Teks Biografi: Unsur, Generic Structure, dan Contoh

teks biografi

Pernahkah kamu membaca teks yang menceritakan kisah hidup seorang tokoh? Teks semacam itu disebut teks biografi. Biografi (biography) terdiri dari dua kata, yaitu bio yang artinya hidup dan graphia yang artinya tulisan.

Apa saja pengertian, contoh, struktur, dan unsur teks biografi? Berikut penjelasannya.

Apa itu Teks Biografi?

Teks biografi adalah deskripsi terperinci tentang kisah hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Jenis teks ini termasuk teks non-fiksi. Biasanya teks biografi membicarakan kisah hidup orang terkenal, contohnya biografi BJ Habibie.

Apa saja fungsi teks biografi?

  • Untuk mengetahui kisah hidup seseorang, di samping pencapaian yang membuat orang tersebut dikenal.
  • Untuk memberikan informasi dan mengedukasi pembaca.

Unsur-Unsur Teks Biografi

  • Tidak ditulis oleh subjek teks itu sendiri dan selalu ditulis dalam sudut pandang orang ketiga.
  • Ditulis berdasarkan riset.
  • Mendeskripsikan situasi yang dihadapi subjek teks.
  • Menggunakan bahasa yang jelas untuk menarasikan teks.
  • Menggunakan simple past tense, karena peristiwa sudah terjadi di masa lampau.
  • Menggunakan temporal sequence atau temporal conjunction, seperti when, until, later, then, dan lain-lain.
  • Menggunakan action verbs dalam bentuk verb 2.

Generic Structure Teks Biografi

1. Orientation (Introduction)

Merupakan paragraf pembuka, memberikan pembaca latar belakang informasi terkait sosok yang dibicarakan.

2. Events

Bagian ini bercerita tentang kejadian atau peristiwa yang dialami tokoh. Bagian ini harus dituliskan secara runtut.

Peristiwa yang dialami bisa berupa masalah, proses dalam karier, sampai kejadian yang mengantarkannya pada kesuksesan.

3. Re-orientation (Closing)

Bagian ini memuat kesimpulan atau komentar dari penulis. Ceritakan kembali tentang pencapaian yang diraih tokoh tersebut.

unsur teks biografi
Biografi.

Contoh Teks Biografi

Berikut ini contoh teks biografi singkat tentang Albert Einstein.

Albert Einstein was born near the end of the 1800s in Ulf, Germany. He graduated from the University of Zurich in Switzerland at age 26. That was also when he did his famous work in physics. Fourteen years later he won the Nobel Prize for Physics.

For the next ten years he lived in Germany and traveled a lot to talk to other scientists. Then in the early 1930s he had to leave Germany because of Hitler and the Nazi party. He moved to the United States. From that time until his death he lived in Princeton, New Jersey. He died at the age of 74.

Belajar Bahasa Inggris Bersama Lister

Sudah semakin paham teks dalam bahasa Inggris? Agar kamu semakin mahir menulis dan menganalisis teks bahasa Inggris, ikuti Kursus Academic English di Lister. Di sini kamu akan belajar bersama para tutor ahli dan bersertifikat. Kamu juga dapat menentukan jumlah pertemuan sendiri. Daftar sekarang!

Share:

Brigitta Winasis
Brigitta Winasis
A lifetime learner, a magical world wanderer through books and stories. Writing for professional purposes and personal interests.

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts