Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Pentingnya Menanamkan Growth Mindset Sebagai Mahasiswa Internasional

lister.co.idHallo fellas! Kamu pasti pernah dengar pola pikir growth mindset? Menurut seorang peneliti di Stanford University, Carol Dweck pola pikir dibagi menjadi dua yaitu fixed mindset dan growth mindset. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang pentingnya menanamkan growth mindset saat kamu menjadi seorang mahasiswa internasional.

BACA JUGA: Lamaran Beasiswamu Ditolak? Jangan Ulangi 10 Kesalahan ini

Sebagai seorang mahasiswa penting bagi kita untuk membiasakan growth mindset dalam diri, karena pola pikir inilah yang akan kita butuhkan agar kita dapat tetap survive. Terlebih sebagai mahasiswa internasional yang akan menghadapi banyak tantangan. Sebagai mahasiswa internasional harus mau belajar dan melatih pola pikir mereka untuk beradaptasi dengan dunia akademik global.

Melatih Growth Mindset untuk mahasiswa internasional
source: giphy.com

Growth mindset adalah tipikal orang yang tidak mudah menyerah. Mereka cenderung selalu berpikir positif dan selalu mempunyai keinginan untuk meperbaiki kualitas dirinya. Seseorang yang bertipe ini mempunyai pola pikir bahwa kemampuan itu bersifat dinamis dan dapat diperbaiki dengan usaha yang baik.

Oleh karena itu, karena pentingnya memiliki pola pikir internasional ini, mahasiswa dari perguruan tinggi seperti universitas atau sekolah tinggi sebaiknya memperkaya itu. Perkaya pola pikir dan berpikir dengan pola pikir internasional. Dengan mengetahui pola pikir internasional, kita dapat memecahkan masalah global, bahkan membantu orang lain, dan juga menemukan cara terbaik untuk menghadapi masalah hidup sehari-hari.

Sebagai contoh, saat gagal mereka selalu mencoba bangkit dan menjadikan kegagalan tersebut merupakan sebuah pelajaran karena mereka percaya kemampuan diri sendiri. Di sisi lain, fixed mindset merupakan tipikal orang yang mudah menyerah dan condong menyalahkan kelemahan dalam diri mereka sendiri. Orang-orang seperti ini selalu memandang sisi negatif dalam dirinya, saat mengalami kegagalan mereka sering menyalahkan takdir dan putus asa begitu saja.

BACA JUGA: Sifat Negatif dan Mental yang Harus Dihindari Agar Lolos Beasiswa

Kondisi dunia kita masih bisa terhubung, berbicara, berdiskusi, dan ‘bertemu’ satu sama lain karena kita sudah terhubung dengan teknologi. Oleh karena itu, kita dapat membuat kolaborasi kreatif dan mendapatkan pola pikir internasional dengan mudah daripada sebelumnya.

Cara Menanamkan Growth Mindset

Berpikir Kritis sebagai pola pikir mahasiswa internasional

Sebagai seorang mahasiswa, penting untuk memahami konteks sesuatu atau masalah. Jadi mereka dapat, menemukan poinnya, mengapa solusi ini bekerja di sini, mengapa solusi ini menyelesaikan masalah tertentu ini,

Memahami Perbedaan

Pola pikir memahami perbedaan adalah cara kita memahami kemungkinan untuk mengerti bahwa orang memiliki masalah mereka sendiri. Maksud pola pikir internasional adalah menguasai pemahaman, dan cara kita bereaksi terhadap masalah global, seperti masalah kita sekarang atau di masa depan,

Bersikap Disiplin

Disiplin merupakan sebuah karakter. Dan esensinya karakter itu susah diubah, sehingga harus dibiasakan sedini mungkin dan butuh tekad yang besar untuk membiasakannya.

Tidak Menyerah

Melatih growth mindset dapat dilakukan dengan sikap tidak mudah menyerah. Apabila keinginan belum atau tidak tercapai, seharusnya yang harus dilakukan adalah mengevaluasi diri, bukan menyerah maupun menyalahkan malah menyalahkan diri sendiri.

Demikian beberapa cara melatih pola pikir growth mindset yang sangat krusial untuk menunjang keberhasilan kita sebagai mahasiswa internasional. Semoga bemanfaat!

Daftar kelas IELTS sekarang!