Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Cerita Fantasi adalah: Pengertian, Unsur, hingga Contohnya

cerita fantasi

Cerita fantasi disebut juga dengan cerita fiksi. Dalam bahasa Inggris, disebut dengan fiction story. Cerita yang dikarang penulis ini seringkali bertujuan menghibur maupun memberi pelajaran tertentu terhadap pembacanya.

Apa pengertian cerita fantasi? Berikut penjelasannya.

Apa itu Cerita Fantasi?

Cerita fantasi atau cerita fiksi merujuk kepada tulisan yang dibuat berdasarkan imajinasi seseorang. Beberapa contoh genre cerita fiksi yaitu misteri, fiksi sains, romansa, fantasi, thrillers, dan lain-lain.

Contoh cerita fiksi klasik adalah To Kill a Mockingbird oleh Harper Lee, A Tale of Two Cities oleh Charles Dickens, 1984 oleh George Orwell, dan Pride and Prejudice oleh Jane Austen.

Unsur-Unsur dalam Cerita Fantasi

Beberapa unsur yang masuk dalam cerita fantasi yaitu:

a. Characters (Tokoh)

Terdiri dari tokoh utama dan tokoh pendukung

b. Setting (Latar)

Terdiri dari latar tempat dan latar waktu.

c. Problem or Conflict (Konflik)

Konflik yang dihadapi tokoh, dapat berupa konflik internal maupun eksternal. Biasanya konflik diperkenalkan sedari awal cerita.

d. Plot (Struktur Teks)

Terkait bagaimana alur cerita berkembang.

e. Solutions or Resolutions (Penyelesaian)

Terkait bagaimana konflik diselesaikan.

f. Point of View (Sudut Pandang)

Terdiri dari sudut pandang orang pertama atau orang ketiga.

g. Theme (Tema)

Lebih dari sekadar topik cerita, yaitu pesan yang ingin disampaikan penulis melalui cerita.

5 Struktur Umum Cerita Fantasi

Pembuka

Dimulai dari tentang siapa cerita tersebut dan konflik apa yang dihadapi.

Insiden yang Mengubah Jalannya Cerita

Konflik yang dihadapi harus membuat pembaca merasa “frustasi”. Namun konflik tersebut mendorong si tokoh untuk bertindak sesuatu, seperti mencegah kemungkinan terburuk terjadi.

Muncul Krisis yang Menambah Ketegangan

Krisis yang muncul haruslah sesuatu yang logis, terjadi karena hubungan sebab-akibat. Krisis tersebut harus memburuk dari waktu ke waktu.

Klimaks

Di sinilah puncak krisis. Pada titik ini, si tokoh bisa jadi berupaya menyelesaikan masalah atau pupus harapannya.

Penutup

Terdiri dari resolusi yang merangkum keseluruhan cerita. Tokoh yang diceritakan bisa saja gagal atau berhasil, berdasarkan apa yang ia pelajari selama konflik berlangsung.

Pada titik ini juga penulis meredakan ketegangan untuk memuaskan pembaca.

Contoh Cerita Pendek Fiksi

Berikut ini contoh cerita pendek fiksi yang ditulis Franz Kafka pada 2015, berjudul Give It Up.

It was very early in the morning, the streets clean and deserted, I was walking to the station. As I compared the tower clock with my watch I realized that it was already much later than I had thought, I had to hurry, the shock of this discovery made me unsure of the way, I did not yet know my way very well in this town; luckily, a policeman was nearby, I ran up to him and breathlessly asked him the way. He smiled and said: “From me you want to know the way?” “Yes,” I said, “since I cannot find it myself.” “Give it up! Give it up,” he said, and turned away with a sudden jerk, like people who want to be alone with their laughter.

Itu tadi penjelasan tentang cerita fantasi atau cerita fiksi dalam bahasa Inggris. Bagi kamu yang ingin memperdalam kemampuan bahasa Inggris, termasuk dalam hal pemahaman teks, kamu bisa mengambil kursus di Lister.

Dalam platform online pengajaran bahasa asing ini, kamu bisa memperdalam kemampuan kamu bersama tutor-tutor yang ahli dan bersertifikat. Cek programnya di sini: Program Lister.

kelas bahasa asing Lister
kelas bahasa asing Lister