Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Cek Struktur Academic Writing yang Baik dan Benar

Academic writing

Academic writing selalu identik dengan skripsi/thesis/disertasi? Bagaimana struktur academic writing yang baik dan benar?

Mungkin ada banyak pertanyaan yang muncul setiap kali mendengar istilah academic writing. Betul?

blogpost inggris beasiswa

Sebenarnya jika membahas struktur academic writing ini, struktur sudah menjadi fitur penting dari penulisan akademik. Teks yang terstruktur dengan baik akan memungkinkan pembaca mengikuti argumen dan menavigasi teks. Sehingga, apabila kamu sedang mendapat tugas academic writing, banyak membaca referensi academic writing adalah wajib!

Namun, untuk lebih jelas dan terarah, kamu juga mesti gabung di Kelas Academic Writing Lister agar belajar langsung dengan pengajar yang berpengalaman,

Lalu, seberapa penting belajar academic writing?

Nah, dalam penulisan akademik ini, struktur yang jelas dan aliran logis sangat penting untuk mendapat teks yang kohesif. Selain itu, di banyak universitas, mereka menggunakan academic writing sebagai tugas akhir, penggunaan struktur yang benar adalah bagian dari penilaian akhir.

Struktur Academic Writing

Penulisan akademik yang baik terstruktur dengan jelas. Sehingga, Academic writing harus memiliki bagian awal, tengah dan akhir. Dalam esai, laporan, disertasi dan presentasi, bagian-bagian ini meliputi:

  • Introduction : Memberikan latar belakang topik, menguraikan isi makalah – tujuannya (misalnya ‘This paper will examine …’), berikan kutipan relevan yang kuat, tentukan istilah kunci.
  • Main body : Di sinilah kamu memberikan argumen utama kamu, memberi bukti atau menggambarkan penelitian dan temuan.
  • Conclussion : Meringkas poin-poin utama yang diberikan dalam esai, menjelaskan bagaimana mereka terhubung dan berhubungan, dan menunjukkan bagaimana kamu telah menjawab pertanyaan/hipotesa.