Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google
Share on telegram

Banyak Aturan Konjugasi Kata Kerja Bahasa Italia, Rumitkah?

kata kerja bahasa italia

Kata kerja dalam bahasa Italia berubah-ubah melalui proses konjugasi. Proses perubahan ini memang terkesan rumit karena banyak aturannya, tetapi dengan latihan yang cukup kamu akan dapat menguasainya.

Untuk dapat benar-benar menguasainya, kamu bisa mengikuti kursus bahasa Italia. Dengan begitu kamu dapat mempraktikkan langsung kemampuanmu menggunakan bahasa tersebut.

Apa itu Konjugasi?

Konjugasi adalah proses perubahan akhiran kata kerja untuk mengindikasikan siapa yang melakukan tindakan (aku, kamu, dia, kami, kalian, mereka), dengan tujuan apa (realistis, harapan, opini, perintah), dan kapan (masa kini, masa lampau, masa depan).

Dalam konjugasi kata kerja bahasa Italia, kamu harus:

a. mengkonjugasikan kata kerja bantu (avere, essere to have, to be)

b. mengkonjugasikan kata kerja modal (potere, dovere, volere – dapat, harus, ingin, dan lain-lain)

c. menambahkan partisip masa lampau

d. memerhatikan kata kerja ireguler bahasa Italia (dire, fare, andare, stare, venire, perdere, chiudere, dan lain-lain)

Siapa yang Melakukan?

lo – aku

tu – kamu

Lei – Anda

lui – dia (laki-laki)

lei – dia (perempuan)

noi – kami/kita

voi – kalian

loro – mereka

Perhatikan bagaimana kata ganti orang menyebabkan perubahan kata kerja berikut ini.

Tu cosa mangi? – Apa yang kamu makan?

Lei cosa mangia? – Apa yang Anda makan?

Dalam konjugasi kata kerja bahasa Italia, setiap kata ganti orang memiliki akhiran yang berbeda. Maka dari itu siapa yang melakukan tindakan dalam kalimat sangatlah penting untuk menentukan perubahan pada akhir kata kerja.

Dengan Tujuan Apa?

Dalam setiap kalimat, kamu dapat menanyakan “Apa tujuan dari tindakan ini?” Hal ini disebut dengan il modo atau suasana.

Hal ini menunjukkan apakah tujuan tindakan tersebut bersifat realistis, dapat dilakukan, tidak pasti, berua harapan, opini, atau perintah.

a. Indikatif

Digunakan untuk menyatakan fakta tertentu yang nyata. Il modo ini adalah yang paling umum di Italia.

Mangio una pizza. – Aku makan pizza.

b. Subjungtif (Pengandaian)

Untuk menyatakan opini, kemungkinan, keinginan, atau sesuatu yang tidak pasti. Biasanya digunakan dengan dukungan dari kata kerja atau konjungsi tertentu.

Credo che sia meglio. – Aku pikir itu lebih baik.

c. Kondisional

Digunakan untuk menunjukkan kemungkinan atau hipotesis. Biasanya satu fakta bergantung pada fakta lainnya.

Vorrei andare. – Aku ingin pergi.

d. Imperatif

Digunakan untuk memberikan perintah.

Fai i compiti! – Kerjakan PR-mu!

Kapan Dilakukan?

Kapan suatu tindakan dilakukan menjadi dasar penentuan tenses kalimat. Tenses dalam bahasa Italia yaitu presente, passato, dan futuro.Tenses dapat berbentuk simple tenses (tempi semplici) jika hanya terbentuk atas satu kata. Selain itu, tenses dapat berbentuk compound tenses (tempi composti) jika dibentuk dengan kata kerja bantu serta partisip masa lampau.