Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Pecha Kucha: Strategi Menyusun Presentasi yang Memikat Hati

Lister – Tidak bisa dipungkiri kalau kemampuan berbahasa Inggris itu sangat penting di zaman sekarang. Terutama untuk kita generasi muda yang nantinya akan jadi pemimpin negara. Tapi sadar tidak, kalau bisa berbahasa Inggris saja tidak cukup? Penting juga untuk bisa membawa diri sesuai dengan situasi.

Artikel hari ini akan membahas satu medium yang bisa membantu kita baik saat melakukan presentasi di kelas maupun saat pitching dengan bos dan klien. Apa tuh mediumnya? Namanya Pecha Kucha.

Pecha Kucha berasal dari Bahasa Jepang yang artinya ngobrol santai atau chit chat. Pertama kali dimulai tahun 2003 oleh dua arsitek yang tinggal di Jepang, Astrid Klein and Mark Dytham. Sekarang Pecha Kucha sudah digunakan oleh banyak orang diseluruh dunia, lho!

Bahkan, kalau kalian ingin berpartisipasi dalam kegiatan internasional, kalian bisa ikut PechaKucha Nights dimana orang-orang tidak hanya bercerita tentang cerita inspiratif yang mengubah dunia tapi juga lelucon, komedi, dan pengalaman pribadi lewat Pecha Kucha.

Apa sih Pecha Kucha?

Pecha Kucha adalah gaya presentasi dimana kalian menggunakan 20 halaman slideshow, 20 detik komentar per halaman. Artinya kalian punya waktu untuk presentasi selama 400 detik, atau 6 menit 7 detik. Pecha Kucha bakal pas banget untuk kalian yang harus presentasi dengan batas waktu.

Kenapa Memakai Pecha Kucha?

Pecha Kucha mengharuskan kita untuk memadatkan informasi dalam 20 detik per halaman. Artinya, presentasi kita akan lebih singkat, padat, dan jelas.

Selain tidak bertele-tele dan tidak membuang-buang waktu, Pecha Kucha juga membantu presenter untuk mempresentasikan materinya dengan lebih terstruktur. Kita tidak perlu lagi pusing-pusing mencari dan menyuruh operator untuk pindah halaman. Transisi akan lebih smooth dan akan membuat kita terlihat lebih siap dan terkesan lebih profesional.

Pecha Kucha untuk Bisnis

Dari yang sudah dijelaskan diatas, sudah jelas dong kalau Pecha Kucha sangat cocok digunakan dalam bisnis. Banyak juga perusahaan-perusahaan yang menggunakan Pecha Kucha sebagai standar presentasi mereka. Kalau kamu adalah pekerja yang sedang bingung bagaimana membuat presentasimu lebih baik dan tidak memperpanjang waktu meeting, Pecha Kucha adalah pilihan yang tepat.

Siapa sih yang mau mendengarkan uraian tentang strategi penjualan selama 3 jam? Sepertinya atasan kalian juga tidak mau tuh.

Selain itu, Pecha Kucha juga bisa digunakan saat pitching dengan klien maupun investor. Seperti yang kita tahu, investor pasti sering bertemu dengan puluhan bahkan ratusan kandidat. Nah, Pecha Kucha bisa menjadi sesuatu yang akan membuat kalian unik. Klien dan investor tentunya akan sangat mengapresiasi kalau kalian tidak membuang-buang waktu mereka.

Lalu, Bagaimana Caranya?

Memangkas waktu presentasi menjadi hanya 400 detik bukan hal yang mudah. Pecha Kucha mengharuskan kita untuk lebih kreatif dalam menyusun presentasi. Tidak ada lagi bertele-tele dan membahas sesuatu yang tidak penting. Presentasi dengan Pecha Kucha akan membuat presentasi kalian terlihat lebih polished. Berikut adalah 4 aturan presentasi dengan Pecha Kucha:

  • 20 Halaman

Yash! Kalian harus memanfaatkan 20 halaman yang kalian punya. Sekarang saatnya memikirkan bagaimana cara mempersingkat laporan 300 halaman kalian menjadi 20 halaman presentasi.

Contoh Hint: Apakah yang akan dipelajari oleh para penonton? Pertanyaan seperti apa yang akan mereka tanyakan? Apakah topik ini relevan dengan tujuan utama presentasi?

  • 20 detik bicara per halaman

Less talk. Show more.’ Tujuan dari batas waktu ini adalah menjaga kalian tetap fokus pada topik dan tidak bertele-tele.

  • Visual is key

Kembali ke inti utama dari presentasi, gunakan gambar sebaik mungkin. Jangan sampai satu slide berisi 10 kalimat super padat yang membuat pusing penonton.

  • Practice makes perfect

Supaya kalian bisa memanfaatkan waktu kalian yang singkat, pastikan untuk mempersiapkan presentasi kalian jauh-jauh hari dan berlatihlah menyesuaikan tempo presentasinya. Biasanya Pecha Kucha menggunakan timer-nya Powerpoint sehingga halaman akan pindah dengan sendirinya setelah 20 detik.

Gampang-gampang susah ya? Tenang aja, kalian pasti bisa, fellas! Dengan menggunakan Pecha Kucha, kalian sudah menyelamatkan diri kalian dan teman-teman kalian dari presentasi membosankan yang panjang dan bertele-tele. Selalu inget untuk stick to the point dan bahas yang relevan-relevan saja ya. Selamat mencoba!

Jika kamu sudah paham tentang strategi Pecha Kucha, yuk segera praktikkan, fellas. Tapi, jika kamu kesulitan karena presentasimu harus memakai Bahasa Inggris, segera gabung di program kursus bahasa di Lister ya. Semoga artikel ini bermanfaat.