Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Mengenal Lebih Dekat Filsuf Jerman

Filsafat Jerman

Apa itu filsafat? Haruskah mempelajarinya?

Filsafat Barat

Filsafat merupakan upaya untuk menemukan kebenaran, yang mengalami masa-masa perkembangan, kemunduran dan kebangkitan kembali serta kemajuan. Dengan studi filsafat masa-masa ini kemudian disebut dengan prioditas filsafat.

Masa renaissance (1350-1600) adalah masa transisi historika filsafat barat, antara abad pertengahan dengan abad modern. Istilah ini biasanya digunakan sejarawan untuk menunjukan suatu periode kebangkitan kembali intelektual, khususnya yang terjadi di Eropa sepanjang abad ke 15 dan 16.

Renaissance mendorong untuk berprestasi. Humanisme yang tumbuh pada masa itu melahirkan individualisme dan naturalisme yang menjadi bagian penting dalam perkembangan filsafat abad berikutnya.

Lalu bagaimana dengan perkembangan filsafat di Jerman?`

Mengenal lebih dekat filsafat Jerman

Periodisasi Filsafat Jerman

Berbeda dengan pemikiran-pemikiran para tokoh pencerahan di Inggris dan Perancis, pemikiran pencerahan di Jerman tidaklah begitu menampakan sikap kontrontatif terhadap agama Kristen. Memang di Jerman muncul orang yang berusaha menyerang dasar-dasar iman kepercayaan yang berdasarkan wahyu dan menggantinya dengan agama yang berdasarkan perasaan yang bersifat pantestis, akan tetapi semuanya itu berjalan tanpa perang terbuka.

Diantara tokoh pemikir pada era pencerahan di Jerman yang dianggap cukup representatif untuk disebut adalah Immanuel Kant. Ia meneruskan usaha-usaha yang telah dirintis pemikir sebelumnya dengan cara mensintesiskan antara idealisme Crhistian Wolf di Jerman di satu pihak dan empirisme Lock atau Hume di Inggris di pihak lain. Sintesisnya yang merupakan titik pangkal suatu periode baru ini disebut
kritisme.

Imanuel Kant lahir di kingsberg, jerman pada 22 April 1724.42 Ia memperoleh pendidikan di Sekolah Tinggi di Collegium Fridericianum, kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas koningsberg. Ia bekerja sebagai tutor selama beberapa tahun di Prussia Timur. Pada tahun 1755 ia mengambil progam masternya di Koningsberg dan mulai mengajar di Universitas sebagai dosen pribadi. Ia mengerjakan berbagai bidang setudi meliputi fisika, matematika, geografi, dan filasafat.

Hidup Kant sangat teratur, setiap hari mempunyai acara yang sama dia tidak keluar dari kotanya Koningsberg. Walaupun dia lemah dan kecil, namun produktivitasnya sangat besar, dan ia meninggal pada tahun 1804. Diantara karyakaryanya antara lain : Kritik dan Reinen Vernunft (kritik atas Rasio Murni) (1781), kritik der praktikchen Vernunft (kritik atas daya pertimbangan) (1790).

Masa hidupnya dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap praktis dan tahap kritis, dimana tahun 1770 sebagai garis pembatasnya, yaitu ketika ia menerima jabatan sebagian guru besar.

Dalam filsafat pengetahuan, Kant memulainya dengan membedakan antara pengetahuan murni dan tidak murni. Menurutnya, penelitian pengetahuan itu memberikan kepada kita nilai dan jangkauan pengetahuan di suatu pihak dan syaratsyarat yang diperlukan dipihak lain.

filsuf jerman

Pengetahuan, menurutnya bersandar pada putusan, yang mengandung dua pengertian yaitu subyek dan predikat. Bila predikat menambahkan sesuatu yang baru pada subyeknya disebut putusan sintesis dan aposteriori sifatnya. Bila tidak, maka disebut putusan analitis dan aprior sifatnya. Bila merupakan kompromi dari keduanya maka putusan itu disebut apriori dan aposteriori sekaligus.

Benda-benda pada dirinya sendiri (das dinch ansich) memang betul-betul ada tetapi tidak dapat diselidiki adalah gejala-gejalanya saja. Umpamanya tentang meja yang tampak pada kita lewat indera, yang menggerakan daya tangkap indera kita, sehingga kita membentuknya dalam fantasi menjadi suatu gambar tertentu yang dikuasai oleh kedua bentuk apriori, ruang linkup dan waktu.47 Berdasarkan
penampakan itu kita membuat putusan terhadap apa yang kita membuat putusan terhadap apa yang kita amati.

Menurutnya, ruang adalah sebuah bentuk formal penginderaan. Dalam penangakapan inderawi kita mengatur kesan-kesan pengamatan dalam dua bentuk atau tiga dimensi dalam ruang, bentuk pengamatan didalam diri kita yang disebut ruang itulah yang memungkinkan adanya penginderaan sesuatu. Demikian juga dengan waktu yang adalah bentuk kesan-kesan yang bertinah. Gejala-gejala yang bisa diamati disini baru bisa sampai pada pengetahuan tentanganya. Gambar disini belum dikenal sebelum dipiirkan.

Filsafat Modern

Filsafat modern

Sejarah pemikiran modern, baik rasionalisme maupun empirisme saling bertemu dalam filsafat Kant. Pikirannya merupakan sinesis yang sekaligus merupakan titik akhir bagi kedua aliran tersebut. Dari hasil sintesanya lahirlah kemudian dua aliran baru, yaitu idealisme dan positivisme. Idealisme menampakan pengaruhnya pada Fichte, Schelling dan Hegel yang menekankan pada unsur kesadaran. Positivisme melanjutkan skeptisisme Kant. Lebih dari itu pengaruh Kant yang cukup fenomenal pada masa selanjutnya adalah pada Neo Kantisme (Cohn, Natrop, Cassirer, Recket dan Vaihieger) yang berkembang abad ke 19.

Secara umum gerakan pencerahan di Jerman tidak mengalami gejolak perubahan sosial sebagaimana yang terjadi dengan Revolusi Prancis dan Revolusi industri di Inggris. Hal ini agaknya bisa dimengerti mengingat masyarakat Jerman sebagian besar masih agrikultural dan kaum pedagangnya dari kelas menengah tidak mempunyai kekuatan yang berarti dan tidak pula merasa berkepentingan untuk tampil
sebagai kekuatan melawan kekuasaan yang berlaku.

Namun demikian bukan berarti tidak terjadi perubahan sama sekali hanya saja perubahannya bersifat evolutif.

Itulah pembahasan tentang Filsafat dan Perkembangannya di Jerman untuk menambah khasanah pengetahuan kamu supaya lebih bersemangat dalam belajar. Belajar filsafat Jerman juga bermanfaat untuk pembentukan pola pikir dan perkembangan kepribadian manusia lho. Sesuai pernyataan dari Wattimena (2016), filsafat dilihat sebagai pendidikan nilai sekaligus pendidikan hidup yang amat penting bagi perkembangan kepribadian manusia. Oleh karena itu, pendidikan filsafat harus diberikan sejak usia dini, yakni usia sekolah dasar.

Yakin melewatkan kesempatan belajar bahasa Jerman lebih terarah bersama Tutor yang berpengalaman di bidangnya? Daftar sekarang dengan klik banner di atas!

Belajar bahasa asing Lister
Belajar bahasa asing Lister

Ref:

S.Safii. 2010. Filsafat Barat Abad XVIII (Kajian tentang Aliran, Dampak dan Karateristiknya).Universitas Islam Negeri Walisongo. http://eprints.walisongo.ac.id/9574/1/8_Syafii_Makalah_Fils_Barat_Abad_XVIII.pdf

Wattimena, Reza.A.A.2016.Pendidikan Filsafat Untuk Anak? Pendasaran, penerapan dan Refleksi Kritis Untuk Konteks Indonesia.Fakultas Filsafa.Unika Widya Mandala Surabaya. https://media.neliti.com/media/publications/79672-ID-pendidikan-filsafat-untuk-anak-pendasara.pdf

gambar: freepik.com