Mengenal kalimat verbal dan nominal

KBI.or.id – Kalimat verbal dan nominal akan terasa asing bagi siswa atau siapapun yang belajar Bahasa Inggris hanya di bangku sekolah karena dalam kurikulum tidak ada keharusan untuk mengajar grammatical atau tata Bahasa aneh memang namun kenyataanya demikian kita diharuskan menjawab soal-soal grammatical di SBM tapi tidak pernah belajar grammar itu sendiri makanya hasilnya selalu mencengangkan. Berikut ini kita akan membahas mengenai apa kalimat nominal dana pa kalimat verbal.

Supaya memudahkan kalimat verbal merupakan kalimat yang menggunakan verb atau kata kerja sementara kalimat nominal merupakan kalimat yang menggunakan adjective atau kata sifat, kata benda, dan kata keterangan.

Setiap tenses pasti memiliki pola verbal dan nominal maka saat belajar tenses harus memahami pola keduanya supaya memudahkan ke level selanjutnya. Ada banyak hal yang bermanfaat ketika kita menguasai kalimat nominal dan verbal diantaranya kita dapat menulis dan berbicara sesuai dengan grammatical jadi skills Speaking kita bukan asal tau vocab melainkan sesuai dengan yang seharusnya.

Dalam suatu struktur kalimat, terlepas apapun bentuk waktu yang digunakan, jenis kalimat nominal memiliki rumus atau formula berikut ini:

Subject (Subjek) + ‘Be’ (Kata Kerja ‘Nonfinite) + Complement (Pelengkap)

Jika dilihat dari struktur bentuk waktu dasar, kalimat nominal dapat ditemukan pada present, past, perfect, future, dan modal.

Didalam kalimat present to be yang di gunakan adalah is, am, are sementara di past tense was dan were, di perfect has been/have been sedangkan future cukup tambahkan “be” setelah “will”

Contoh :

  • This is ‘Love of My Life.

(Inilah ‘Cinta dalam Hidupku’.)

  • That is alright.

(Itu tidak apa-apa.)

  • This is blown over.

(Ini terhempas.)

Kita coba contoh sesuai dengan tenses :

  • Simple present                        : He is hungry, They are in the class
  • Present perfect                       : They have been kind
  • Future                                      : We  will be angry
  • Past tense                                : She was amazing
  • Pas perfect                              : Richard had been here since this morning
  • Past future                              : They would be a winner

Dari contoh diatas dapat disimpulkan bahwa kalimat nominal selalu diikuti oleh to be dan kata sifat serta keterangan. Jadi harusnya sampai sini dapat dipahami. Adapun kalimat nominal berbentuk negative dikalimat ini cukup dengan membubuhkan NOT setelah to be :

Contoh : My Father is not a farmer

               They are not tired

Contoh Nominal yang menggunakan to be :

She could be lazy

He can be a millionaire

They might be sick

Rina may be healthy

Selanjutnya kalimat verbal yang jelas menggunakan verb contohnya :

  • Simple present                        : The students bring dictionary 

   Fikri speaks English fluently

  • Present perfect                       : They have finished the articles

  She has written the novel

  • Future                                      : We  will make the beautiful art

  He will interest on it

  • Past tense                                : They visited the floating market

  We played football in tehe school yard

  • Pas perfect                              : Richard had watched TV

  Rizki sent the letter yesterday

  • Past future                              : They would create the poem

  He would  get the money

Contoh Verbal menggunakan modals :

  • He can reach the dreams
  • She may go now
  • They might break it

Nah itulah beberapa contoh pengenalan secara garis besar tentang Kalimat Nominal dan Verbal. Untuk lebih memahami seharusnya tahap demi tahap tidak boleh kita mempelajari nominal Perfect Tense sebelum paham betul terhadap Nominal Simple Present. Kenapa demikian dikhawatirkan karena pola nya yang cukup rumit maka cara mempelajarinya harus sistematis. Begitupula dengan mempelajari kalimat verbal yang menggunakan Tenses yang dasar seperti Present dan Past.

Jika pola dan rumus sudah paham maka kita bisa melanjutkan mempelajari kalimat berikutnya baik itu future ataupun perfect tense. Hal ini sering di abaikan oleh para Guru Bahasa Inggris, memang benar di kurikulum itu tidak ada hal yang harus di jelaskan mengenai grammatical namun tetap tujuan akhir grammar akan selalu menjadi bagian dari testtest kedinasan ataupun masuk ke perguruan tinggi.

Memahami konsep dasar dalam Bahasa Inggris akan memudahkan kita dalam memahami pengetahuan selanjutnya. Ada banyak hal yang harus kita pahami diawal.

Seperti contoh : Memahami “You” Subjek tersebut disebut plural karena memang maknanya bisa kamu bisa kalian makanya sering terkecoh di Singular Plural berikutnya ada pemahaman Nama Ketika Nama menjadi subjek misalkan Ghina maka singular dan ketika Ghina and Herdi maka plural meskipun Nama tidak masuk kedalam Pattern tetap saja Nama Tunggal itu masuk Singular sehingga to be yang dipakai “is, was”. Pemahaman ini akan lebih mendalam nanti di Simple Present, jika sudah mahir memahami konsep maka barulah kita maju ke materi berikutnya.

baca juga

Demikianlah sedikit gambaran mengenai kalimat nominal dan verbal harusnya banyak contoh yang bisa dijadikan bahan pembaharuan pada pembelajaran berikutnya.

Dengan memetakan konsep dasar dari kalimat nominal dan kalimat verbal siswa atau peserta didik akan mampu mencerna materi. Karena yang terjadi saat ini adalah materi dasar belum dipahami pelajaran sudah level tinggi ini yang menyebabkan stagnannya pendidikan kita terutama Bahasa Inggris. Mari mengawali pembelajaran dengan hal-hal baru.