Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Job Interview Preparation

ListerInterview Preparation – Pertanyaan yang paling sering muncul dalam wawancara kerja serta cara menjawabnya!

Membicarakan tentang tema baru yaitu mengenai Bahasa Inggris untuk berbagai kebutuhan spesifik atau English for Specific Purposes (ESP), diartikel sebelumnya sudah dibahas mengenai scholarship mentorship.

Dan kali ini, kita akan membahas mengenai materi yang lain yaitu: ‘Interview Preparation’.

Materi kali ini akan sangat berguna, terkhusus bagi mereka yang ingin atau sedang menantikan suatu panggilan wawancara kerja. Maka artikel kali ini akan diberi judul yaitu: Pertanyaan Yang Paling Sering Muncul Dalam Wawancara Kerja Serta Cara Menjawabnya!

Terkadang, sebuah sesi wawancara kerja merupakan hal yang rumit. Di satu sisi ada rasa kegembiraan tersendiri dikarenakan mendapat panggilan, namun di sisi lain akan memberikan sebuah kecemasan untuk menghadapinya.

Terlebih lagi jika perusahaan yang memberikan panggilan mengharuskan para kandidat pelamarnya untuk melalui tahapan wawancara menggunakan Bahasa Inggris.

Karena itulah pada artikel kali ini akan dibahas mengenai jenis pertanyaan yang paling sering muncul dalam wawancara kerja Bahasa Inggris dan bagaimana cara menjawabnya, guna mempermudah dalam menghadapinya.

Job Interview Preparation

Bahasa Inggris untuk Wawancara Kerja

Bahasa Inggris sendiri menjadi sebuah kebutuhan sendiri dalam dunia bisnis dan profesionalisme. Karena itulah kemampuan Bahasa Inggris tentu menjadi sebuah kelebihan yang banyak dicari berbagai perusahaan.

Tidak hanya itu, bahkan beberapa perusahaan yang memiliki basis-basis lintas negara ataupun benua memang memerlukan persyaratan-persyaratan khusus bagi para pegawai atau karyawannya dalam kemampuan berbahasa (khususnya Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional) guna menunjang kelangsungan aktivitas mereka yang sudah mampu bergerak pada kegiatan-kegiatan berskala global.

Seperti yang sudah disebutkan diatas, pembahasan mengenai Bahasa Inggris dalam konteks bisnis dan profesional sendiri masuk kedalam cabang keilmuan Bahasa Inggris untuk berbagai keperluan khusus atau English for Specific Purposes, juga biasa dikenal dengan singkatan ESP.

Namun dalam hubungannya dengan pewawancara kerjanya atau interviewer, pembahasan ini masuk ke ranah Bahasa Inggris sebagai kemampuan bahasa asing atau English as Foreign Language (EFL).

Hal ini dapat terlihat dimana departemen yang biasa mengkordinir penerimaan (recruitment) pegawai berada pada ranah personalia atau yang juga dikenal dengan Human Resource Development (HRD).

Jika dilihat dari jenisnya terdapat banyak sekali macam-macam interview yang ada hingga saat ini, dan sebagian besar perusahaan akan menggunakan jenis yang mampu memenuhi kebutuhan mereka.

Akan sangat sulit untuk mencari tahu jenis wawancara seperti apakah yang akan dihadapi, namun secara garis besar, akan ada semacam “benang merah” yang dapat ditarik sebagai titik kesamaan dari berbagai jenis, macam, tipe, media, ataupun prosedur sebuah wawancara kerja.

Sedikit Mengenai Wawancara Kerja (Interview)

Mengutip definisi yang ada pada berbagai sumber literatur, wawancara kerja adalah jenis interview yang biasanya dilakukan oleh pelamar pekerjaan serta pihak perwakilan perusahaan guna menilai kelayakan dan kecakapan pelamar tersebut.

Wawancara kerja merupakan sebuah instrumen yang paling umum digunakan dalam proses seleksi kandidat kepegawaian. Sebelum wawancara kerja dimulai, biasanya ada beberapa tahapan yang perlu dilalui oleh pelamar terlebih dahulu, baik sebagai kelengkapan syarat maupun kepentingan administrasi.

Wawancara kerja juga biasanya dilakukan sebelum proses keputusan penerimaan dilayangkan. Beberapa diantaranya juga merupakan tahapan terakhir, sebelum akhirnya seseorang kandidat dapat diterima untuk bekerja.

Karena itu, ketika seorang pelamar telah mampu melaju pada tahap pemanggilan wawancara kerja, tandanya ia sudah mengantongi kepastian sebesar 70% untuk diterima oleh perusahaan yang bersangkutan.

Pertanyaan Dalam Wawancara Bahasa Inggris dan Cara Menjawabnya

Dan berikut ini adalah pertanyaan yang paling sering muncul dalam suatu wawancara Bahasa Inggris. Pastikan untuk membacanya secara seksama, dan latihlah sesering mungkin sebelum menghadapi sesi wawancara kerja:

  • Tell me about yourself

Setelah menyapa, dan memperkenalkan diri, hal selanjutnya yang biasa akan ditanyakan oleh pewawancara adalah agar kandidat menceritakan sedikit mengenai diri mereka. Jangan berpikiran untuk menceritakan hal-hal pribadi seperti hobi, alamat rumah, atau tempat tanggal lahir.

Ceritakan hal-hal minor dan rinci mengenai pekerjaan atau karir yang pernah dimiliki pada tempat kerja sebelumnya dan yang diinginkan kedepannya. Hindari penggunaan-penggunaan ‘bahasa gaul’ atau slang. Pastikan menggunakan bahasa yang formal dan tatabahasa (grammar) yang tepat.

Contoh: I’ve been working as a freelancer writer at the website for 2 years and there are various writing projects included English and SEO writing. I have always been interested in article writing and translating which was why I chose to follow this career way. I studied at *** universities, where I gained my English Educational undergraduate title.

  • What are your specialties?

Pertanyaan ini diajukan agar sang pewawancara tahu apakah kandidat tersebut mampu mengetahui kelebihan-kelebihan yang mereka miliki dan dapat mereka gunakan secara maksimal dalam menunjang kinerja mereka nantinya. Pastikan agar hal-hal yang disebutkan berkaitan dengan posisi dan pekerjaan yang ditawarkan.

Contoh, dalam hal ini, jika kelebihannya adalah mampu untuk tepat waktu: I am a punctual individual. I always finish the projects before the deadline and complete all the works on time. My previous job had a lot of deadlines and I made sure that I was organized and adhered to the clients.

  • What are your weaknesses?

Sebaliknya dari poin diatas, melalui pertanyaan ini, pewawancara ingin menguji apakah kandidat mengetahui mengenai kelemahan mereka dan mampu menghindarinya agar tidak mengganggu kinerja mereka nantinya. Kuncinya adalah dengan merubah berbagai kekurangan itu menjadi hal-hal positif.

Contoh: I, sometimes, work slower than the other especially when I’m completing task since I really want to get things perfect. I will double or triple-check the writings and other documents as well to make sure everything is right.

  • Why did you leave your last job?

Pertanyaan seperti ini biasa untuk para kandidat yang sudah memiliki pengalaman kerja. Poin ini dimaksudkan untuk mencari tahu intensi serta perilaku dari kandidat ketika bekerja di suatu tempat atau pada suatu perusahaan. Hindari ekspresi-ekspresi yang menunjukkan ketidakpuasan diri terhadap perusahaan atau entitas-entitas lain di tempat kerja terdahulu.

Ini akan menyiratkan kesan bahwa kandidat cenderung akan menjelek-jelekan tempat dimana mereka bekerja ketika mereka mengalami ketidakpuasan. Ini juga akan mencegah terjadinya perekrutan karena karyawan semacam itu akan membahayakan reputasi tempat kerja.

Karena itu, opsi terbaik adalah memberikan jawaban-jawaban yang berhubungan dengan perkembangan diri. Contoh:

  • I’m looking for a new challenge.
  • I feel I can’t give proper efforts regarding my talents, in the last job.
  • I’m searching for a place where I can grow with the job and the company.
  • Tell us about your education/academic achievement.

Dan pertanyaan ini berhubungan dengan kualifikasi akademis kandidat terhadap kaitannya pada posisi yang ditawarkan. Akan sangat tidak profesional jika kandidat lantas menyebutkan seluruh rentetan jenjang pendidikan yang sudah ia lewati semasa hidupnya.

Karena itu cukup sebutkan kualifikasi-kualifikasi akademis yang sekiranya cocok untuk menunjang impresi baik terhadap kemampuan dan kualitas diri yang dimiliki, seperti pelatihan-pelatihan profesi, gelar pendidikan tinggi, konfrensi nasional/internasional, dsb.

Contoh: I have English Ed. Undergraduate title, and currently, I still roll in the graduate program of the same focus in one of the most well-known state university in Jawa Tengah.

Dan itulah beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan dalam wawancara Bahasa Inggris. Masih banyak lagi varian pertanyaan yang ada, karena itu pastikan agar persiapan yang dimiliki guna menghadapi wawancara kerja sudah cukup matang dan mampu meyakinkan pihak perusahaan sehingga mau merekrut.