
Untuk menjawab soal TOEFL iBT Write an Email, pahami siapa penerimanya, tentukan tujuan pesan, lalu jawab seluruh instruksi menggunakan bahasa yang sesuai. Email tidak cukup hanya sopan: penerima juga harus memahami situasinya dan mengetahui respons yang kamu harapkan.
Misalnya, kamu diminta menjelaskan benturan jadwal, mengusulkan waktu pengganti, dan menyebutkan dokumen yang akan dikirim. Jawaban yang hanya berbunyi “Saya tidak bisa hadir, mohon dijadwalkan ulang” belum menyelesaikan seluruh tugas.
Berikut tiga contoh soal TOEFL iBT Write an Email beserta jawaban dan pembahasannya. Gunakan contoh ini untuk mempelajari cara mengembangkan isi, bukan menghafalkan satu template untuk semua situasi.
Apa yang Diminta dalam TOEFL iBT Write an Email?
Write an Email merupakan salah satu jenis tugas Writing TOEFL iBT, bersama Build a Sentence dan Write for an Academic Discussion. Kamu menulis email untuk tujuan tertentu dalam situasi akademik atau sosial, seperti meminta sesuatu, memberikan informasi, atau mengusulkan solusi. ETS
Rubrik ETS memperhatikan pengembangan isi yang mendukung tujuan komunikasi, variasi dan ketepatan bahasa, serta penggunaan konvensi sosial yang sesuai. Kesopanan, tingkat formalitas, susunan informasi, dan cara menyampaikan permintaan termasuk di dalamnya. ETS
Karena itu, sebelum mengetik, tanyakan: “Apa yang harus diketahui atau dilakukan penerima setelah membaca email ini?” Gunakan jawabannya untuk menentukan informasi yang perlu ditulis.
3 Contoh Soal TOEFL iBT Write an Email
Seluruh soal, nama, situasi, dan jawaban berikut merupakan latihan orisinal. Materi ini bukan soal resmi atau bocoran TOEFL. Contoh jawaban juga tidak memiliki skor resmi ETS.
Cobalah menulis jawaban sendiri sebelum membaca modelnya. Setelah selesai, bandingkan pemenuhan instruksi, bukan sekadar kesamaan kalimat.
Contoh 1: Meminta Perubahan Jadwal Pertemuan
Soal latihan:
You have a meeting with your academic adviser on Thursday at 10 a.m. to discuss your research proposal. A required laboratory session has been moved to the same time.
Write an email to Dr. Morgan. Explain the scheduling conflict, propose two alternative meeting times, and say what you will send before the meeting.
Contoh jawaban:
Dear Dr. Morgan,
I am writing to ask whether we could reschedule our meeting about my research proposal, currently arranged for Thursday at 10 a.m. My department has moved a compulsory laboratory session to that time, so I will not be able to attend.
Would Friday at 2 p.m. or Monday at 11 a.m. be convenient for you? I can adjust to another time if neither option works.
Before our meeting, I will send you my revised research question and a one-page outline so that you can see the changes I have made. I apologize for the inconvenience and appreciate your flexibility.
Best regards,
Nadia
Pembahasan:
Jawaban ini menyelesaikan tiga tuntutan soal. Paragraf pertama menjelaskan benturan jadwal, paragraf kedua menawarkan dua waktu pengganti, dan paragraf ketiga menyebutkan bahan yang akan dikirim.
Perhatikan bahwa penulis tidak hanya mengatakan “I am busy.” Ia menjelaskan kegiatan yang bertabrakan dengan pertemuan sehingga permintaannya memiliki konteks.
Dua alternatif waktu juga membantu penerima memberikan jawaban yang konkret. Kalimat “I can adjust to another time…” menunjukkan bahwa penulis tidak memaksakan jadwalnya.
Kesalahan yang perlu dihindari adalah menghabiskan sebagian besar email untuk meminta maaf, tetapi melupakan dokumen sebelum pertemuan. Sapaan dan penutup yang baik tidak menggantikan informasi wajib.
Contoh 2: Melaporkan Masalah Pemesanan Ruangan
Soal latihan:
You reserved a room for six students to practise a presentation on Wednesday. The confirmation email lists a room with only two seats.
Write an email to the library staff. Explain the reservation problem, describe why the room is unsuitable, and suggest an alternative arrangement.
Contoh jawaban:
Dear Library Team,
I am contacting you about my study-room booking for Wednesday from 3 to 5 p.m. I requested space for six students, but the confirmation lists Room 12, which has only two seats.
Our group needs to rehearse a presentation together, and we will also be reviewing slides on a laptop. The assigned room will not allow everyone to take part in the rehearsal.
Could you move our booking to a room with at least six seats? If none is available at that time, we could meet between 10 a.m. and noon instead. Please let me know which option is possible.
Thank you for your help.
Best regards,
Rafi
Pembahasan:
Email ini membedakan masalah, dampak, dan solusi. Masalahnya adalah ketidaksesuaian kapasitas ruangan. Dampaknya, seluruh anggota tidak dapat mengikuti latihan bersama. Solusinya berupa ruangan lebih besar atau perubahan waktu.
Bandingkan dengan kalimat “The room is bad.” Pernyataan itu menunjukkan ketidakpuasan, tetapi tidak membantu petugas memahami kebutuhan kelompok.
Contoh jawaban juga tidak menganggap ruangan pengganti pasti tersedia. Penulis meminta petugas mengonfirmasi kemungkinan pengaturan yang ditawarkan.
Saat berlatih, tambahkan detail yang membantu penerima memahami situasi, tetapi jangan bertentangan dengan soal. Dalam contoh ini, mengusulkan dua sesi terpisah kurang sesuai dengan kebutuhan kelompok untuk berlatih presentasi bersama.
Contoh 3: Mengundang Teman ke Pameran
Soal latihan:
Your photography club is holding a student exhibition. Your friend Alex enjoys street photography but has never attended a club event.
Write an email inviting Alex. Give the event details, explain why Alex might enjoy it, and ask Alex to confirm whether they can attend.
Contoh jawaban:
Hi Alex,
Our photography club is holding a student exhibition this Saturday from 1 to 4 p.m. at the campus arts center, and I’d love you to come. I’ll be there from the start, so we could explore the exhibition together.
I think you’d especially enjoy the street-photography section because you’ve been experimenting with photos of everyday life. Some of the photographers will also be available to discuss how they chose their subjects.
Are you free to join me? Please let me know by Friday evening so we can arrange where to meet. It would be great to hear what you think of the photos.
Best,
Maya
Pembahasan:
Detail acara mencakup waktu dan tempat. Alasan undangan dihubungkan dengan minat Alex, bukan hanya pernyataan umum bahwa acaranya menarik. Bagian akhir meminta konfirmasi dengan jelas.
Dibandingkan email kepada dosen, contoh ini menggunakan bahasa yang lebih akrab, seperti “I’d love you to come.” Namun, isi pesan tetap lengkap dan mudah diikuti.
Coba ubah penerimanya menjadi dosen pembina klub. Beberapa informasi acara mungkin tetap sama, tetapi sapaan, alasan undangan, dan cara menyampaikan permintaan perlu disesuaikan. Latihan ini membantu kamu memahami mengapa satu jawaban hafalan tidak selalu cocok.
Cara Menyusun Jawaban tanpa Bergantung pada Template
Petakan penerima, tujuan, dan instruksi
Sebelum menulis, ringkas tugas dalam beberapa kata. Untuk contoh pertama, catat “dosen—ubah jadwal—konflik, dua alternatif, dokumen”.
Catatan tersebut bukan bagian dari jawaban. Gunakan sebagai pengingat agar kamu tidak melewatkan poin ketika mulai mengembangkan kalimat.
Perhatikan kata kerja dalam instruksi. Explain, describe, suggest, dan ask meminta tindakan komunikasi yang berbeda. Menyebutkan masalah belum tentu sama dengan menjelaskan dampaknya.
Susun isi berdasarkan kebutuhan penerima
Sebagai kerangka latihan, kamu dapat menggunakan urutan salam, tujuan, penjelasan, tindak lanjut, dan penutup. Urutan ini bersifat fleksibel, bukan jumlah paragraf wajib.
Untuk email permintaan, sampaikan kebutuhanmu cukup awal. Untuk undangan, pastikan waktu dan tempat mudah ditemukan. Jangan membuat penerima membaca penjelasan panjang sebelum mengetahui mengapa kamu menghubunginya.
Pada tahap revisi, hapus kalimat yang hanya mengulang informasi tanpa menambahkan kejelasan.
Pilih ungkapan yang sesuai konteks
Mulailah dari kalimat yang mampu kamu gunakan dengan benar. Kamu tidak perlu memaksakan ungkapan rumit ketika permintaan sederhana sudah menyampaikan maksud.
Untuk memperluas pilihan sapaan, permintaan, dan penutup, baca panduan menulis email profesional dalam bahasa Inggris. Pilih ungkapan yang relevan, bukan menyalin seluruh format email bisnis ke setiap soal.
Misalnya, pembukaan yang sangat formal dapat terasa tidak sesuai untuk undangan kepada teman dekat. Sebaliknya, bahasa percakapan yang terlalu santai belum tentu cocok untuk permintaan kepada dosen.
Strategi Mengatur Waktu Menulis Email
Materi resmi ETS menyebutkan bahwa peserta memiliki tujuh menit secara keseluruhan untuk membaca dan merespons tugas Write an Email. Jadi, waktu tersebut bukan tujuh menit mengetik ditambah waktu persiapan terpisah. ETS
Gunakan pembagian berikut sebagai contoh latihan, bukan alokasi wajib dari ETS.
| Waktu | Fokus |
|---|---|
| 1 menit pertama | Baca situasi, tentukan penerima, dan petakan instruksi. |
| 5 menit berikutnya | Tulis email dengan isi yang menjawab seluruh tugas. |
| 1 menit terakhir | Periksa kelengkapan, kesesuaian bahasa, dan kesalahan pengetikan. |
Apabila belum terbiasa, mulailah tanpa batas waktu untuk memahami struktur tugas. Setelah itu, gunakan timer dan catat tahap yang paling banyak menghabiskan waktu.
Jangan menambah panjang email hanya agar terlihat lebih lengkap. Tambahkan penjelasan ketika diperlukan untuk menyelesaikan instruksi atau memperjelas maksud.
Evaluasi Isi dan Bahasa secara Terpisah
Perhatikan jawaban singkat berikut untuk soal pertama:
Dear Dr. Morgan,
I cannot attend our meeting. Please reschedule it. Thank you.
Pesannya dapat dipahami, tetapi belum menjelaskan benturan jadwal, menawarkan dua alternatif, atau menyebutkan dokumen yang akan dikirim.
Memperbaiki grammar saja tidak akan menyelesaikan kekurangan tersebut. Kamu perlu kembali ke instruksi dan menambahkan informasi yang belum tersedia.
Setelah seluruh tugas terjawab, periksa bahasa. Pastikan subjek dan kata kerja jelas, waktu kegiatan konsisten, serta kata ganti tidak membingungkan. Pada contoh perpustakaan, misalnya, bedakan ruangan yang sudah ditetapkan dari ruangan pengganti yang masih diminta.
Simpan versi awal dan revisi. Catat satu perbaikan spesifik, seperti “menambahkan alasan perubahan jadwal” atau “mengubah perintah menjadi permintaan”. Catatan semacam ini lebih berguna daripada sekadar menulis “perlu meningkatkan Writing”.
Pada sesi berikutnya, kerjakan situasi baru dengan kebutuhan serupa. Tujuannya memastikan kamu memahami keterampilan yang dilatih, bukan hanya mengingat jawaban sebelumnya.
FAQ tentang TOEFL iBT Write an Email
Berapa jumlah kata minimal yang harus ditulis?
Dalam contoh instruksi resmi ETS yang dirujuk, tidak dicantumkan batas minimum numerik untuk email. Peserta diminta menulis sebanyak yang dapat diselesaikan dengan kalimat utuh. Jangan menganggap target jumlah kata dari materi latihan sebagai aturan resmi tes. ETS
Apakah semua email harus menggunakan bahasa formal?
Tidak perlu menggunakan tingkat formalitas yang sama untuk semua penerima. Rubrik ETS memperhatikan kesesuaian konvensi sosial, termasuk kesopanan dan tingkat formalitas. Sesuaikan bahasa dengan hubungan serta situasi yang diberikan. ETS
Apakah boleh memakai kerangka jawaban yang sama?
Untuk latihan, gunakan kerangka agar isi teratur. Namun, sesuaikan tujuan, penjelasan, dan tindak lanjut dengan soal baru. Jangan mempertahankan kalimat hanya karena sudah dihafal apabila tidak membantu menjawab instruksi.
Apakah tersedia pemeriksa ejaan otomatis?
Materi resmi ETS menyatakan tidak ada fungsi spell-check untuk respons pada bagian Writing. Biasakan latihan tanpa koreksi otomatis dan sisakan waktu untuk memeriksa ejaan, tanda baca, serta bentuk kata. ETS
Perbaiki Writing TOEFL iBT melalui Feedback yang Spesifik
Setelah mencoba ketiga latihan, pilih satu jawaban yang masih sulit kamu evaluasi sendiri. Simpan soal, tulisan awal, dan revisinya agar pembahasan dapat berfokus pada masalah nyata.
Program TOEFL iBT Lister menyediakan feedback personal untuk Writing dan Speaking, strategi untuk empat keterampilan, serta simulasi dan evaluasi belajar. Lister.co.id
Pelajari kelas persiapan TOEFL iBT di Lister untuk mendiskusikan kebutuhan belajarmu. Bawa contoh tulisan dan target tes agar kamu dapat menentukan prioritas, baik dalam pemenuhan instruksi, pengembangan isi, ketepatan bahasa, maupun pengaturan waktu.



