Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Tanda Baca Bahasa Arab: Definisi, Fungsi, Macam, dan Contohnya

bahasa arab tanda baca

Tanda baca yang tepat pada sebuah tulisan akan sangat membantu penulis menyampaikan ide dan pesan tulisan tersebut. Para pembaca tulisan tersebut pun akan sangat terbantu dalam menikmati hidangan yang disajikan oleh para penulis.

Arabic man watching online webinar, sitting in a kitchen with computer, enjoying distance learning. Free Photo

Pengertian Tanda Baca Arab

Pada saat kita membaca sebuah tulisan, baik dibuku atau didalam kitab suci seperti Al Qur’an, pasti kita akan mendapati sebuah tanda – tanda yang tujuannya untuk memudahkan kita dalam memahami sebuah teks dan bacaan. Sebab jika suatu naskah yang ditulis tidak dilengkapi dengan tanda baca, maka kita tentu akan merasa kesulitan untuk membaca apalagi memahami makna dari seuah bacaan tersebut.

Berikut dibawah ini adalah daftar tanda – tanda baca dan terjemahannya ke dalam bahasa Arab adalah :

1Tanda baca عَلَامَةُ التَّرْقِيْمِعَلَامَاتُ التَّرْقِيْمِ

2Titik ( . )النُّقْطَةُ
3Koma ( , )الفَاصِلَةُ
4Tanda kurung ( (..) )القَوْسَانِ
5Tanda petik ( “.” )عَلَامَتَا التَّنْصِيْصِ
6Tanda seru ( ! )عَلَامَةُ التَّعَجُّبِ
7Tanda tanya ( ? )عَلَامَةُ الاِسْتِفْهَامِ
8Tanda hubung (.. .-… )الشَّرْطَةُ
9Titik dua ( : )النُّقْطَتَانِ
10Titik koma ( ; )الفَاصِلَةُ المَنْقُوْطَةُ
11Tanda elipsis ( … )عَلَامَةُ الحَذْفِ
12Garis miring ( / )خَطٌّ مَائِلٌ
13Tanda kurung siku ( [..] )القَوْسَانِ الحَاصِرَتَانِ

Pelajari juga sejarah tulisan Arab di sini.

Fungsi Tanda Baca Arab

Tanda titik:

Berdiri atau ditulis di akhir kalimat selain seruan atau pernyataan. Di belakang angka atau huruf dalam diagram, daftar, dan juga ikhtisar. Untuk tanda hubung dalam jam, menit, dan detik yang menggambarkan waktu. Sebagai pemisah ribuan atau kelipatannya.

Tanda koma:

Menjadi pemisah kalimat setara dengan kalimat berikutnya yang sesuai. Dapat digunakan antara unsur untuk merinci atau nomor Untuk memisahkan kalimat dari klausa utama ketika klausa datang sebelum klausa utama.

Tanda kurung :

Digunakan untuk menambah keterangan atau penjelasan tambahan, menambah keterangan atau penjelasan yang bukan merupakan bagian dari topik, menambah angka atau huruf yang menunjukkan urutan penjelasan, serta menambah huruf atau kata yang keberadaannya dalam teks dapat dihilangkan.

Tanda seru:

Berfungsi sebagai penanda di akhir set instruksi, di akhir kalimat atau pernyataan yang menyampaikan citra ketulusan, ketidakpercayaan, keheranan, dan rasa emosi yang kuat.

Tanda tanya:

Tanda tanya ini digunakan sebagai penanda diakhir kalimat pada kalimat tanya atau pertanyaan.

Tanda hubung:

Ini digunakan untuk menghubungkan suku kata sederhana atau kata-kata yang suku kata dipisahkan oleh baris baru.

Tanda titik dua:

Digunakan untuk setelah kata atau ungkatan yang membutuhkan pemberian.

Tanda titik koma:

pemisah pada bagian kalimat yang sejenis dan setara serta sebagai tanda pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat setara dalam kalimat majemuk.

Tanda Elipsis:

Sebagai penanda kalimat atau dialog yang terputus-putus dan untuk memberikan petunjuk bahwa dalam suatu kalimat atau naskah terdapat bagian yang dihilangkan.

Macam-Macam Tanda Baca Arab

Beberapa tanda baca Arab:

Tanda Baca الٟانلت/ /Al-Fâsilatu/
Al-Fâsilatu adalah sebuah tanda baca yang menggunakan lambang (،), biasa digunakan untuk berhenti sebentar dalam ucapan atau bacaan. Pembicara atau pembaca berhenti sangat sebentar ketika berucap atau membaca bahkan dianjurkan tanpa bernafas.

Tanda Baca تَى٣اإلاى الٟانلت/ (Al-Fâsilatu al-Manqûtatu/)

Tanda baca [تَى٣اإلاى الٟانلت/ [Al-Fâsilatu al-Manqûtatu/ adalah sebuah tanda baca yang menggunakan lambang (؛ ,(biasa digunakan untuk berhenti dalam ucapan atau bacaan. Pembicara atau pembaca berhenti ketika berucap atau membaca dan dibolehkan ketika berhenti sambil bernafas.

Tanda Baca (تُ٣الى/ [Al-Nuqtatu/]

Tanda baca [تُ٣الى/ [Al-Nuqtatu/] adalah sebuah tanda baca yang menggunakan lambang (.), biasa digunakan untuk berhenti dalam ucapan atau bacaan. Pembicara atau pembaca berhenti ketika berucap atau membaca dan dibolehkan ketika berhenti agak panjang sambil bernafas.

Tanda Baca [خانُ٣الى/ [Al-Nuqtatâni/]
Tanda baca [خانُ٣الى/ [Al-Nuqtatâni/ ini memiliki lambang (:)

Tanda Baca [تَالكغ/ [Al-Syartatu/]
Tanda Baca [تَالكغ/ [Al-Syartatu/ ini memiliki lambang (-).

Tanda Baca [ىؾان٣ال/ [Al-Qawsâni/]

Tanda Baca [ىؾان٣ال/ [Al-Qawsâni/ ini memiliki lambang “( )”. Tanda baca ini diletakkan di dalam kata penjelas dari kata sebelumnya yang tidak ada kaitannya dengan isi tulisan secara keseluruhan.
Contohnya:
[م٨ت ) قغٞها هللا ( مهىي أٞئضة اإلاؿلُمً ]
/makkah (syarrafahâ al-Lâhu) mahwâ ‘af’idati al-muslimîn/

Tanda Baca [انٍؼٍؼٗال ىؾان٣ال/ [Al- Qawsâni al-ʻAzîziyyâni/]
Tanda baca [انٍؼٍؼٗال ىؾان٣ال/ [Al- Qawsâni al-ʻAzîziyyâni/ ini memiliki lambang (﴾ ﴿).

Di antara tanda baca ini biasanya dituliskan ayat-ayat Al-Qur‟an yang berkaitan dengan pembahasan di buku/tulisan tersebut agar terlihat berbeda dengan kalimat biasa, contoh pada kalimat:
[٢ا٫ هللا حٗالي: ﴿ئن الضًً ٖىض هللا ؤلاؾالم﴾]
/qâla al-Lâhu taʻâlâ: ‘inna al-dîna ʻinda al-Lâhi al-‘islâmi/

Tanda Baca [انٍاإلاخىاػ اإلااةالن انُالخ/ [Al-Khattâni al-Mâ’ilâni alMutawâziyâni/]
Tanda Baca [انٍاإلاخىاػ اإلااةالن انُالخ/ [Al-Khattâni al-Mâ’ilâni alMutawâziyâni/ memiliki lambang (//).

Tanda Baca [اإلااةلِ الخ/ [Al-Khattu al-Mâ’ilu/]
Tanda baca [اإلااةلِ الخ/ [Al-Khattu al-Mâ’ilu/ ini memiliki lambang (/).

Tanda Baca [وُالخىه المت/ [ٖʻAlâmatu al-Tansîsi/]

Tanda baca [وُالخىه المت/ [ٖʻAlâmatu al-Tansîsi/ ini memiliki lambang (« »).

Tanda Baca [ٝالحظ المت/ [ٖʻAlâmatu al-Hadzfi/]

Tanda baca [ٝالحظ المت/ [ٖʻAlâmatu al-Hadzfi/ ini memiliki lambang (…). Tanda baca ini lazimnya digunakan untuk menunjukkan ada sebagian kalimat yang dihilangkan secara sengaja oleh penulis karena dianggap oleh penulis beberapa kalimat tersebut tidak diperlukan dalam paragraf yang ada.

Tanda Baca [اإلامازلت المت/ [ٖʻAlâmatu al-Mumâtsalati/]
Tanda baca [اإلامازلت المت/ [ٖʻAlâmatu al-Mumâtsalati/ ini memiliki lambang (=).

Tanda Baca [الاؾخٟهام المت/ [ٖʻAlâmatu al-‘Istifhâmi]
Tanda Baca [الاؾخٟهام المت/ [ٖʻAlâmatu al-‘Istifhâmi/ ini memiliki lambang (?). Tanda baca ini lazimnya digunakan untuk kalimat tanya, baik kalimat tersebut diawali oleh kata tanya atau tidak. Contohnya adalah:

[َلطا٦غث صعوؾ٪؟ ], /hal dzâkarta durûsaka/

Tanda Baca [الخعجب المت/ [ٖʻAlâmatu al-Taʻajjubi/]

Tanda Baca [الخعجب المت/ [ٖʻAlâmatu al-Taʻajjubi/ ini memiliki lambang (!). Tanda baca ini lazimnya diletakkan di akhir kalimat yang mengandung deskripsi emosi penuturnya seperti: ketakjuban, peringatan, kekecewaan, dan permohonan (doa).

Tanda Baca [اعي٩ؤلاه الاؾخٟهام المت/ [ٖʻAlâmatu al-‘Istifhâmi al-‘Inkâriyyi/]
Tanda Baca [اعي٩ؤلاه الاؾخٟهام المت/ [ٖʻAlâmatu al-‘Istifhâmi al-‘Inkâriyyi/ ini memiliki lambang (?!).

Tanda baca ini lazimnya digunakan untuk pernyataan yang mencengangkan yang dikemas dalam bentuk kalimat tanya (di dalam pernyataan tersebut ditaruh kata tanya), seperti pada contoh kalimat:

[٢ا٫ هللا حٗالى: ﴿٦ُ٠ ج٨ٟغون باهلل؟!﴾ ]

/qâla al-Lâha taʻâlâ: kayfa tafurûna bi al-Lâhi/ (Q.S. Al-Baqarah [2]:28)

Demikian pembahasan tentang tanda baca Bahasa Arab yang bisa kamu jadikan sebagai referensi belajar. Kamu juga bisa belajar materi bahasa Arab dengan tutor terbaik dari Lister di kelas Bahasa Arab Lister. Daftar sekarang dan dapatkan promo terbaik dari kami! Semoga bermanfaat!

Belajar bahasa asing Lister
Belajar bahasa asing Lister