Student’s Story: Sebagai Full-Time Worker, Belajar IELTS Bisa Gak Sih?

Student’s Story: Sebagai Full-Time Worker, Belajar IELTS Bisa Gak Sih?

lister.co.id – Sebagai pekerja yang menghabiskan banyak waktu di kantor, merupakan sebuah tantangan tersendiri ketika ingin mengikuti sebuah kursus bukan? Ada banyak kendala yang dialami seperti keterbatasan waktu yang ada, tempat dan energi. Dan di artikel kali ini, saya akan menceritakan bagaimana pengelaman mengambil kursus IELTS di Lister.

Nama saya Dian Megawati Tukuboya yang saat ini bekerja di salah satu perwakilan lembaga negara provinsi asal dari Ternate, Maluku Utara.

Kenapa Mengambil Kelas IELTS?

Alasan mengambil kelas IELTS adalah selain untuk meningkatkan kemampuan dalam Bahasa Inggris, juga karena untuk kepentingan tes IELTS kedepannya. Hasilnya sekarang masih memperbanyak latihan-latihan khususnya writing dan speaking untuk persiapan tes IELTS di masa mendatang.

Baca juga: Wajib Tahu! Pentingnya Kemampuan Mengatur Waktu dalam Tes IELTS dan TOEFL (Bagian 1)

Megetahui lister pertama kali dari website Lister lalu mem-follow Instagramnya Lister. Akhirnya memutuskan untuk ikut kelas IELTS Online di Lister. Ikut Lister karena banyak testimoni yang bagus dari beberapa orang yang saya baca di website tentang kelas Lister dan hasil akhirnya.

Baca juga: Pentingnya Kemampuan Mengatur Waktu dalam Tes IELTS dan TOEFL (bagian 2)

Ikut kelas yang 48 pertemuan kalo gak salah selama 3 bulan. Efektif banget karena cara mengajar tutornya sangat detail. Bahkan kami juga diberi tautan buat bisa latihan tes IELTS secara online dan dikasih tahu tips dan trik menyelesaikan soal IELTS. Selain itu, grammar saat writing dan speaking juga sering dikoreksi oleh tutor.

Materi pembelajarannya juga efektif sama Tutor-tutornya juga bagus dan baik sekali. Sering di share juga materi sama contoh penyelesaiannya. Dan juga kosakata yg sering dipakai di writing IELTS jga sering di share.

Kesannya selain dapat ilmu juga bisa dapat teman sekelas baru, walaupun secara virtual tapi tetap akrab satu sama lain.

Yg sudah dipelajari materi tentang Listening, Reading, Writing dan Speaking. Setiap lanjut kelas pasti materinya lebih mendalam dan detail lagi.

Nama tutornya di bulan pertama Miss Wirda, bulan kedua Miss Ulfa dan bulan ketiga Mr. Rio. Untuk rencananya, inginnya ambil kelas Reading, Writing sama Speaking lagi.

Setiap kesulitan pasti ada, namun selalu ada jalan

Kendalanya misal lembur kerja di kantor atau kemarin pengalaman pribadi sering dinas luar ke kabupaten terluar, akhirnya sering gak ikut kelas. Faktor utamanya sinyal gak sebagus kalo kita ikut dirumah. Akhirnya sering keluar sendiri dari kelas zoom karena faktor sinyal tadi. Cara mengejar ketertinggalan materi dengan download materi dan rekaman kelas zoom di google drive biar bisa latihan dilain waktu. Terima kasih Lister!

Baca artikel lainnya yuk!

Student’s Story: Belajar Academic Writing Lebih Mudah Secara Online

Student’s Story: Belajar Academic Writing Lebih Mudah Secara Online

Lister.co.id – Sebagai seorang karyawan yang bekerja full time, dan tak memiliki banyak waktu pastinya harus pintar-pintar memanage waktu jika ingin bisa upgrade ilmu. Nah, di artikel kali ini saya ingin bercerita tentang kisah saya sebagai seorang fulltime worker yang masih ingin belajar.

Nama saya Farah berdomisili di Aceh, seorang Reporting Assistant yang ingin mengasah kemampuan menulis.

Alasan Mengambil Kelas Academic Writing

Di dunia kerja yang sangat kompetitif ini, kita perlu penyesuaian antara hard skill dan soft skill untuk bisa bersaing dan sustain di dunia kerja. Belajar Academic Writing tujuannya untuk menambah skill menulis, khususnya untuk penulisan proposal, laporan dan sebagainya. Tidak hanya dikerjaan, saya pun sekarang sedang mencoba menulis untuk beberapa media online.

Belajar Secara Online Adalah Solusi

Di masa pandemi ini, saya harus bersyukur karena ternyata banyak kesempatan yang datang ketika kita berniat untuk belajar. Sama seperti yang saya lakukan, browsing dan ketemu sama Lister. Banyak kelas yang ditawarin dan akhirnya memilih academic writing, harganya pun sangat terjangkau.

Pembelajaran dengan tutor yang asik, menyenangkan dan mudah dipahami, waktu itu tutor saya bernama kak Siti. Ada banyak latihan menulis sambil dikoreksi yang sangat dibutuhkan, apalagi tutornya juga memberikan feedback sehingga saya jadi tau kekurangan-kekurangan yang ada. Thank you Lister!

Baca artikel lainnya yuk!

Ups! Kamu Sering Gagal Fokus? Atasi dengan 5 Cara Ini

Ups! Kamu Sering Gagal Fokus? Atasi dengan 5 Cara Ini

lister.co.id – Hi fellas! Apakah kamu termasuk tipe orang yang sering gagal fokus? Sudah mencoba berbagai cara namun tetap mudah terdistraksi? Hmm, berarti kamu harus baca artikel ini sampai selesai yaa, karena di artikel ini kita akan bahas tuntas bagaimana cara mengatasi fenomena gagal fokus.

Ternyata Ini Penyebab Kamu Sering Gagal Fokus

Dilansir dari berbagai sumber, penyakit sering gagal fokus sering terjadi pada beberapa orang yang sering begadang, stress berlebihan, kurang berolahraga, menerapkan pola makan dan hidup yang kurang sehat, ada dalam pengaruh obat, sering bermain gawai, dan melakukan multitasking yang berlebihan.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Jika kamu seorang pelajar, gagal fokus terhadap materi yang diajarkan di kelas tentu akan sangat berbahaya bukan? Apalagi kamu bersekolah menggunakan beasiswa, wah harus pandai-pandai menuntaskan nilai. Tapi, di artikel kali ini kita akan bahas 5 cara mengatasi fenomena gagal fokus yang sering mengganggu produktivitas kita.

Tempat dan Suasana yang nyaman

Sebelum mulai belajar, kamu bisa pilih tempat belajar yang menurutmu paling nyaman. Misalnya, kalau kamu merupakan tipe yang gampang terdistraksi, kamu bisa pilih tempat-tempat yang jauh dari gangguan, seperti di dalam kamar. Selain itu, pilih juga tempat belajar dengan penerangan atau pencahayaan yang bagus, supaya nggak mengganggu penglihatan kamu, ya. Oh iya, pastikan juga sinyal internet kamu memadai. Siapa tahu kan, ada materi yang perlu kamu download atau tonton secara onlineEits! Tapi, sinyal internetnya jangan kamu pakai untuk nonton video tiktok, ya! Nanti malah nggak fokus-fokus. Hihihi

Bawa Perlengkapan yang diperlukan saja

Jangankan untuk berkonsentrasi, mungkin kamu bisa tidak mood untuk belajar jika area atau tempat belajar kamu sumpek dan berantakan. Oleh sebab itu, saat ingin belajar, pastikan tempat belajarmu sudah dalam kondisi yang bersih dan rapi, ya. Kamu bisa pindahkan sementara barang-barang yang nggak sedang dibutuhkan agar kamu memiliki ruang (space) yang cukup. Pastikan juga semua perlengkapan belajar yang kamu butuhkan telah tersedia, nih. Kamu nggak mau kan, misalnya, pas lagi enak-enak belajar, tiba-tiba kamu lupa bawa charger laptop atau handphone. Akhirnya, konsentrasi kamu jadi buyar deh gara-gara harus mencari charger dulu.

Pilih waktu yang fleksibel atau konsisten ?

Pilih waktu belajar yang membuat kamu bisa berkonsentrasi secara penuh. Nah, kalau kamu tipe yang bisa belajar sambil mendengarkan musik, kamu bisa pilih beberapa lagu yang dapat meningkatkan mood atau konsentrasi belajar. Biasanya sih, musik-musik instrumen dengan irama yang slow dan menenangkan gitu, ya. Jangan putar lagu yang biasa kamu nyanyikan, nanti ujung-ujungnya bukannya fokus belajar, malah karokean lagi. Hmm~

Buat daftar target belajar dan batas waktunya

Orang yang sering gagal fokus biasanya tidak memiliki tujuan dalam melakukan sesuatu akibatnya mudah terdistraksi. Untuk mensiasatinya kamu bisa mulai membuat daftar target saat melakukan sebuah pekerjaan maupun tugas tertentu ya fellas. Nah, biasanya, dengan adanya target itu, kamu jadi bisa lebih berkonsentrasi dalam belajar. Usahakan, target yang kamu buat itu sesuai dengan kapasitas belajarmu, ya. Jangan terlalu dipaksakan juga.

Bijak menggunakan sosial media

Poin yang satu ini penting banget untuk kamu lakukan agar kamu bisa lebih berkonsentrasi dalam belajar atau mengerjakan tugas tertentu. Selama belajar, usahakan kamu tidak membuka sosmed atau game yang kamu punya, meskipun saat sedang beristirahat. Kenapa? karena, ujung-ujungnya pasti kamu bakalan keasyikan main HP daripada belajar. Yuk, paling enggak, nonaktifkan notif sosmed-mu sejenak selama belajar, supaya kamu bisa fokus dulu, nih. Setelah belajar, baru deh kamu bisa aktifkan kembali.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi penyakit sering gagal fokus. Selamat mencoba ya fellas!

Baca juga artikel lainnya yuk!

Student’s Story: Alasan Kenapa Harus Belajar Business Conversation

Student’s Story: Alasan Kenapa Harus Belajar Business Conversation

lister.co.id – Hi fellas! Nama saya Bima Satriojati, mahasiswa hukum di Universitas Airlangga. Saat ini memiliki kesibukan belajar di perkuliahan dan mengikuti aktivitas-aktivitas di organisasi. Di artikel kali ini, saya akan menceritakan alasan mengapa dan gambaran kelas yang telah saya ikuti di Lister. Simak yuk!

Alasan Mengambil Kelas Business Conversation

Bagi saya pembelajaran di kelas Business Conversation di Lister sangat berkesan. Mulai dari pemateri yang benar-benar expert yang bisa bikin saya makin PD buat berbahasa Inggris, dan juga materi yang disampaikan benar-benar mudah dimengerti.

Untuk kemampuan berbahasa Inggris, sepertinya saya tidak bisa menilai secara sepihak dimana level kemampuan berbahasa Inggris saya, karena pasca kursus belum pernah coba ikut tes untuk mengetahui kemampuan berbahasa Inggris saya.

Cuman, memang sejak ikut kursus Business Conversation di Lister, saya merasa kemampuan bahasa Inggris saya meningkat. Banyak kosa kata yang saya pelajari dan saya menjadi mengerti bagaimana berbahasa inggris yang formal yang digunakan di dunia profesional nanti.

Alasan saya mengambil Business Conversation adalah saya ingin sekali meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya dan juga mempersiapkan diri saya sedini mungkin untuk memiliki kemampuan bahasa Inggris formal yang akan saya gunakan di dunia profesi nanti.

Di kelas Business Conversation, belajar apa?

Materi yang saya dapatkan antara lain adalah negosiasi, presentasi, wawancara, bahasa Inggris yang digunakan dalam rapat formal dll.

Tutor saya waktu itu adalah Mrs. Fransisca, metode pembelajaran yang beliau berikan benar-benar menyenangkan dan tidak kaku. Dan saya benar-benar terbantu karena beliau.

Dari awal memang saya mengira belajar bahasa Inggris di Lister akan menyenangkan dan akan menjadi pilihan yang tepat melihat profil dari tutor-tutornya yang berkompeten dan harganya yang tergolong dapat dijangkau.

Kemudian setelah mengikuti kursus bahasa Inggris di Lister semua keingintahuan dan kemauan saya terhadap belajar bahasa Inggris benar-benar terpenuhi.

Belajar bahasa Inggris di Lister benar-benar menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi saya. Selain itu, Lister juga memungkinkan saya untuk belajar dengan waktu yang disepakati oleh saya dan tutornya. Sehingga waktu saya untuk belajar bahasa Inggris bisa lebih flexibel di tengah kesibukan saya. Terima kasih banyak Lister. Mungkin waktu liburan semester nanti saya akan ngambil kursus lagi sekalian buat ngisi waktu.

Kuliah di Jurusan MBA, Ini Dia Tips Agar Kamu Diterima

Kuliah di Jurusan MBA, Ini Dia Tips Agar Kamu Diterima

lister.co.id – Gelar Master of Business Administration atau yang sering disingkat MBA adalah gelar bergengsi yang diterima secara luas di dunia. Jadi jangan heran jika kompetisi untuk diterima di universitas atau sekolah bisnis yang menawarkan gelar MBA sangat ketat. Apalagi kalau kamu berniat mengambil gelar tersebut di universitas luar negeri. Tapi jangan putus asa terlebih dahulu! Kamu bisa kok melakukan hal-hal di bawah ini agar bisa diterima di universitas tujuanmu.

Tunjukkan Kelebihan yang kamu miliki

Umumnya agar bisa kuliah di universitas yang menyediakan program MBA, kamu harus melalui serangkaian tes masuk. Salah satunya adalah tes wawancara atau interview. Nah, salah satu tips yang bisa kamu lakukan ketika menjalani tes interview adalah memberikan contoh spesifik dari kualitas pribadi atau pengalaman yang sedang kamu jelaskan. Misalnya nih, kamu menyebutkan tentang kemampuanmu dalam memimpin (leadership), maka kamu harus memberikan contoh-contoh dari kemampuanmu tersebut. Bagi karakter ini dalam beberapa contoh spesifik dari pengalamanmu sendiri, seperti kemampuan memotivasi anggota tim dan sanggup berpikir kreatif saat menghadapi masalah.

Setelah jurusan, pahami alasan memilih universitas tersebut

Untuk menempuh program MBA, tentunya kamu sudah mempunyai universitas incaran dong ya! Nah, jika sudah memiliki universitas tujuan selanjutnya kamu harus yakin dan paham mengapa unviersitas tujuanmu adalah pilihan yang paling tepat untuk melanjutkan pendidikan dan mendapatkan gelar MBA. Pengenalan dan pemahaman mengenai universitas tujuan ini sangat penting lho! Karena tim seleksi penerimaan umumnya ingin tahu alasanmu memilih kampus tersebut secara spesifik.
Nah, untuk itu kamu sebaiknya melakukan riset kecil-kecilan mengenai kampus tersebut dan menuliskan pemahamanmu sebaik-baiknya. Makin banyak informasi yang kamu ketahui maka akan semakin baik. Nyatakan juga apa saja program yang tersedia di universitas tersebut yang menurutmu dapat bermanfaat bagimu atau kegiatan ekstrakurikuler yang ingin kamu ikuti nantinya.

Pentingnya Surat Rekomendasi: Harus jalin komunikasi yang baik kepada dosen

Biasanya, dalam proses seleksi, kamu juga akan diminta menyertakan surat rekomendasi dari orang yang mengenalmu. Nah, surat rekomendasi ini juga sangat penting dan berpengaruh terhadap penerimaanmu sebagai kandidat nantinya lho! Dengan kata lain, siapa yang kamu pilih untuk menulis surat rekomendasi dan apa yang mereka tulis akan berpengaruh besar dalam penerimaanmu. Pada surat rekomendasi ini biasanya akan melengkapi informasi mengenai siapa dirimu dan pantaskah kamu diterima di kampus yang dituju. Karena pentingnya surat tekomendasi ini maka kamu perlu menjelaskan secara gamblang pada penulis surat rekomendasi yang sudah kamu pilih (misalnya bekas dosen atau atasan di tempat kerja) tentang apa yang kamu inginkan. Mintalah pada mereka menggambarkan dengan jelas kelebihan-kelebihan yang kamu miliki.

Check and Recheck itu Penting

Lakukan check and recheck pada semua berkas permohonanmu. Pastikan tidak ada kesalahan pada semua berkasnya, terutama masalah penulisan. Salah satu cara ricek yang paling mudah adalah dengan minta temanmu untuk membacanya. Karena umumnya jika kita membaca sendiri, kita belum tentu bisa menemukan kesalahan dari berkas-berkas tersebut.

Selain itu, sebagai satu tips tambahan, sebaiknya jangan menggunakan surat permohonan yang sama untuk kampus yang berbeda. Itu karena biasanya setiap kampus memiliki kualifikasi yang berbeda-beda.

Open chat
Need Help?