Mengenal Legal English, Bahasa Inggris Hukum

lister.co.id – Legal English, atau yang dalam Bahasa Indonesianya disebut Bahasa Inggris hukum, adalah jenis Bahasa Inggris yang digunakan dalam ranah hukum. Secara umum, bentuk bahasanya tidak terlalu berbeda dengan Bahasa Inggris pada umumnya. Yang membedakan adalah, Legal English digunakan dengan tujuan untuk menyampaikan konsistensi, validitas, kelengkapan, dan hal-hal lain yang menguatkan argumen. Walaupun perbedaannya tidak banyak, Legal English dianggap sebagai sub-bahasa dari Bahasa Inggris, karena banyak menggunakan istilah-istilah khas.

Bagi orang awam, yang tidak pernah berkecimpung di dunia hukum, mungkin agak sulit untuk memahami Legal English ini. Karena struktur bahasanya yang terlihat acak, tidak jelas, menggunakan terlalu banyak kata, dan juga mengandung banyak istilah sulit. Maka dari itu Legal English biasanya hanya digunakan untuk keperluan pembuatan dokumen-dokumen hukum. Seperti misalnya, kontrak atau dakwaan yang dibuat oleh pengacara.

Ada tiga jenis dokumen hukum yang biasanya ditulis menggunakan Legal English:

  1. Dokumen akademik, seperti jurnal hukum
  2. Dokumen kehakiman, seperti dakwaan pengadilan
  3. Dokumen legislatif, seperti hukum, regulasi, atau kontrak

Legal English ini sangatlah berguna untuk dipelajari para pekerja di bidang hukum yang bekerja di luar negeri. Jenis Bahasa Inggris hukum ini awalnya hanya digunakan di negara-negara yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai Bahasa utama, seperti Amerika, Inggris, New Zealand, dsb. Tapi seriring perkembangan jaman, Legal English juga menjadi Bahasa hukum yang umum dipakai di dunia internasional.

Di Indonesia sendiri, Legal English atau Bahasa Inggris hukum ini sudah banyak dijadikan mata kuliah jurusan hukum di berbagai universitas di Indonesia. Biasanya materi yang diajarkan digabungkan dengan General English atau Bahasa Inggris umum. Materi perkuliahannya mencakup Reading (membaca), Writing (menulis), dan Speaking (berbicara). Untuk Reading, mahasiswa akan diberikan beberapa sumber materi mengenai Legal English, seperti hukum internasional dan contoh penyelesaian beberapa kasus yang menggunakan Legal English. Untuk Writing, mahasiswa dilatih untuk menulis contoh-contoh legal term (istilah hukum) dalam Bahasa Inggris. Terakhir, untuk Speaking biasanya mahasiswa diberi kesempatan untuk melakukan presentasi atau debat.

Beberapa ciri khas yang mudah dikenali dari Legal English adalah:

  • Menggunakan banyak istilah-istilah khusus

Istilah-istilah ini berasal dari ranah hukum biasanya tidak dimengerti oleh orang umum. Ada istilah yang diambil dari Bahasa lain, seperti Bahasa Latin, dan ada juga istilah yang diambil dari Bahasa Inggris umum tapi memiliki arti yang berbeda.

  • Tidak mengandung banyak tanda baca

Di Inggris, alasan menghindari penggunaan tanda baca adalah karena dianggap dapat menciptakan ambiguitas bagi yang membacanya. Alasan lainnya adalah tanda baca bisa saja ditambahkan oleh orang tidak bertanggungjawab setelah dokumen selesai dibuat, sehingga merubah arti dan maksud dari dokumen tersebut.

  • Banyak menggunakan gabungan kata

Pada awal masa penggunaan Legal English, ada berbagai jenis Bahasa campuran yang digunakan. Karena itulah banyak yang menggabungkan dua kata yang bermakna sama. Seperti contohnya, terms and conditions, null and void, cease and desist, dll.

  • Penyusunan kata yang tidak biasa

Banyak kalimat dalam Legal English yang tidak menggunakan penyusunan kata biasa seperti pada Bahasa Inggris umum. Hal ini juga yang membuat Legal English terkadang sulit dimengerti,

  • Penggunaan “awalan” yang tidak biasa

Awalan-awalan yang biasa digunakan dalam Legal English diantaranya, the same, the said, the aforementioned, dll. Awalan ini ditempatkan di depan nama orang dan digunakan sebagai kata sifat.

baca juga

  • Penggunaan kata keterangan

Kata keterangan yang biasanya digunakan diantaranya hereof, thereof, whereof, dll. Penggunaan kata keterangan ini dimaksudkan untuk mengurangi pengulangan nama atau kata.

  • Akhiran –er, -or, -ee

Banyak kata atau gelar dalam Legal English yang menggunakan akhiran –er, -or, atau –ee. Contohnya, employer dan employee.