Daftar Beasiswa Luar Negeri yang JARANG Diketahui Orang [Top Secret]

Daftar Beasiswa Luar Negeri yang JARANG Diketahui Orang [Top Secret]

lister.co.id – Di kalangan milenial saat ini melanjutkan kuliah di luar negeri adalah mimpi yang sangat diharapkan. Namun, biaya kuliah dan biaya hidup yang mahal terkadang jadi dinding pembatas untuk mimpi itu dapat terwujud. Nilai Rupiah yang tak terlalu tinggi tentu saja membuat biaya kuliah di luar negeri tidak murah. Ini lah yang kemudian membuat banyak orang memilih mengubur mimpi tersebut ke sumur terdalam. Padahal, ada jalan agar kuliah ke luar negeri dapat terlaksana meski tidak punya biaya, yaitu dengan beasiswa luar negeri.

Namun, tetap saja jalan untuk meraih beasiswa ini pun tidaklah mudah karena jumlah beasiswa luar negeri yang tersedia jauh lebih sedikit dibandingkan peminatnya. Inilah yang kemudian membuat persentase keberhasilan untuk mendapatkan beasiswa luar negeri menjadi sangat kecil. Untungnya, terdapat beberapa program beasiswa luar negeri yang belum banyak dilirik orang dan dapat memperbesar kemungkinanmu untuk lolos. Mau tau? Yuk simak artikelnya fellas.

Italia, Beasiswa Unical

Buat kamu yang ingin merasakan hidup dan belajar di negara asal Pizza ini kamu dapat mencoba beasiswa yang diberikan oleh Universita della Calabria (UNICAL). Dalam program ini ada 2 tipe beasiswa, pertama Beasiswa Violini yang merupakan beasiswa untuk mahasiswa asing di luar Italia. Ada juga Beasiswa Centro yang diperuntukkan untuk seluruh mahasiswa UNICAL termasuk mahasiswa internasional. Beasiswa centro hanya berlaku satu tahun ajaran dan mencakup makan dua kali sehari, serta uang saku sebesar 1600 Euro per tahun.

Turki, Turkiye Burslari

Pemerintah Turki menyediakan beasiswa untuk para pelajar internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di negeri tersebut. Beasiswa ini sendiri meliputi jenjang s1 sampai dengan s3. Menariknya beasiswa ini bersifat penuh, yang artinya semua akomodasi ketika kamu hidup disana akan ditanggung oleh pemerintah turki. Nah buat kamu yang ingin hidup di negara dua benua ini, coba deh pelajari program ini di laman website mereka.

Amerika, Beasiswa SUSI

Eits ini bukan beasiswa dari Bu Susi loh. Buat kamu yang ingin belajar jurnalisme, kehidupan beragama, sampai kehidupan masyarakat Amerika, beasiswa SUSI ini sangat cocok untuk kamu ikuti. Study of the United States Institutes (SUSI) adalah beasiswa yang diperuntukkan untuk mahasiswa dari luar Amerika yang ingin belajar lebih mendalam soal Amerika baik dari budaya, nilai-nilai masyarakatnya, serta institusi sosial politiknya. Beasiswa luar negeri ini akan memberikan kamu fasilitas biaya transportasi dari negara asal ke Amerika, penginapan, makan, sampai transportasi dan asuransi kesehatan selama mengikuti program ini. Cek info lengkapnya di sini!

India, Indian Council for Cultural Relation (ICCR)

Beasiswa ini diberikan untuk jenjang S1, S2, dan S3. Hanya saja setiap tahun penyedia beasiswa ini hanya menyediakan 20 kursi beasiswa untuk tiap jenjangnya. Biaya yang ditanggung oleh beasiswa ini termasuk biaya kuliah, biaya hidup, hingga trip bulanan. Tapi untuk biaya tiket pulang dan pergi ke Indonesia kamu harus tetap menanggungnya sendiri ya. Pelajari program mereka lebih lanjut di sini!

Belanda, Beasiswa Hollad

Beasiswa Holland adalah beasiswa yang dibiayai oleh Kementerian Pendidikan, Budaya, dan Ilmu Pengetahuan Belanda. Beasiswa ini dimaksudkan untuk mahasiswa internasional dari luar Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) yang ingin melanjutkan S1 dan S2 di salah satu universitas Belanda. Jumlah beasiswa mencapai € 5.000. Beasiswa ini harus menjadi list pertama saat kamu mau belajar ke Belanda!
Info lebih lanjut, click disini

Belanda, Beasiswa Danish Government

Sejumlah beasiswa ditawarkan setiap tahun oleh Kementerian Pendidikan Denmark untuk mendanai mahasiswa internasional yang memiliki motivasi yang tinggi untuk ingin melanjutkan program pendidikan tinggi di Universitas Denmark. Beasiswa dapat diberikan dalam bentuk beasiswa penuh, parsial atau hibah untuk memenuhi tunjangan hidup bulanan.
Info lebih lanjut, click disini

Baca artikel lainnya yuk!

Mau Kuliah Murah Tapi Sistem Pendidikan Tetap Di akui? Ini Dia 5 Negara yang Cocok Untuk Kamu

Mau Kuliah Murah Tapi Sistem Pendidikan Tetap Di akui? Ini Dia 5 Negara yang Cocok Untuk Kamu

lister.co.id – Kuliah keluar negeri tentunya memakan biaya yang tidak sedikit terutama jika kamu tidak mengikuti program beasiswa tertentu atau hanya terdaftar dalam program beasiswa parsial.

Baca juga: Mentoring Beasiswa Online

Hal ini disebabkan oleh banyak faktor. Sebagai mahasiswa internasional, sudah pasti ada beberapa fasilitas-fasilitas finasial tertentu yang tidak bisa kita nikmati tapi bisa dinikmati oleh mahasiswa negara tersebut, misalnya student loans atau subsidi pemerintah yang dapat meringankan beban pembayaran kuliah. Belum lagi biaya hidup di negara-negara maju, yang biasanya menjadi tujuan kuliah, yang konversi mata uangnya saja sudah membuat rupiah berasa tidak berharga.

Tapi jangan khawatir, fellas! Ada banyak universitas-universitas di negara-negara berikut yang menawarkan biaya kuliah yang bersaing dengan biaya kuliah universitas Indonesia loh! Bahkan, di negara-negara ini, biaya hidupnya juga tidak semahal biaya hidup di negara-negara destinasi favorit studi seperti Amerika dan Inggris yang bisa mencapai 200 juta sampai 325 juta pertahun.

Tentu saja, mencari destinasi kuliah keluar negeri yang murah tidak berarti mengorbankan kualitas sekolahnya ya, fellas. Kalau kalian demi kuliah keluar negeri murah tapi kualitas universitasnya di bawah universitas-universitas yang ada di Indonesia, untuk apa kuliah keluar negeri kalau seperti itu? Nah, ini dia beberapa negara dengan biaya hidup dan kuliah termurah yang bisa kalian pertimbangkan!

Norwegia

Pemerintah Norwegia memiliki kebijakan untuk menggratiskan pendidikan d tingkat apapun untuk siapapun. Yep, termasuk untuk mahasiswa internasional. Norwegia, seperti negara-negara lain di semenanjung Skandinavia, sangat menjunjung pendidikan adalah hak semua orang. Dengan pola pikir sepert ini, wajar saja jika biaya kuliah di Norwegia tidak diberlakukan dan mahasiswa Internasional hanya perlu membayar biaya administrasi sebesar 600 NOK atau 1 juta rupiah.

Baca juga: Penting! Ketahui Hal-Hal Ini, Sebelum Kamu Mendaftar Beasiswa LPDP

Untuk biaya hidup, Norwegia masih terbilang murah jika dibandingkan dengan Amerika dan Inggris. Biaya yang kamu keluarkan berkisar antara 15 juta sampai 20 juta perbulannya tergantung apakah kamu tinggal di ibu kotanya atau tidak. Pemerintah Norwegia juga banyak memberikan diskon untuk pelajar seperti diskon transportasi umum dan lain-lain.

Menarikkan? Dengan biaya sejumlah di atas dan kuliah gratis sampai tamat, kalau dihitung-hitung sudah sama atau bahkan lebih murah dari biaya hidup di Jakarta yang ditambah uang kuliah.

Kuliah di Norwegia tidak hanya gratis dan murah, tapi juga berkualitas. Ada University of Oslo yang menduduki peringkat 113 QS World University Ranking 2021, University of Bergen, Norwegian University of Science and Technology, dan Univerity of Tromso The Arctice University of Norway yang semuanya masuk Top 500 QS World University Ranking 2021.

Baca juga: Panduan Beasiswa Luar Negeri

Jerman

Ini dia salah satu negara destinasi favorit mahasiswa Indonesia yang biaya kuliahnya termasuk yang termurah. Berjajaran dengan Amerika, Inggris, dan Australia sebagai negara pilihan favorit, ternyata biaya kuliah dan biaya hidup di Jerman jauh lebih murah dari pada di negara-negara lain yang sudah di sebutkan tadi. Biaya kuliah di Jerman sangat terjangkau karena hanya berkisar antara 7 juta sampai 8,5 juta per tahun. Yep, per tahun, yang artinya persemester kamu hanya membayar sekitar 3,5 – 4,25 juta. Btw, harga smartphone-mu berapa?

Tidak hanya itu, dibandingkan negara-negara eropa lain, biaya hidup di Jerman juga bisa dibilang cukup terjangkau. Perbulannya, kamu kira-kira membutuhkan 13,5 juta sampai 14,5 juta dengan pengeluaran terbesar adalah residential atau tempat tinggal.

Universitas-universitas di Jerman juga tidak kalah saing dengan universitas-universitas di negara lain. Ada Technical University of Munich yang berada di peringkat ke 50 QS World University 2021, Heidelberg University, dan University of Bonn yang dua-duanya masuk dalam top 100. Selain itu, masih ada banyak universitas lain yang tidak kalah berkualitasnya.

Baca juga: Cerita Tutor Inspiratif Ala Lister: Erina Prastyani, Meraih Beasiswa Studi ke Swedia

Taiwan

Siapa bilang negara super urban pasti biaya hidup dan biaya sekolahnya mahal? Nih, Taiwan adalah salah satu negara paling maju di Asia Timur bersama dengan Jepang dan Korea Selatan. Tetapi, berbeda dengan Jepang dan Korea Selatan yang biaya hidup mereka masuk dalam daftar biaya hidup tertinggi di dunia, biaya hidup di Taiwan perbulannya hanya berkisar 7 juta sampa 12 juta rupiah. Tidak kalah saing dengan Jakarta yang biaya hidupnya mulai dari 7 juta rupiah.

Nah, untuk biaya kuliahnya sendiri, Taiwan sedang menggalakkan program kuliah terjangkau untuk mahasiswa internasional dengan target 150.000 mahasiswa internasional per tahun 2020. Karena tujuan mereka ini, biayai kuliah di Taiwan tentunya sangat terjangkau, berkisar 25 juta sampai 30 juta untuk sarjana dan magister. Selain itu, pemerintah dan universitas-universitas di Taiwan juga menawarkan banyak beasiswa untuk mahasiswa international.

Kamu bisa memilih untuk berkuliah di universitas-universitas terkemuka Taiwan seperti National Taiwan University yang menduduki peringkat ke 66 QS World University Ranking 2021, Tsing Huang University, dan masih banyak lagi.

Perancis

Kalau kamu berhasil masuk universitas negeri di Perancis, kamu akan ikut kebagian subsidi yang dibagikan oleh Pemerintah Perancis. Setiap tahunnya, kamu hanya perlu membayar 3 juta sampai 4,5 juta untuk biaya kuliah. Universitas-universitas negeri terbaik di Perancis di antaranya adalah University of Strasbourg, University of Lorraine, University of Bordeaux, ENS de Lyon, dan masih banyak lagi.

Sebelum memilih universitas negeri pilihanmu, kamu harus tahu dulu berapa biaya hidup di Perancis. Jika dibandingkan dengan biaya hidup negara-negara di Eropa lainnya, biaya hidup di Perancis termasuk terjangkau. Mulai dari 12 juta sampai 17 juta per bulannya, tergantung dari lokasi tempat kamu tinggal dan gaya hidupmu.

Austria

Yang terakhir adalah Austria. Negara unik satu ini juga memiliki kesamaan dengan Prancis dimana biaya hidupnya mulai di angka 13 juta perbulannya.

Walaupun biaya hidup Austria bisa dibilang cukup murah, kualitas universitasnya tidak murahan. Ada University of Vienna yang berada di peringkat ke 150 QS World University Ranking, Vienna University of Technology, Universitaat of Innsbruck, dan masih banyak lagi.

Persemesternya, kuliah di Austria mengharuskan kamu membayar 6,5 juta sampa 7 juta. Wah, sudah berasa seperti kuliah di dalam negeri ya?

Nah, itu dia 5 negara dengan biaya kuliah dan biaya hidup murah yang kualitas pendidikannya tidak murahan. Gimana? Sudah tahu mau kuliah dimana?

Baca juga: Mentoring Beasiswa Chevening

Beasiswa S1 di Boston University America

Beasiswa S1 di Boston University America

lister.co.idThe land of the free! Begitu kesan Amerika dimata penduduk negara lain. Sebagai negara yang memimpin perkembangan dan kemajuan di berbagai aspek, tidak bisa dipungkiri kalau menjadi alumnus salah satu universitas terkemuka di Amerika adalah kebanggan tersendiri. Tidak hanya kebanggan terhadap diri sendiri, bisa berkuliah di Amerika juga membuka peluang yang lebih besar untuk kamu.

Di artikel hari ini, kita akan membahas beasiswa penuh dari Boston University, US, yaitu Trustee Scholarship. Trustee Scholarship adalah beasiswa penuh yang ditujukan untuk siswa-siswi berprestasi yang baru lulus SMA dari seluruh dunia. Beasiswa ini mencari kandidat-kandidat dengan jiwa kepemimpinan dan prestasi yang cemerlang.

Setiap tahunnya, Boston University menawarkan 20 kursi untuk siswa-siswi terpilih untuk melanjutkan studi S1 di Boston University. Terbuka untuk semua jurusan dan kalian bisa memilih berbagai jurusan di Boston University. Selain itu, beasiswa ini juga dapat diperpanjang hingga 4 tahun.

Beasiswa ini mencari kandidat-kandidat yang tidak hanya memiliki indeks prestasi yang cemerlang tapi juga keaktifan dalam melibatkan diri dalam organisasi, masyarakat, dan lain-lain yang mampu menunjukkan jiwa kepemimpinan. Untuk syarat mendaftarkan diri, Trustee Scholarship hanya meminta kalian mengumpulkan 3 dokumen, yaitu:

  • Essay (maksimum 600 kata)*
  • Hasil SAT atau ACT Plus Writing
  • Hasil TOEFL atau IELTS (iBT TOEFL minimum 90, IELTS minimum 7.0)

Untuk penulisan essaynya sendiri, kalian diharuskan menulis hanya 600 kata atau kurang dan memilih salah satu dari pertanyaan berikut untuk dijadikan acuan, yaitu:

  1. The Trustee Scholars at Boston University form a diverse and inclusive community of students. Please tell us about a time where you proactively advocated for, or experienced, inclusivity in your school or community. What did you learn and how would you put that into practice at Boston University?

Trustee Scholarship di Boston University membentuk komunitas mahasiswa yang beragam dan inklusif. Ceritakan momen dimana kamu secara aktif menberikan dukungan atau mengalami, inklusifitas di sekolahmu atau di masyarakat. Apa yang kamu pelajari dan bagaimana kamu akan mempraktikanya di Boston University?

  • Howard Thurman, who was the dean of BU’s Marsh Chapel from 1953-1965, once wrote: “Don’t ask what the world needs. Ask what makes you come alive, and go do it. Because what the world needs is people who have come alive.” Can you describe a particular experience you have had or an activity that you participate in that makes you come alive? How would you try to integrate that experience or activity into your time at BU?

Howard Thurman, yang adalah Dekan dari Marsh Chapel BU di tahun 1953-1965, pernah menulis: “Jangan menanyakan apa yang dibutuhkan dunia. Tanyakan apa yang membuatmu merasa hidup dan lakukanlah hal tersebut. Karena apa yang dunia butuhkan adalah orang-orang yang telah menjadi hidup.” Bisakah kamu menceritakan sebuah pengalaman tertentu yang pernah kamu alami atau sebuah aktifitas yang kamu ikuti yang membuatmu berpikir bahwa kamu menjadi hidup? Bagaimana kamu akan mengintegrasikan pengalaman atau aktifitas tadi selama masa studimu di BU?

Pendaftaran paling lambat tanggal 1 Desember 2020. Untuk mendaftar kamu hanya perlu mendaftarkan diri ke halaman Boston University dan memilih salah satu program S1 yang ingin kamu tempuh. Perhatikan juga untuk menyertakan 3 dokumen penting tadi bersama dokumen-dokumen lain yang dibutuhkan untuk mendaftar kuliah di Boston University seperti ijazah, transkrip nila, dan sebagainya.

Yuk, daftar! Tunggu apalagi?

Baca juga:

Kenalan Sama “The Kindest People” di Canada Lewat Beasiswa S1 Lester B. Pearson di University of Toronto

Kenalan Sama “The Kindest People” di Canada Lewat Beasiswa S1 Lester B. Pearson di University of Toronto

lister.co.id – Canada tidak hanya terkenal akan penduduknya yang ramah, tertib, dan sopan, negara ini juga terkenal sebagai salah satu negara maju dengan sistem pendidikan terbaik. Salah satu perguruan tinggi terkemuka di Canada adalah University of Toronto, yang memegang peringkat Top 25 QS World University Ranking 2021.

Baca juga: Kuliah di Korea Selatan? Daftar Beasiswa KGSP aja!

Kenapa kuliah ke Canada? Kalau kalian punya ketakutan-ketakutan tersendiri soal kuliah keluar negeri karena beda budaya atau tingkat kriminalitas yang tinggi, mungkin kalian bisa mempertimbangkan melanjutkan studi sarjana ke Canada. The World Economic Forum baru saja mengeluarkan daftar negara-negara berdasarkan tingkat keamanan dan rendahnya tingkat kriminalitas di negara-negara tersebut. Dan Canada termasuk 20 besar negara paling aman di dunia. Selain itu, Canada juga menduduki peringkat ke-3 sebagai negara terbaik untuk perempuan. Kebayang dong betapa damainya bisa kuliah di Canada?

Baca juga: Kuliah S2 dan S3 di University of Oxford dengan Beasiswa Clarendon

Nah, keinginan kalian bisa tercapai kok! Untuk para siswa-siswi yang ingin melanjutkan S1-nya di luar negeri tapi masih takut karena ini pertama kalinya kalian merantau sejauh itu atau hidup sendiri, tidak perlu khawatir. Dengan kondisi negara yang aman tentram, kalian tentunya akan bisa lebih fokus untuk belajar. University of Toronto mengeluarkan beasiswa Lester B. Pearson yang ditujukan untuk siswa-siswi yang baru lulus SMA/SMK/Sederajat internasional, termasuk Indonesia.

Baca juga: Panduan Beasiswa Luar Negeri

Berikut adalah beberapa hal penting tentang beasiswa Lester B. Pearson.

Cakupan beasiswa Lester B. Pearson

Beasiswa Lester B. Pearson adalah beasiswa parsial berbasis prestasi. Seperti yang kita tahu, hal ini berarti tidak semua pengeluaran kita akan ditanggung oleh beasiswa Lester B. Pearson, tapi tenang saja, setidaknya uang kuliah dibayar lunas kok sama beasiswa ini. Biar lebih jelas, ini dia rincian cakupan beasiswa Lester B. Pearson:

  • Biaya kuliah selama 4 tahun
  • Uang buku
  • Tunjangan residensial (tempat tinggal) sampai lulus
  • Biaya insidentil lain

Baca juga: Lamaran Beasiswamu Ditolak? Jangan Ulangi 10 Kesalahan ini

Persyaratan

Karena beasiswa ini berbasis prestasi, tentunya persyaratannya akan berkisar tentang pencapaian akademik. Langsung simak syarat-syaratnya di bawah ya:

  • Direkomendasikan langsung dari sekolah asal. Pihak sekolah dapat mengisi formulir di sini. Satu sekolah hanya dapat menominasikan satu siswa.
  • Tengah menempuh kelas 12 (SMA/SMK/Sederajat) atau sudah lulus paling awal Juni 2020. Artinya beasiswa ini menerima angkatan 2020 dan 2021.
  • Siswa yang telah atau sedang mengikuti studi di universitas lain tidak boleh mendaftar. Bisa mengikuti perkuliahan di Toronto pada bulan September 2021.
  • IELTS 6.5 (masing-masing bagian memiliki nilai paling rendah 6.0) atau
  • TOEFL IBT minimal 100 dengan bagian writing memilik nilai minimal 22.

Baca juga: Lanjut S2 ke Belanda dengan beasiswa Eric Bleumink Fund

Timeline

Penutupan pendaftaran beasiswa Lester B. Pearson masih bisa dibilang agak lama, sekitar sebulan lebih lagi. Tapi, tidak berarti kamu bisa bersantai-santai, fellas! Catat tanggalnya, pasang reminder agar kamu tidak lupa dan malah kelewatan. Berikut jabaran waktu dari tahap-tahap seleksi beasiswa ini:

  • Pendaftaran Nominasi dari sekolah: Ditutup 30 November 2020
  • Pendaftaran sebagai mahasiswa University of Toronto: ditutup 14 Desember 2020
  • Pendaftaran ulang untuk yang dipertimbangkan dan keterima University of Toronto: 18 Januari 2020
  • Pengumuman penerima beasiswa: April 2021.

Baca juga: BIMBINGAN DOKUMEN BEASISWA

Kira-kira itu saja artikel hari ini. Apakah kamu sudah semakin tertarik untuk kuliah di Canada? Yuk siapkan diri bahkan dari kelas 10 SMA biar track record academic-mu bersih dan menanjak. Semoga hal ini bermanfaat ya!

Source:

https://www.businessinsider.com/these-are-the-20-safest-and-most-crime-free-countries-in-the-world-2018-10?r=US&IR=T#the-worlds-safest-country-finland-20

Mahasiswa seni, saatnya kuliah di Korea Selatan dengan K’ARTS Korea 2021

Mahasiswa seni, saatnya kuliah di Korea Selatan dengan K’ARTS Korea 2021

lister.co.id – Di artikel sebelumnya, kita sudah membahas beasiswa KGSP yang diperuntukkan untuk mahasiswa-mahasiswa teknik dan ilmu pengetahuan. Nah, sekarang kita akan membahas beasiswa Art Major Asian (AMA) yang tentunya diberikan untuk teman-teman yang berbakat dan tertarik untuk belajar atau melanjutkan studi di bidang kesenian.

Baca juga: Lanjut S2 ke Belanda dengan beasiswa Eric Bleumink Fund

Beasiswa AMA ini dikeluarkan oleh salah satu universitas seni terkemuka Korea Selatan, Korean National University of Arts. Beasiswa ini ditawarkan untuk kalian yang mau menempuh S1 atau melanjutkan studi S2 di program-program di antaranya Musik (Vocal Music, Instrumental Music, Composition, Conduction), Perfilman dan teater (Acting, Directing, Film making, Broadcasting, Multimedia, Animation, Cinea Studies), Pertunjukan (Dance Performance, Choreography, Dance Theory), Seni rupa dan seni terapan (Fine arts, art theory, architecture) dan lain-lain. Apakah kamu merasa terpanggil? Yuk, kita bahas sama-sama apa saja hal-hal penting yang perlu kamu ketahui tentang beasiswa K’Arts 2021.

Baca juga: Yuk, lanjutkan studi di Jepang dengan beasiswa Monbukagakusho!

Cakupan Beasiswa AMA 2021

Beasiswa AMA 2021 adalah beasiswa penuh yang dibiayai oleh Korean University of Arts. Cakupan biayanya meliputi uang kuliah, tunjangan bulanan, asuransi kesehatan, pesawat pp ke Korea, dan gratis pelatihan bahasa Korea selama 4 bulan. Untuk lebih lengkapnya ada di bawah ya:

  • Biaya perkuliahan S1 atau S2
  • Tiket pesawat PP Indonesia – Korea Selatan di awal dan di akhir periode beasiswa
  • Tunjangan bulanan sebesar 800.000 won atau ±Rp 9,2juta setiap bulan
  • Kursus bahasa Korea selama 4 bulan sebelum masa perkuliahan
  • Asuransi kesehatan standard
  • Pengalaman kebudayaan

Persyaratan

Salah satu persyaratan utama beasiswa ini adalah peserta merupakan warna negara negara-negara terpilih seperti Indonesia. Setelah memenuhi hal tersebut, syarat-syarat lainnya meliputi talenta di bidang yang di pilih, surat rekomendasi, dan lain-lain. Syarat-syarat lengkapnya adalah:

  • Program S1: lulusan atau akan lulus SMA/SMK/Sederajat/Universitas paling lambat tanggal 28 Februari 2022.
    • Program Master harus telah menyelesaikan studi S1/D4.
    • Harus menyertakan surat kelulusan sementara jika akan lulus pada tanggal 28 Februari 2022 pada saat pendaftaran beasiswa, kemudian menyerahkan salinan resmi ijazah ke pihak K’Arts paling lambat tanggal 28 Februari 2022.
    • Tidak memiliki batasan dalam bepergian ke luar negeri.
  • Berbakat seni, talenta, dan catatan akademik yang memuaskan.
  • Melampirkan minimal 3 (tiga) Surat Rekomendasi disertai kontak dan tanda tangan asli dari para pemberi rekomendasi. Bagi yang mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah, Kementerian, Kedutaan Besar Korea Selatan di negara asal, Rektor Perguruan Tinggi/Institusi asal dan/atau kepala pemerintahan yang telah disetujui akan mendapatkan poin seleksi tambahan.
  • Kandidat yang terpilih menjadi penerima beasiswa harus tiba di Korea sebelum November 2020 dan mengikuti Kursus Bahasa Korea.
  • Memenuhi persyaratan khusus, ketentuan, dan portofolio yang dibutuhkan oleh masing-masing jurusan/program studi yang dituju (Pastikan anda mengecek persyaratan khusus pada jurusan/program studi yang dituju).

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan, yaitu:

  • Untuk Form 1 s/d Form 5 dapat anda temukan pada link berikut: Download. Klik tulisan “2021 AMA+ Scholarship Application Form & Guideline (final version)”.pdf.
  • Dokumen berbahasa Indonesia harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris atau Korea oleh penerjemah tersumpah, seperti ijazah dan transkrip nilai. Lalu sertakan salinan bahasa asli (Indonesia) bersama dengan dokumen hasil terjemahan.
  • Dokumen wajib berukuran A4, diurutkan sesuai dengan data Form 1.
  • Format tanggal yang digunakan: YYYY.MM.DD.

Timeline

Kalau kalian sudah mempersiapkan semua dokumen yang dibutuhkan, kalian harus juga memastikan kalian tidak telat mendaftar. Pada tahu gak sih kalau banyak dari kita yang gagal mendapatkan sesuatu hanya karena tidak memperhatikan batas waktu pendaftaran. Jadi, pasang reminder paling tidak sebulan atau seminggu sebelum batas waktu supaya kalian bisa melakukan sesuatu kalau-kalau ada dokumen yang belum siap. Berikut adalah timeline dari beasiswa AMA 2021:

  • Pendaftaran: paling lambatMei 2021
  • Pengumuman akhir: Juli 2021
  • Keberangkatan ke Korea Selatan: Paling lambat  31 Oktober 2021
  • Kursus bahasa Korea: November 2021- Februari 2022

Tentunya, timeline ini berdasarkan timeline dari tahun-tahun sebelumnya. Jika kamu tertarik tetapi belum lulus, mungkin sekarang saatnya mengejar kelulusanmu biar kamu tinggal mendaftar beasiswa ini. Semoga bermanfaat!

Baca artikel lainnya:

Open chat
Need Help?