fbpx
Kursus Bahasa Inggris
Category Inggris
contoh berita dalam bahasa Inggris

Kursus Academic English – Meskipun membuat news script atau naskah berita tidak semudah membuat teks lainnya dalam bahasa Inggris, bukan berarti mustahil dipelajari.

Untuk membuat teks berita bahasa Inggris, kamu bisa memilih topik yang up to date, lalu perhatikan konsep 5W + 1H dalam membuat naskahnya. Dengan begitu, naskah berita yang kamu buat akan lengkap dan enak dibaca.

Sebagai gambaran, simak contoh teks berita bahasa Inggris singkat berikut ini.

Contoh Berita Bahasa Inggris Singkat

Berikut contoh berita bahasa Inggris beserta artinya.

World Cup 2022: Cristiano Ronaldo says row with Manchester United will not ‘shake’ Portugal

cristiano ronaldo

Cristiano Ronaldo says he will “speak when he wants” and his row with Manchester United will not “shake” his Portugal team at the World Cup.

United are exploring their legal options as they look to end Ronaldo’s time at the club following his critical interview with TalkTV.

Ronaldo, 37, said he felt “betrayed by the club” and stated he had “no respect” for manager Erik ten Hag.

“In my life, the best timing is always my timing,” Ronaldo said on Monday.

Making a surprise appearance at a news conference, the Portugal captain said: “I don’t have to think about what other people think. I speak when I want. The players know me really well for many years and know the type of person I am.

“It’s an ambitious group that is hungry and focused. So I’m sure it [the interview] won’t shake the changing room’s concentration and focus.”

Five-time Ballon d’Or winner Ronaldo will lead Portugal into their opening Group H game against Ghana on Thursday.

He has just over seven months remaining on his £500,000-a-week contract at Old Trafford but United could terminate the forward’s contract, which would leave him free to sign for another club when the transfer window opens in January.

He has not played because of an unspecified illness since he captained United in their 3-1 defeat at Aston Villa on 6 November, but he says he feels in shape for what will be his fifth World Cup.

“I’m feeling great, I’m recovered and I’m training well and ready to start the World Cup in the best way possible,” said Ronaldo.

“I feel that this Portugal squad has amazing potential. I think we can win for sure, but we need to focus on the next game. So, it’s focusing in Ghana, get a win and go from there.

“We will see in the end who the best team is, but I believe Portugal is the best team in this World Cup. But we need to show it on the pitch.” – BBC

Terjemahan

Cristiano Ronaldo menyebutkan ia akan “angkat bicara ketika ia mau” dan konfliknya dengan Manchester United tidak akan menggoyahkan tim Portugal pada Piala Dunia.

United tengah mempertimbangkan beberapa pilihan jalur hukum setelah mereka memutuskan untuk mengakhiri kontrak Ronaldo, setelah wawancaranya yang bersifat mengkritik dengan TalkTV.

Ronaldo, 37, mengaku dirinya merasa “dikhianati” dan menyatakan “tak respek” ke Manajer Erik ten Hag.

“Dalam hidupku, waktu terbaik adalah waktu yang kutentukan sendiri,” kata Ronaldo pada Senin.

Setelah penampilannya yang mengejutkan pada acara berita tersebut, kapten tim Portugal itu mengatakan, “Aku tidak harus memikirkan apa yang orang lain pikirkan. Aku akan bicara jika aku mau. Anggota tim lainnya mengenalku dengan baik selama bertahun-tahun dan tahu aku orang yang seperti apa.”

“Kelompok ambisius itu yang lapar dan terfokus. Aku yakin (wawancara tersebut) tidak akan menggoyahkan konsentrasi dan fokus kami.”

Penerima penghargaan Ballon d’Or sebanyak lima kali tersebut akan memimpin Portugal pada pertandingan pembuka Grup H melawan Ghana pada Kamis.

Ia memiliki sisa tujuh bulan kontrak senilai £500.000 per minggu di Old Trafford, tetapi United dapat mengakhiri kontrak pemain tersebut, yang membuatnya bebas dapat menandatangani kontrak dengan klub lain saat bursa transfer dibuka pada Januari.

Ia sedang tidak bermain akibat penyakit yang tidak disampaikan terbuka sejak memimpin United memenangkan pertandingan melawan Aston Villa dengan skor 3-1 pada 6 November, tetapi ia merasa siap menghadapi Piala Dunia untuk kelima kalinya.

“Aku merasa sehat, aku sudah sembuh dan berlatih dengan baik dan siap menghadapi Piala Dunia sebaik mungkin,” kata Ronaldo.

“Aku merasa tim Portugal memiliki potensi luar biasa. Aku yakin kami dapat menang, tetapi kami harus fokus pada pertandingan berikutnya. Jadi, fokus pada Ghana, menang, dan berlanjut.”

“Kita akan melihat pada akhirnya tim mana yang terbaik, tetapi aku yakin Portugal adalah tim terbaik di Piala Dunia. Namun kami harus menunjukkannya di lapangan.”

Jika kamu ingin mencoba menulis berita bahasa Inggris, kamu dapat berangkat dari rumus 5W + 1H. Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel Belajar Menulis? Wajib Paham Rumus 5W + 1H Bahasa Inggris.

Indonesia earthquake: Many schoolchildren killed in building collapses

cianjur earthquake

Many of those killed and injured in a major earthquake on the Indonesian island of Java were children who were at school when it hit, rescuers say.

Aprizal Mulyadi, 14, said he was trapped after “the room collapsed and my legs were buried under the rubble”.

He said he was pulled to safety by his friend Zulfikar, who then later died after himself becoming trapped.

The local administration in Cianjur says the death toll has risen to 252 people. 

Earlier on Tuesday Indonesia’s national disaster response agency, the BNPB, put confirmed deaths at 103 with 31 people missing – but warned this number was likely to rise.

The 5.6 magnitude quake struck a mountainous region on Monday, causing landslides that buried entire villages near the West Java town of Cianjur.

Victims were crushed or trapped after walls and roofs caved in. “It all happened so fast,” Aprizal told AFP news agency. 

A representative of the National Search and Rescue Agency also confirmed that many of the dead were young people.

“Most of the casualties are children because at 1pm, they were still at school,” said Henri Alfiandi. – BBC

Terjemahan

Banyak korban jiwa dan luka-luka akibat gempa di Pulau Jawa, Indonesia adalah anak-anak yang sedang berada di sekolah saat musibah tersebut terjadi, menurut tim penyelamat.

Aprizal Mulyadi, 14, menyebutkan dirinya terjebak setelah “ruangan runtuh dan kaki saya tertimpa puing-puing”.

Ia mengatakan kemudian ia diselamatkan oleh temannya, Zulfikar, yang kemudian meninggal dunia setelah terperangkap.

Pemerintah Cianjur mengatakan jumlah korban jiwa menjadi 252 orang.

Sebelumnya pada Selasa, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia mengkonfirmasi jumlah korban jiwa yaitu 103 dan sebanyak 31 orang hilang, tetapi jumlah ini kemungkinan akan bertambah.

Gempa dengan 5,6 magnitudo melanda kawasan yang berbukit tersebut pada hari Senin, mengakibatkan tanah longsor yang menimbun seluruh desa di dekat Cianjur, Jawa Barat.

Para korban tertimpa atau terjebak setelah bangunan runtuh. “Kejadiannya sangat cepat,” kata Aprizal kepada kantor berita AFP.

Pihak Tim SAR Nasional juga mengkonfirmasi banyak korban jiwa yang merupakan orang muda.

“Kebanyakan korban adalah anak-anak, karena pada pukul 13.00 mereka masih berada di sekolah,” kata Henri Alfiandi.

University of Bristol failed to make allowances for student with severe anxiety, court told

 berita bahasa inggris

The University of Bristol failed to make “reasonable” allowances for a student with severe social anxiety and fear of public presentations that contributed to her depression and subsequent suicide, a county court has been told.

The allegation came on the first day of a case against the university brought by the parents of Natasha Abrahart, a 20-year-old physics undergraduate who was found dead at her flat in 2018, a day before she was to take part in a presentation to staff and students.

Robert and Margaret Abrahart are suing Bristol under the Equalities Act for not taking reasonable care of their daughter’s “wellbeing, health and safety”, arguing that the university did not do enough to help despite staff knowing that Abrahart suffered from mental disabilities and was struggling with her studies.

The parents say their daughter was a victim of discrimination as a disabled student.

The court heard that Abrahart experienced great difficulty in meeting new or unfamiliar people, with a friend, Rajan Palan, recounting that her feelings of loneliness at Bristol were “exacerbated” by her shyness making her unable to talk to people outside of a close circle.

On the first day of the hearing, attention was focused on the assessments used in Abrahart’s physics course, including a laboratory conference where Abrahart was expected to take part in presentations to about 50 people in a large lecture theatre.

Jamie Burton QC, for the claimants, said there were “several reasonable adjustments” that the university could have allowed Abrahart, including replacing oral assessment with written assessment or examination of Abrahart’s laboratory notebooks, or providing her with written questions in advance.

For the conference, Burton told the court that the university could have held it without other students present, or moved it to a smaller venue than the 329-seat lecture hall used.

Burton noted that Abrahart’s parents were not alleging that members of staff breached their duty of care to their daughter, and recognised that many had tried to help her.

In its formal response, the university said that both academic and non-academic staff tried to engage with Abrahart over alternative assessments. But it also argued that it was not reasonable to remove the use of oral assessments because it would have “compromised” Abrahart’s education.

Burton told the court that there was a significant deterioration in Abrahart’s mental health in the months before her death, with Abrahart carrying out internet searches on subjects including “Why do I hate people?” and “Why do I find people scary?”.

Margaret Abrahart, under examination, said her daughter had not told her of her fears over the assessments or presentations. “I knew something was upsetting her hugely,” she said. “If I questioned her I knew it was going to be very stressful.”

An inquest in 2019 ruled that Abrahart killed herself partly as a result of a “gross failure” to provide care by Avon and Wiltshire Mental Health Partnership Trust, which “significantly underestimated” her condition. Abrahart was one of 11 University of Bristol students to kill themselves between 2016 and 2018.

The hearing at the Bristol civil justice center continues for another six days, with a judgment reserved for a later date. – The Guardian

Terjemahan

Universitas Bristol gagal menyediakan tunjangan yang memadai bagi seorang mahasiswa yang menderita kecemasan sosial akut dan ketakutan tampil di depan umum, yang mengakibatkan depresi dan disusul dengan bunuh diri, seperti yang disampaikan pengadilan daerah.

Dugaan tersebut muncul pada hari pertama gugatan terhadap universitas diajukan orang tua Natasha Abrahart, seorang mahasiswa S-1 jurusan Fisika berusia 20 tahun, yang ditemukan meninggal dunia di apartemennya pada 2018, sehari sebelum ia menyampaikan presentasi di hadapan staf dan mahasiswa.

Roger dan Margaret Abrahart menggugat Universitas Bristol berdasarkan Undang-Undang Kesetaraan karena tidak memperhatikan “kesejahteraan, kesehatan, dan keamanan” putri mereka, menyatakan universitas tidak membantu, meskipun para staf mengetahui Abrahart menderita disabilitas mental dan kesulitan dalam studinya.

Kedua orang tua tersebut mengatakan putri mereka adalah korban dari diskriminasi terhadap mahasiswa dengan disabilitas.

Pengadilan mendengar bahwa Abrahart mengalami kesulitan besar saat bertemu orang baru atau yang kurang dikenal baik. Seorang teman, Rajan Palan, menceritakan rasa kesepian Abrahart di Bristol diperparah dengan sifat pemalu, yang membuatnya tidak kesulitan berkomunikasi dengan orang di luar lingkaran terdekatnya.

Pada hari sidang pertama, perhatian difokuskan pada sistem penilaian yang digunakan pada kuliah Abrahart, termasuk konferensi laboratorium di mana Abrahart diharapkan berpartisipasi dalam presentasi di hadapan 50 orang di ruang kuliah besar.

Jamie Burton QC, sebagai penggugat, menyebutkan universitas sebetulnya dapat menyetujui “beberapa penyesuaian yang masuk akal” bagi Abrahart, termasuk mengganti penilaian lisan menjadi penilaian tertulis, pemeriksaan buku catatan laboratorium, atau memberikan pertanyaan tertulis sebelumnya.

Terkait konferensi tersebut, Burton menyampaikan di pengadilan bahwa universitas sebetulnya dapat menyelenggarakan tanpa kehadiran mahasiswa lainnya, atau menggunakan ruangan yang lebih kecil daripada aula berkapasitas 329 kursi tersebut.

Burton mencatat bahwa orang tua Abrahart tidak menuduh para staf melanggar kewajiban memperhatikan putri mereka dan mengakui banyak orang telah mencoba membantunya.

Dalam tanggapan formal, pihak universitas menyatakan baik staf akademik maupun non-akademik mencoba berkomunikasi dengan Abrahart terkait penilaian alternatif. Namun pihak universitas berpendapat tidak masuk akal menghapus penilaian lisan karena akan “mengorbankan” pendidikan Abrahart.

Burton menyampaikan kepada pengadilan bahwa ada penurunan yang signifikan dalam kesehatan mental Abrahart pada beberapa bulan sebelum kematiannya, termasuk Abrahart melakukan pencarian di internet tentang topik-topik seperti “Mengapa aku membenci orang?” dan “Mengapa aku menganggap orang menakutkan?”.

Margaret Abrahart, dalam pemeriksaan, mengatakan putrinya tidak pernah memberitahu tentang ketakutannya terhadap penilaian atau presentasi. “Saya tahu ada sesuatu yang membuatnya sangat resah,” katanya, “Jika saya bertanya kepadanya, saya tahu hal itu akan membuatnya sangat stres.”

Dalam sebuah pemeriksaan pada 2019, ditetapkan bahwa Abrahart mengakhiri hidupnya sebagai akibat dari “kegagalan besar” menyediakan perawatan oleh Avon and Wiltshire Mental Health Partnership Trust, yang “sangat meremehkan” kondisinya. Abrahart adalah salah satu dari 11 mahasiswa Universitas Bristol yang bunuh diri antara tahun 2016 sampai 2018.

Sidang di pusat peradilan sipil Bristol berlanjut selama enam hari ke depan, dengan putusan akan disampaikan setelahnya.

Tokyo Disneyland reopens after quake

berita bahasa inggris

It’s billed as “the happiest place on Earth.” And Friday, Disneyland’s Tokyo theme park reopened in hopes of bringing some of that missing happiness back to the Japanese people.

The park has been closed since the March 11 earthquake that devastated northern Japan and the electricity shortage that followed. Disney fans lined up as early as 6:30 a.m., an hour and a half before Friday’s reopening, hoping to be the first into the park.

Mickey and Minnie Mouse, Goofy, and a host of other Disney characters surprised visitors as the gates opened at 8 a.m. A sort of Disney hysteria swept over the crowd as Mickey danced in front of visitors minutes before the official opening of the park.

“We were so excited, we were almost crying,” Tokyo Disneyland visitor Mika Hasegawa said.

The re-opening comes at a critical time for Japan, as the country struggles to regain some semblance of normalcy after the earthquake and tsunami that killed 13,500 people in the country’s northeast.

Many Tokyo residents have refrained from excessive celebrations and parties out of respect for the victims. But Disneyland visitor Minako Ootsuka said that while Japanese people should be mindful of the disaster, it’s also important to have a good time and release stress.

Hiroshi Suzuki, public relations manager for Oriental Land Co. — the company that owns Tokyo Disneyland — agreed. He said visitors were so elated when they saw Mickey and the other characters, he wished he could bring that kind of happiness to all people in Japan.

Other visitors to the park said they thought it was important to start getting out and spending money to get the economy running again. Erika Kanehira said she planned on visiting Tokyo Disneyland as often as she could and would also purchase merchandise to help the disaster area recover.

For every guest admitted to the park through May 14, Tokyo Disneyland will donate 300 yen (about $4) to the Japanese Red Cross. The park will also be operating under shortened business hours in order to save power.

Suzuki says the company hopes to get the park up and running on usual business hours as soon as possible. But most visitors are happy to have the park back at all.

Tomomi Takehashi said Disneyland was a place where people can come to laugh and smile — and that may be exactly what the Japanese public needs right now. – CNN

Terjemahan

(Disneyland) disebut sebagai “tempat paling membahagiakan di muka bumi”. Pada Jumat, taman hiburan Disneyland Tokyo buka kembali dengan harapan dapat mengembalikan kebahagiaan yang hilang pada masyarakat Jepang.

Taman hiburan tersebut tutup sejak gempa pada 11 Maret lalu yang melanda Jepang bagian utara dan diikuti dengan putusnya aliran listrik. Para fans Disney mengantre sejak pukul 06.30, satu setengah jam sebelum buka pada hari Jumat, dengan harapan dapat menjadi pengunjung pertama.

Mickey dan Minnie Mouse, Goofy, dan karakter Disney lainnya memberi kejutan para pengunjung saat taman buka pada pukul 08.00. Pengunjung agak heboh saat melihat Mickey berjoget di depan mereka beberapa menit sebelum pembukaan resmi.

“Kami sangat antusias, kami hampir menangis,” kata Mika Hasegawa, salah satu pengunjung Disneyland Tokyo.

Pembukaan kembali tersebut dilangsungkan di tengah masa kritis bagi Jepang, seiring dengan negara itu berupaya mengembalikan keadaan setelah dihantam gempa bumi dan tsunami di timur laut yang menewaskan 13.500 orang.

Banyak penduduk Jepang yang menahan diri dari perayaan dan pesta berlebihan untuk menghormati para korban. Namun pengunjung Disneyland, Minako Ootsuka, mengatakan meskipun orang Jepang harus waspada terhadap bencana, penting juga bersenang-senang dan melepaskan stres.

Hiroshi Suzuki, manajer humas Oriental Land Co., perusahaan pemilik Disneyland Tokyo, setuju. Ia mengatakan para pengunjung sangat gembira saat melihat Mickey dan karakter lainnya. Ia berharap dapat membawa kebahagiaan tersebut bagi seluruh masyarakat Jepang.

Pengunjung lainnya meyakini penting untuk mulai keluar dan membelanjakan uang agar ekonomi berjalan kembali. Erika Kanehira menyebutkan dirinya berencana mengunjungi Disneyland Tokyo sesering mungkin dan membeli merchandise untuk membantu pemulihan bencana.

Untuk setiap pengunjung yang datang sampa 14 Mei, Disneyland Tokyo akan menyumbangkan 300 yen (sekitar $4) kepada Palang Merah Jepang. Taman hiburan tersebut juga akan buka dengan jam operasional yang lebih singkat untuk menghemat daya.

Suzuki mengatakan perusahaan berharap taman hiburan tersebut dapat beroperasi pada jam kerja normal sesegera mungkin. Namun kebanyakan pengunjung sudah cukup senang dengan taman dibuka kembali.

Tomomi Takehashi mengatakan Disneyland adalah tempat di mana orang dapat datang untuk tertawa dan tersenyum — dan mungkin itulah yang dibutuhkan masyarakat Jepang saat ini.

Kidderminster man catches giant goldfish

E789EA8E CC21 4686 894E 90B5E6BB0C18

Now here’s something you don’t see at the fair – a man using two hands to lift a goldfish nearly as big as he is.

Worcestershire angler Andy Hackett landed the orange beast while on a trip to France, in a region worthy of toasting such success – Champagne.

The giant, known as The Carrot, was introduced to Bluewater Lakes there 20 years ago, proving elusive since.

But then came along Mr Hackett and rod; using, you might say, a Carrot and stick approach.

The fish, he explained, was a hybrid of a leather carp and a koi carp and after a 25-minute battle, it was all over. The goldfish that had been a white whale to many was in Mr Hackett’s net.

“You’re gonna need a bigger bowl,” was everyone’s first thought, quickly followed by whether there were scales large enough to weigh scaly Carrot.

But a weigh-in was achieved, with this beauty’s vital statistic being a whopping 30kg (67 pounds).

And yet there was no need for a mountain of potatoes for chips – The Carrot was released back from whence he came to leave another angler with a chance of a fishy tale.

The goldfish commonly kept as pets do not achieve more than a few inches in length, but they are part of the carp family which can reach impressive proportions, with colourful koi sometimes fetching small fortunes from hobbyists. 

Mr Hackett’s run-in with the special breed came during a visit to a fishery on one of his many French trips, and he said while The Carrot was often seen due to his striking hue, he was harder to land.

“With normal fish,” Mr Hackett explained, “you struggle to see them if they’re just under the surface, but The Carrot is obviously bright orange so you can’t miss it.

“[But] it’s a much sought-after fish, not many people have caught it, it’s quite elusive.”

Anglers, however, always have a chance.

“Just like a general big fish, they’re heavy, they’re slow, they plod around,” Mr Hackett said.

Yet anyone fancying a crack themselves may face disappointment – the fishery has a waiting list of at least five years. – BBC

Terjemahan

Ini adalah sesuatu yang bukan kamu lihat di pekan raya — seorang pria dengan kedua tangannya memegang ikan mas hampir sebesar tubuhnya sendiri.

Pemancing asal Worcestershire, Andy Hackett, mendaratkan raksasa oranye tersebut di wilayah yang tepat untuk perayaan, Champagne.

Binatang raksasa itu, disebut dengan nama The Carrot, didatangkan ke Bluewater Lakes di tempat tersebut 20 tahun lalu. Sejak saat itu, ia sulit ditaklukkan.

Kemudian datanglah Hackett dengan pancingnya, dapat dikatakan sebagai pendekatan menggunakan wortel dan tongkat.

Ikan tersebut, menurut penjelasan Hackett, adalah hibrida ikan mas kulit dengan ikan mas koi. Setelah pertarungan selama 25 menit, berakhir sudah. Ikan mas yang menjadi paus putih di tempat tersebut berakhir di jaring Hackett.

“Kamu akan membutuhkan mangkuk yang lebih besar,” demikian pikiran pertama semua orang, setelah bertanya-tanya adakah timbangan yang cukup besar untuk menimbang Carrot yang bersisik itu.

Setelah ditimbang, bobotnya mencapai 30 kilogram (67 pon).

Tidak dibutuhkan segunung kentang untuk membuat keripik. Carrot dilepaskan kembali ke tempat ia berasal untuk memberi kesempatan bagi pemancing lain mendapatkan cerita menarik.

Ikan mas yang biasanya dijadikan hewan peliharaan tidak lebih besar dari beberapa inci, tetapi sebenarnya mereka adalah bagian dari rumpun ikan mas yang dapat tumbuh mencapai ukuran menakjubkan, bersama dengan ikan koi berwarna-warni, dapat menghasilkan sedikit keuntungan bagi pemilik hobi tersebut.

Pertemuan Hackett dengan jenis khusus ini terjadi saat berkunjung ke perikanan dalam salah satu dari banyak kunjungannya ke Prancis. Ia menyebutkan meskipun Carrot sering terlihat karena warnanya yang mencolok, lebih sulit untuk dipancing.

“Ikan pada umumnya,” Hackett menjelaskan, “akan sulit dilihat jika mereka berada di bawah permukaan, tetapi Carrot memiliki warna oranye cerah, sehingga tidak mungkin kamu lewatkan.”

“Meskipun ia adalah ikan yang banyak dicari, tidak banyak orang pernah menangkapnya, ia cukup sulit ditangkap.”

Pemancing, bagaimanapun juga, selalu memiliki kesempatan.

“Seperti ikan berukuran besar pada umumnya, mereka berat, lamban, dan bergerak dengan susah payah,” kata Hackett.

Siapapun yang menginginkan kesempatan tersebut mungkin akan menghadapi kekecewaan, perikanan tersebut memiliki daftar tunggu setidaknya lima tahun.

Kursus Academic English, Langkah Terbaik untuk Studi

Keterampilan Academic English sangat penting agar studi berjalan lancar. Agar bisa menjalankan studi dengan baik, ikuti Kursus Academic English di Lister.

Follow Instagram Lister untuk mengetahui promo menarik dan informasi belajar bahasa asing lainnya.

Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri, bahkan tutor dan kelas pengganti. Selain itu, dapatkan Garansi Skor untuk kelas tertentu.

Gunakan kode promo BLOGLISTER10 untuk mendapatkan diskon 10 persen, minimal pembelian kelas seharga satu jutaan (maksimal diskon Rp500 ribu). Daftar sekarang!

Need Help?