Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Mengenal Para Tokoh Ekonomi Klasik dan Modern

Teori ekonomi klasik

Ada banyak fungsi yang dijalankan oleh seorang manusia. Selain fungsi sosial juga sebagai fungsi ekonomi. Artinya manusia adalah makhluk ekonomi (homo economicus). Teori itulah yang kemudian membawa pengertian bahwa kehidupan manusia di muka bumi ini tak bisa dilepaskan dari aktivitas ekonomi.

Dalam konteks inilah peran seorang ekonom sangat penting untuk memberi landasan teoritis bagi berlangsungnya aktivitas ekonomi secara praktis. Pada perkembangannya, ilmu ekonomi menghadapi masanya yang berbeda-beda. Ada berbagai aliran ekonomi yang tentu dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran para tokoh. Lalu, siapa saja para tokohnya? Simak artikel ini sampai akhir ya!

Teori ekonomi klasik

Tokoh Ekonomi Klasik

Beberapa tokoh ekonomi klasik seperti Adam Smith (1723-1790), Thomas Robert Malthus (1766-1834), Jean Baptiste Say (1767-1832), David Ricardo (1772-1823), Johan Heinrich von Thunen (1780-1850), Nassau William Senior (1790-1864), Friedrich von Herman, John Stuart Mill (1806-1873), dan John Elliot Cairnes (1824-1875) memperoleh kehormatan dari Karl Marx (1818-1883).

John Maynard Keynes (1883-1946) berpendapat bahwa pandangan klasik yang memusatkan perhatian analisis ekonominya pada teori harga maka perlu dipahami arah penggunaan alat produksi dengan sempurna. Dalam hubungan ini maka pengertian klasik diperluas kepada para ahli ekonomi yang tidak menganggap tidak mungkin adanya suatu pengangguran yang tidak dikehendaki
(involuntary unemployment).

Salah satu hasil pemikiran kaum klasik yang sangat mempengaruhi dunia dalam era globalisasi adalah pemikiran mengenai perdagangan internasional. Pemikiran kaum klasik menentang pemikiran kaum merkantilis yang hanya mementingkan masuknya logam mulia dan berorientasi ekspor dengan
meminimumkan impor barang dari luar negeri. Kaum merkantilis meletakkan tekanan pada perdagangan luar negeri. Kaum physiokrat memandang pertanian sebagai sumber segala kemakmuran.

Tokoh Ekonomi Indonesia

Widjojo Nitisastro, ekonom asal Indonesia di masa perekonomian Orde Baru. Widjojo pernah menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dari tahun 1971 sampai 1973, Menko Ekuin, dan Ketua BAPPENAS.

Soemitro Djojohadikoesoemo, sosok ekonom yang turut andil dalam mendirikan fakultas Ekonomi di Universitas Indonesia, pernah diangkat PBB menjadi anggota lima ahli dunia (group of five top experts). Hal ini menjadikannya Begawan Ekonomi Indonesia.

Emil Salim, adalah seorang ekonom, cedekiawan, politisi, sekaligus pengajar di Indonesia yang berkiprah sampai di level internasional.

Muhammad Chatib Basri, adalah sosok ekonom peneliti, dan profesional yang menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, serta Penasehat Khusu Menteri Keungan RI.

Armida Salsiah Alisjahbana, sosok wanita hebat ini pernah menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional RI/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional pada Kabinet Indonesia Bersatu II sekaligus seorang Guru Besar dan Pembantu Dekan bidang Akademik FE (UNPAD).

Sri Mulyani Indrawati, sosok wanita inspiratif ini kamu pasti tidak asing lagi. Beliau adalah Menteri Keuangan yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Sebelumnya, Sri Mulyani menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu.

Boediono, sosok ekonom ini pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia bersama presiden SBY. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Kepala Bappenas, dan Direktur Bank Indonesia. Saat ini ia juga mengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada sebagai guru besar.

Rizal Ramli, seorang ekonom yang pernah dipercaya menjadi penasehat ekonomi PBB. Seorang ekonom sekaligus politisi Indonesia.

Tokoh Ekonomi Dunia

John Maynard (5 Juni 1883-21 April 1946)

Friedrich Von Hayek (8 Mei 1899-23 Maret 1992)

Ludwig Von Mises (29 September 1881- 10 Oktober 1973)

Milton Friedman (31 Juli 1912- 16 November 2006)

Arthur Pigou (18 November 1877-7 Maret 1959)

Paul Samuelson (15 Mei 1915- 13 Desember 2009)

John Kenneth Galbraith (15 Oktober 1908-29 April 2006)

John Hicks (8 April 1904-20 Mei 1989)

Bill Phillips (23 September 1964-sekarang)

Robert Lucas (15 September 1937-sekarang)

Tokoh Ekonomi Modern

Pemikiran sistem ekonomi modern dalam hal ini yang dimaksud adalah sistem ekonomi sosialis. Sistem ekonomi sosialis mempunyai tujuan kemakmuran bersama, filosofi ekonomi sosialis adalah bagaimana mendapatkan kesejahteraan, perkembangan sosialisme dimulai dari kritik terhadap kapitalisme yang pada waktu itu kaum kapitalis atau kaum borjuis mendapat legitimasi gereja untuk mengeksploitasi buruh.

Sistem ekonomi sosialis dilandasi pada pemilikan bersama (kolektivitas) semua faktor produksi sehingga hak milik dan inisiatif ekonomis individu kurang mendapat tempat yang layak. Dalam sistem ekonomi sosialis, pemerintah sangat berperan untuk menentukan jalannya perekonomian atau umum dikenal sebagai perencanaan terpusat atau centralized planning. Sistem ekonomi sosialis mengalami tahap-tahap perkembangan dan penyesuaian, mulai dari awal berkembangnya gagasan sosialisme utopis pada abad 16 sampai perkembangan mutakhir munculnya sistem ekonomi pasar sosialis. Berkembangnya sistem ekonomi sosialis erat kaitannya dengan kritik terhadap
ketimpangan sosial-ekonomi di Eropa (khususnya di Inggris) pada waktu itu.

Polarisasi antara si kaya dan si miskin dalam struktur sosial-ekonomi masyarakat Inggris pada Abad ke 16 memunculkan berbagai kritik, yang konsepnya disebut sebagai “sosialisme utopia”. Gagasan ini merupakan tanggapan langsung pada tahap awal sistematis oleh Adam Smith pada tahun 1776.

Tokoh-tokoh penganjur sosialisme utopia di antaranya adalah Thomas More (1478-1535), Tomasso Campanella (1568-1639), Franscis Bacon (1560-1626), dan dikembangkan oleh Robert Owen (1771-1858), Charles Fourer (1772-1837), dan Louis Blanc (1811-1882).

Belajar bahasa asing Lister
Belajar bahasa asing Lister

Ref:

Hermanto, Bambang.dkk.Konsep Sistem Ekonomi Indonesia. http://repository.ut.ac.id/3868/2/ADBI4441-M1.pdf

Gambar: freepik.com