Belajar Kalimat Tanya 5W +1H Bahasa Jepang, ini Penjelasannya

Tahukah kamu bagaimana mengucapkan kata tanya 5W + 1H dalam bahasa Jepang? Dalam bahasa Inggris, keenam kata tanya tersebut diawali dengan huruf w dan h, sehingga mudah dihapalkan.

Namun di bahasa Jepang sedikit berbeda. Perhatikan penjelasan berikut tentang kalimat tanya bahasa Jepang.

Apa – 何 (nan/nani)

Kata tanya “apa” dalam bahasa Jepang dapat dibaca nan atau nani. Berikut contohnya.

お名前は何ですか。 (Onamae wa nan desu ka.) – Siapa namamu?

何?聞けなった。 (Nani? Kikenatta.) – Apa? Aku tidak bisa mendengarmu.

Kamu juga bisa menggunakan partikel 何 untuk hal lain. Misalnya 何か (nanika) berarti “sesuatu dan 何も (nanimo) berarti “tidak ada”. Kamu juga bisa menggunakan 何でも (nandemo) untuk “apa saja.

Siapa – 誰 (dare)

Untuk menanyakan siapa, kamu bisa menggunakan kata 誰 (dare). Kamu juga bisa hanya menanyakan “誰 (dare)?” untuk menanyakan “Siapa kamu?”. Namun kata-kata ini sangat informal dan tidak sopan.

Berikut ini beberapa cara untuk menggunakannya.

誰ですか。 (Dare desu ka) – Siapa itu?

誰と話していたの? (Dare to hanashite ita no?) – Dengan siapa kamu berbicara?

Kamu juga bisa menggabungkan 誰 (dare) menjadi dengan partikel も, でも, dan か untuk membuat kata-kata baru.

誰も (daremo) – semua orang

誰でも (daredemo) – siapa saja

誰か (dareka) – seseorang

Mengapa

Ada tiga cara untuk menanyakan “mengapa” dalam bahasa Jepang.

Yang pertama adalah どうして (doushite). Ini adalah kata “mengapa” yang paling umum dalam percakapan formal maupun informal untuk berbagai situasi.

なぜ (naze) berarti “mengapa” atau “bagaimana mungkin”. Biasanya kata ini digunakan dalam situasi formal atau dalam penulisan.

なんで (nande) adalah versi yang paling kasual yang digunakan di antara teman atau keluarga. Artinya adalah “mengapa” atau “apa alasannya”.

Berikut contohnya.

どうしてとても眠いですか。 (Doushite totemo nemui desu ka.) – Mengapa kamu mengantuk sekali?

なんでめっちゃ可愛いの. (Nande meccha kawaii no.) – Mengapa sangat imut?

なぜですか。 (Naze desu ka.) – Kenapa itu? (versi sopan)

Kapan – いつ (itsu)

Kata kapan dalam bahasa Jepang adalah いつ (itsu). Kalau kamu menambahkan partikel も menjadi いつも (itsumo) yang berarti “selamanya”.

Kamu juga bisa menggunakan いつでも (itsudemo) yang berarti “kapan saja” dan いつか (itsuka) yang berarti “kadang-kadang”. Berikut contohnya.

誕生日はいつですか。 (Tanjoubi wa itsu desu ka) – Kapan ulang tahunmu?

Di mana – どこ (doko)

Butuh arahan jalan? Maka kamu wajib menguasai kosakata yang satu ini untuk menanyakan letak tempat.

Sama seperti sebelumnya, kata-kata ini dapat berubah arti jika diberi tambahan partikel.

どこも (dokomo) berarti “di mana-mana”, どこでも (dokodemo) berarti “di mana saja”, dan どこか (dokoka) berarti “di suatu tempat”.

Berikut contoh pertanyaan yang menggunakan kata tanya どこ (doko).

駅がどこですか。 (Eki ga doko desu ka) – Di mana stasiun kereta?

Bagaimana – どう (dou)

Kata untuk menanyakan “bagaimana” dalam bahasa Jepang adalah どう (dou).

Untuk mengubahnya menjadi arti lain, kamu cukup menambahkan partikel. どうか (douka) berarti “bagaimanapun”, どうでも (doudemo) yang berarti “apapun yang terjadi”.

Berikut contoh penggunaan どう (dou) dalam kalimat.

どうすればよいですか。 (Dou sureba yoi desu ka) – Bagaimana aku melakukan ini?

Share:

Brigitta Winasis
Brigitta Winasis
A lifetime learner, a magical world wanderer through books and stories. Writing for professional purposes and personal interests.

Social Media

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
Next On

Related Posts