Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Makna Sumpah Pemuda dan Relevansinya dalam Pembelajaran Bahasa

sumpah pemuda

Pada tanggal 28 Oktober ini ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda. Hal itu diperingati sebagai bentuk apresiasi dari negara kepada para pemuda yang turut berperan dalam memerdekakan bangsa ini. Di bawah ini adalah ulasan tentang isi teks sumpah pemuda.

Group of young people waving hand Free Vector

Penjelasan Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda ini adalah tekad dan semangat para pemuda-pemudi Indonesia pada tahun 1928 dalam menegakkan kemerdekaan Bangsa Indonesia dari penjajahan dari negara asing.

Sejarah tersebut yang membuat Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober. Hari spesial dan bersejarah di mana para pemuda dan pemudi menggelorakan semangat untuk meraih kemerdekaan RI pada 1928.

Isi Teks Sumpah Pemuda

Dalam pertemuan yang berlangsung pada 27 hingga 28 Oktober 1928 di Jakarta menghasilkan tiga isi Sumpah Pemuda, diantaranya:

“Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.”

“Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yanng satu, bangsa Indonesia.”

“Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.”

Makna Sumpah Pemuda

Secara umum ketiga sumpah di atas mengandung makna persatuan bangsa Indonesia, namun masing-masing sumpah tersebut memiliki makna tertentu. Pada bait pertama misalnya, terdapat kalimat “Tanah Air Indonesia” yang artinya semangat juang para pemuda untuk memperjuangkan kemerdekaan dan ikatan bangsa kita.

Kemudian, pada bait kedua kalimat “Bangsa Indonesia”, kalimat ini juga dapat diartikan sebagai penggambaran semboyan bangsa kita, yaitu “Bhinneka Tunggal Ika”, yang berbeda-beda tetapi tetap satu.

Hal ini juga dapat diartikan sebagai toleransi pemuda Indonesia beserta perbedaan agama, budaya dan adat istiadat untuk menjaga kekuatan bangsa Indonesia.

Ungkapan “Bahasa Indonesia” pada bait terakhir teks tulis pemuda diartikan sebagai persetujuan pemuda untuk menjaga bahasa persatuan, seperti yang kita ketahui bahwa negara kita memiliki budaya yang berbeda, yang masing-masing memiliki bahasa tradisionalyaitu digunakan sebagai alat komunikasi dalam masyarakat.

Relevansi Sumpah Pemuda dalam Pembelajaran Bahasa

Nilai Cinta Tanah Air

Nilai dalam Sumpah Pemuda yang pertama adalah cinta bangsa dan tanah air. Hal tersebut yang menjadi wujud dari adanya rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air Indonesia. Adanya rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air Indonesia, itu berarti bahwa setiap warga Indonesia wajib untuk setia serta bangga terhadap bangsa dan negara Indonesia.

Nilai Sikap Rela Berkorban

Adanya nilai cinta bangsa dan tanah air, tak lepas dari nilai akan sikap rela berkorban dalam Sumpah Pemuda. Rela berkorban berarti ikhlas atau rela untuk memberikan apa pun yang dimilikinya demi kepentingan bangsa dan negara.

Nilai Persatuan

Perjuangan tersebut mencerminkan adanya sikap dan perilaku persatuan dari bangsa dan negara. Tanpa adanya rasa persatuan dari seluruh pemuda dan pemudi bangsa Indonesia kala itu, penjajahan akan terasa sulit dikalahkan. Itulah alasan Sumpah Pemuda juga memiliki nilai persatuan di dalamnya.

Nilai Menghargai Perbedaan

Nilai menerima dan menghargai perbedaan, adalah menerima dan menghargai siapa saja untuk bisa beraktivitas dalam lingkungan tanpa membedakan status seseorang. Hal tersebut sesuai nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda.

Nilai Mengutamakan Kepentingan Bangsa

Nilai lain yang terkandung dalam Sumpah Pemuda adalah nilai akan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan lainnya. 

Hal itu berarti dalam ikrar Sumpah Pemuda dan perjuangan pemuda dalam merebut kemerdekaan Indonesia, tidak mengutamakan kepentingan diri sendiri maupun kepentingan golongan masing-masing.

Pada dasarnya nilai – nilai yang terkandung dalam sumpah pemuda ini pun sangat berbanding lurus dengan kebutuhan pemuda di era distrupsi seperti sekarang. Jadi, masih relate dan sangat aplicable untuk dijadikan pedoman. Hidup di zaman yang serba digital, ingin melakukan apapun menjadi lebih mudah, seperti belajar online misalnya.

Tanpa perlu khawatir akan adanya penjajahan seperti sebelum merdeka, pemuda zaman milenial sangat diberikan peluang yang sangat lebar untuk mengembangkan diri secara optimal.

Kemampuan bahasa Inggris ini begitu penting dan mutlak dikuasai oleh para pemuda di Indonesia. Bukankah para tokoh pendahulu seperti Ir.Soekarno, Bung Hatta juga menguasai bahasa asing lainnya? Hal ini tak lain karena sangat menunjang diri mereka untuk dapat berkomunikasi secara global dan mendunia.

Ingin memaknai hari Sumpah Pemuda? Gabung di Lister dan belajar bahasa Inggris dari sekarang!

Lister Flyer 9 03 1