Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Kuliah di Luar Negeri, Tugas-Tugas Bejibun Siap Menanti

kuliah ke luar negeri tugasnya banyak

Mungkin kamu sudah tertipu kalau keinginanmu kuliah di luar negeri karena tergiur indahnya foto-foto yang berseliweran di sosial media, berfoto seru bersama teman-teman bule, melihat gedung-gedung mewah dan epik, sekaligus merasakan kualitas pendidikan terbaik di bidangnya.

Namun, pernahkah kamu melihat dari sisi lainnya? Bagaimana dengan tugas-tugas yang akan diberikan? Sistem perkuliahan yang berbanding terbalik dengan Indonesia?

Seorang mahasiswi (Dena) yang berkuliah di University of Nottingham asal Indonesia pernah bercerita bagaimana rasanya kuliah di luar negeri dan berkutat dengan tugas-tugasnya yang sangat banyak itu.

Rasa syukur sekaligus merasakan beban moral terhadap negara. Kuliah dengan beasiswa artinya mau tidak mau harus mengikuti aturan dan ketentuan pemberi beasiswa. Sebagai penerima beasiswa LPDP, dirinya pun sekuat tenaga mempertahankan IPK tidak boleh kurang dari 3.25. Meskipun hal tersebut tidak tertulis di surat perjanjian kontrak namun umumnya para mahasiswa sudah secara otomatis mengetahui jika kurang dari 3.25 maka harus mengulang mata kuliah. Artinya? Lulus tepat waktu menjadi hal yang sulit dicapai.

Lalu, bagaimana dengan realita bahwa lembaga beasiswa LPDP hanya mensponsori 1 tahun masa perkuliahan (untuk Inggris)?

Solusinya adalah pulang dengan membawa sertifikat Diploma atau selesai dengan biaya sendiri.

Bercerita tentang tugas perkuliahan di luar negeri tentu saja berbeda dengan di Indonesia. Perbedaannya pun sungguh nyata. Dirinya pun mengakui baru merasakan bagaimana kuliah yang sebenarnya ketika di luar negeri. Semasa di kampus S1, tugas yang dikerjakan copy-paste dari teman sekelompok lain ataupun mentok browsing internet. Tapi ketika kamu di luar negeri, jangan berharap banyak kecuali diri sendiri yang rugi dan pulang tidak tau apa-apa.

Dena pun menuturkan bahwa kebiasaan menulis referensi sembarang sebaiknya jangan diterukan jika masih punya mimpi kuliah di luar. Para dosen di sana bisa dipastikan tidak akan mengampuni kesalahan itu. Selain itu, lingkungan kelas yang diisi teman-teman super ambisius dan aktif terkadang membuatnya tertekan namun menarik karena penuh tantangan!

Di akhir, segala pelik yang dirasakan mahasiswa internasional dalam menjalani kehidupan perkuliahan dan sehari-harinya di sana akan menjadi pengalaman sangat berharga karena membentuk jati diri dan kepribadian yang tangguh nantinya.

Kuliah di Luar Negeri, Tugas-Tugas Bejibun Siap Menanti