
Semoga penjelasan ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu tentang dunia bangun datar!
Ingin Beri Les Terbaik untuk Anak? Ikuti Kelas for Kids di Lister!
Ingin memberikan les terbaik untuk buah hati? Yuk, daftarkan anak Anda di kelas For Kids di Lister!
Di sini, anak-anak bisa belajar bahasa asing dengan cara yang seru, interaktif, dan sesuai usia.
Ada berbagai pilihan, mulai dari kelas English for Kids, kelas Mandarin for Kids, kelas Korea for Kids hingga bahasa asing lain yang bisa menambah keterampilan mereka sejak dini.
Kelas dilakukan secara online dengan jam belajar yang fleksibel bersama tutor terbaik. Selain itu materi juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan belajar anak.
Silahkan konsultasikan kebutuhan belajarmu melalui Whatsapp Lister!
Sumber gambar sampul: freepik



